Jaga Citra Kota Jogja, Polda DIY Komitmen Usut Tuntas Kasus Siskeee

Selasa, 14 Desember 2021 - 21:17 WIB
loading...
Jaga Citra Kota Jogja,...
Wakapolda Yogyakarta, Brigjen Pol R Slamet Santoso menjelaskan penanganan kasus pornografi Siskaeee. Foto/Ist
A A A
JOGJA - Siskaeee, tersangka aksi pornografi di Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo ternyata kuliah di salah satu perguruan tinggi di DIY. Karuan saja aksi eksibisionis Siskaeee bisa mencoreng citra Jogja sebagai Kota Pelajar.

"Kami bersama stakeholder di sini, menangani secara serius. Tujuannya, agar kasus ini cepat selesai, agar tidak berdampak negatif terhadap para pihak yang terkait dengan Yogyakarta," kata Wakapolda Yogyakarta, Brigjen Pol R Slamet Santoso dalam keterangannya, dikutip Selasa (14/12/2021).

Baca juga: Siskaeee sejak Umur 19 Tahun Sudah Senang Pamer Organ Intim

Kasus aksi pornografi Siskaeee merupakan gangguan Kamtibmas yang berdampak luas. Dari penelusuran Polda DIY, Siskaee berasal dari Sidoarjo, Jawa Timur dan kuliah di salah satu Perguruan Tinggi di Yogyakarta.

Dengan aksi Siskaeee itu, sektor pendidikan dikhawatirkan bakal terkena dampaknya. Slamet Santoso menyebut, Jogja memiliki 5 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 132 Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

"Mahasiswa dan pelajar di Yogyakarta datang dari seluruh penjuru tanah air. Orang tua mereka tentu memiliki harapan besar, agar anak mereka bisa studi secara kondusif di sini. Kami dari seluruh jajaran Polda DIY tentulah bekerja maksimal, jangan sampai gangguan Kamtibmas mengganggu pencapaian cita-cita anak-anak bangsa tersebut," tegasnya.

Diketahui Siskaeee ditangkap Stasiun Kereta Api Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu sore, 4 Desember 2021.

Baca juga: Unggah Konten Vulgar, Siskaee Setahun Dapat Uang Rp2 Miliar

"Karena ini menyangkut tindak pidana cyber, maka kami melakukan scientific crime investigation," ujar Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda DIY, AKBP Roberto Gomgom Manorang Pasaribu.

Dia menyebut dengan scientific crime investigation, Polda DIY berhasil menemukan 2.000 file video dan 3.700 file gambar, yang sebagian sudah dilansir Siskaeee di berbagai platform berbayar. "Semua platform tersebut berbasis di berbagai negara di luar negeri," katanya.

Dirreskrimsus menegaskan seluruh content pornografi Siskaeee itu harus di-take down dan disita. “Tujuannya, agar tidak ada lagi yang bisa menemukan content tersebut. Agar tidak ada lagi yang meng-upload. Penyebarannya harus dihentikan," tandasnya.

Untuk itu, Polda DIY melakukan kerjasama dengan Kemenkominfo dan Bareskrim Polri. Melalui kerjasama ini, proses pemblokiran content pornografi yang dimaksud, bisa dilakukan secara signifikan.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Persilakan Tiyo...
Polisi Persilakan Tiyo Ardianto Bikin Laporan Dugaan Temuan Alat Pelacak di Mobil
Pemkot Yogyakarta Lakukan...
Pemkot Yogyakarta Lakukan Sweeping Daycare Pascakasus Kekerasan Anak di Little Aresha
13 Tersangka Kasus Penganiayaan...
13 Tersangka Kasus Penganiayaan Daycare di Jogja, Polda DIY Sebut Bisa Bertambah
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Lemkapi: Tindakan Anarkis Rugikan Masyarakat
Demo di Polda DIY Ricuh,...
Demo di Polda DIY Ricuh, Mahasiswa Diminta Sampaikan Aspirasi secara Konstitusional
Kapolresta Sleman Diberhentikan...
Kapolresta Sleman Diberhentikan Sementara Buntut Kasus Suami Lawan Jambret Jadi Tersangka
Kolaborasi Pembangunan...
Kolaborasi Pembangunan Mapolda DIY, Kapolri Instruksikan Beri Pelayanan Optimal
Kanker Payudara Tertinggi...
Kanker Payudara Tertinggi di Inggris dan RI, Ini Penjelasan Dokter
Kim Jong-un Larang Wanita...
Kim Jong-un Larang Wanita Operasi Payudara, Polisi Langsung Gelar Razia
Rekomendasi
Vasanta Kembangkan Hunian...
Vasanta Kembangkan Hunian Suburban Berkonsep Alam
PWN 2026 Resmi Digelar...
PWN 2026 Resmi Digelar di JICC, Diikuti 15 Ribu Peserta dari Seluruh Indonesia
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Berita Terkini
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Creavibe Fest 2026:...
Creavibe Fest 2026: Mahasiswa Desain Produk UMB Tampilkan Karya Fesyen Berkelanjutan
Festival Anak Pancasila...
Festival Anak Pancasila 2026 Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda
Pramono Bangun Pedestrian...
Pramono Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas untuk Tingkatkan Konektivitas
Kadishub DKI Sangkal...
Kadishub DKI Sangkal Anak Buahnya Minta Duit Rp250 Ribu ke Ojol yang Motornya Diangkut
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved