Sering Diteror, Ibu Muda Riau Korban Perkosaan Kini dalam Perlindungan Polda Riau
Jum'at, 10 Desember 2021 - 14:24 WIB
loading...
Z, ibu muda warga Tambusai Utara, Kabupaten Rohul korban kekerasan seksual banyak menerima teror. Kini wanita berusia 19 tahun sudah dalam perlindungan Polda Riau. Foto SINDOnews
A
A
A
PEKANBARU - Z, ibu muda warga Tambusai Utara, Kabupaten Rohul korban kekerasan seksual banyak menerima teror. Kini wanita berusia 19 tahun sudah dalam perlindungan Polda Riau.
Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes, Teddy Ristiawan mengatakan pihaknya melakukan langkah pemberian perlindungan korban sekaligus atensi penanganan perkaranya. Saat ini korban dan keluarga dalam Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Riau. Baca juga: 2 Oknum Polisi Pencaci Maki Korban Perkosaan Terus Diperiksa Intensif
"Korban dan keluarga kita berikan tempat di rumah perlindungan dan trauma center Dinas Sosial Provinsi Riau. Hal ini bertujuan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi korban dan keluarga, dalam rangka membantu pemulihan kondisi mental korban pasca kejadian," ujar Kombes Teddy Jumat (10/12/2021).
Dia mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan upaya pemulihan pisikis korban. "Diberikan pendampingan oleh petugas PPA Polda Riau dan kemudian memberikan konsultasi pemeriksaan psikologis. Kami inisiasi untuk diberikan pemerikaan psikologis klinis oleh ahli psikologi Unit Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Dinsos Riau," tukasnya.
Sementara itu, Z mengaku saat ini merasa lebih lega. Dia mengaku, sejak melayangkan pengaduan, dirinya sering mendapat teror di rumahnya di Mahato, Tambusai Utara. Z mengaku rumahnya sering didatangi orang misterius dan mengancam akan menghabisi dirinya.
Direktur Kriminal Umum Polda Riau Kombes, Teddy Ristiawan mengatakan pihaknya melakukan langkah pemberian perlindungan korban sekaligus atensi penanganan perkaranya. Saat ini korban dan keluarga dalam Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Riau. Baca juga: 2 Oknum Polisi Pencaci Maki Korban Perkosaan Terus Diperiksa Intensif
"Korban dan keluarga kita berikan tempat di rumah perlindungan dan trauma center Dinas Sosial Provinsi Riau. Hal ini bertujuan memberikan rasa aman dan kenyamanan bagi korban dan keluarga, dalam rangka membantu pemulihan kondisi mental korban pasca kejadian," ujar Kombes Teddy Jumat (10/12/2021).
Dia mengatakan bahwa saat ini sedang dilakukan upaya pemulihan pisikis korban. "Diberikan pendampingan oleh petugas PPA Polda Riau dan kemudian memberikan konsultasi pemeriksaan psikologis. Kami inisiasi untuk diberikan pemerikaan psikologis klinis oleh ahli psikologi Unit Pelayanan Terpadu Perempuan dan Anak Dinsos Riau," tukasnya.
Sementara itu, Z mengaku saat ini merasa lebih lega. Dia mengaku, sejak melayangkan pengaduan, dirinya sering mendapat teror di rumahnya di Mahato, Tambusai Utara. Z mengaku rumahnya sering didatangi orang misterius dan mengancam akan menghabisi dirinya.
Lihat Juga :