Santriwati Korban Pelecehan Oknum Guru Ngaji di Tasikmalaya Capai 9 Orang
Minggu, 12 Desember 2021 - 18:06 WIB
loading...
Belum reda kasus dugaan pelecehan seksual terhadap belasan santri di Kota Bandung oleh oknum guru ngaji, kini kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Tasikmalaya. iNews TV/Asep
A
A
A
TASIKMALAYA - Belum reda kasus dugaan pelecehan seksual terhadap belasan santri di Kota Bandung oleh oknum guru ngaji, kini kasus serupa juga terjadi di Kabupaten Tasikmalaya.
Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, dalam tiga pekan terakhir terus mendampingi para korban santriwati yang mengaku dicabuli guru pesantrennya sendiri.
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, dari hasil penelurusan yang dilakukan timnya, setidaknya jumlah korban dugaan pencabulan yang diduga lakukan oleh seorang oknum guru ngaji di salah satu pondok pesantren mencapai 9 santriwati.
Kata Ato, kasus tersebut muncul ke permukaan setelah salah seorang korbannya melaporkan ke KPAID yang kemudian diikuti oleh para korban lainnya.
“Pondok pesantrennya sendiri berada di wilayah Tasikmalaya Selatan dan diketahui pelakunya pun sebagai salah satu pengurus yayasan pesantren tersebut,” ujar Ato, Minggu (12/12/2021).
Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, dalam tiga pekan terakhir terus mendampingi para korban santriwati yang mengaku dicabuli guru pesantrennya sendiri.
Ketua KPAID Kabupaten Tasikmalaya Ato Rinanto mengatakan, dari hasil penelurusan yang dilakukan timnya, setidaknya jumlah korban dugaan pencabulan yang diduga lakukan oleh seorang oknum guru ngaji di salah satu pondok pesantren mencapai 9 santriwati.
Kata Ato, kasus tersebut muncul ke permukaan setelah salah seorang korbannya melaporkan ke KPAID yang kemudian diikuti oleh para korban lainnya.
“Pondok pesantrennya sendiri berada di wilayah Tasikmalaya Selatan dan diketahui pelakunya pun sebagai salah satu pengurus yayasan pesantren tersebut,” ujar Ato, Minggu (12/12/2021).
Lihat Juga :