Ridwan Kamil Lepas Puluhan Transmigran Asal Jabar ke Aceh dan Kalteng

Selasa, 14 Desember 2021 - 05:09 WIB
loading...
Ridwan Kamil Lepas Puluhan Transmigran Asal Jabar ke Aceh dan Kalteng
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil saat melepas 69 transmigran asal Jabar di Aula Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (13/12/2021). Foto/Pemprov Jabar
A A A
BANDUNG - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil melepas 69 transmigran asal Jabar menuju Aceh dan Kalimantan Tengah (Kalteng) di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (13/12/2021). Ke-69 transmigran terdiri dari 19 kepala keluarga. Di Aceh, mereka akan tinggal di Kabupaten Simeuleu, sedangkan di Kalteng di Kabupaten Kapuas.

Ridwan Kamil berharap, di antara para transmigran atau anak-anaknya ada yang sukses di perantauan. Sebelumnya, kata Ridwan Kamil, ada anak transmigran asal Jabar menjadi anggota DPRD, bahkan direktur perusahaan daerah. Baca juga: Jabar Kembalikan Ratusan Kepala Sekolah Jadi Guru Biasa, Ini Alasannya

"Transmigran Jawa Barat bagus-bagus, anak-anaknya ada yang jadi anggota DPRD, ada yang jadi Direktur PDAM Jayapura. Itu adalah buah dari keberhasilan orang tuanya sebagai transmigran. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat," tutur Ridwan Kamil.

Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu pun yakin, dengan itikad baik dan semangat yang kuat, para transmigran ini bisa sukses di daerah tujuan. Dia berpesan agar pengetahuan dan keterampilan yang telah didapat dari pelatihan bisa diterapkan di lokasi transmigrasi.

Para transmigran juga diminta tetap mempertahankan nilai dan tradisi masyarakat Jabar, terutama tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat sekitar di daerah penempatan.

Kang Emil pun memastikan, program transmigrasi akan terus dilakukan dengan mengirimkan SDM Jabar ke daerah yang membutuhkan. Langkah ini dilakukan untuk mengurangi tingkat pengangguran terbuka (TPT) dengan perluasan lapangan pekerjaan.

"Program transmigrasi masih jalan, kita mengirimkan ke Aceh dan ke Kalimantan Tengah. Ada penurunan tingkat pengangguran sebenarnya dari 10,4 persen di tahun 2020, saat (pandemi) COVID sekarang hanya 9,6 persen. Ini mengindikasikan ada penambahan 240.000 lapangan pekerjaan selama setahun yang kita upayakan," paparnya.

Menurutnya, definisi perluasan lapangan kerja ini tidak hanya menambah lowongan pekerjaan, tapi meluaskan mereka-mereka yang belum bekerja untuk memilih program transmigrasi di wilayah Indonesia yang difasilitasi Pemprov Jabar, Kementerian Ketenagakerjaan, dan Kementerian Desa. Baca juga: Wapres Ma'ruf Amin dan Ridwan Kamil Resmikan Monumen Pahlawan COVID-19

Dalam kesempatan itu, Kang Emil juga menyerahkan hibah dua unit bus operasional untuk Kabupaten Indramayu dan Kabupaten Bandung Barat (KBB). Hibah dua unit bus ini juga masih dalam rangka untuk mendukung kesejahteraan pekerja di Jabar.

Dengan adanya hibah bus operasional kerja ini, diharapkan kesejahteraan pekerja Indramayu maupun KBB bisa meningkat. Sebab, para pekerja bisa menghemat ongkos pengeluaran kerja karena sudah disediakan bus operasional ini.

"Kita teruskan program-program pengurangan biaya pengeluaran dari pekerja buruh dengan kami beri hibah berupa bus yang sangat bagus kepada daerah-daerah sesuai dengan pengajuan dan Kabupaten Bandung Barat. Mudah-mudahan bus gratis ini bisa mengurangi biaya harian antarjemput yang akhirnya meningkatkan kesejahteraan," katanya.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1580 seconds (11.252#12.26)