UNM Komitmen Lahirkan Entrepreneur Andal
Kamis, 09 Desember 2021 - 17:31 WIB
loading...
Rektor UNM, Prof Husain Syam. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM) Prof Husain Syam berkomitmen melahirkan entrepreneur-entrepreneur andal. Beragam cara dilakukan, termasuk melalui pameran kewirausahaan.
Salah satunya digelar Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan UNM. Ada Expo Kewirausahaan yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM pada 9-10 Desember.
Baca juga:Universitas Negeri Makassar Resmi Punya Kawasan Perumahan Sendiri
Dalam kegiatan ini sebanyak 198 lapak dengan berbagai produk, mulai dari berbagai olahan makanan, minuman, dan hasil kerajinan tangan yang diproduksi oleh mahasiswa UNM disajikan pada pada kegiatan tersebut.
Rektor UNM Prof Husain Syam, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan ini merupakan akhir dari serangkaian proses perkuliahan sebagai bukti bahwa telah terjadi proses transfer ilmu terkait kewirausahaan.
"Saya merasa bangga apa yang anda lakukan hari ini dan tentu kita sebut ini langkah awal, saya ingin setiap semester dilakukan seperti ini, expo kewirausahaan ini seperti visi dan misi yang kita canangkan," ungkapnya.
Melalui Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan, ia mampu menggerakkan seluruh komponen dalam mewujudkan dan membangun koneksi kemitraan kepada seluruh komponen. Sehingga mampu memfasilitasi mahasiswa dalam merintis diri menjadi seorang pengusaha.
Baca juga:Mahasiswa Modul Nusantara Siap Bantu Kembangkan Wisata Rammang-rammang
"Kehadiran Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan diharapkan mampu menjadi wadah mengembangkan dan membangun jejaring dalam pengembangan kewirausahaan, dengan ini ke depan akan banyak program-program yang bisa dilakukan," harapnya.
Husain pun berpesan kepada para mahasiswa agar dalam membangun usaha diperlukan ketekunan dan kemampuan untuk membaca peluang dan tantangan dan betul-betul memanfaatkan teknologi digital dalam berwirausaha.
"Kewirausahaan untuk menjadi bekal bagi mahasiswa, semua usaha dimulai dari usaha kecil tapi konsepnya adalah bagaimana bertahan dari gelombang yang menganggu jalannya usaha kita," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan Prof Ramli Umar mengatakan kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilakukan di UNM sebagai bagian dari proses mata kuliah.
Baca juga:UNM Harap Pembangunan Sarana Olahraga Dimulai dari Kampus
Menurutnya, kegiatan ini merupkan implementasi dari visi dan misi UNM sebagai kampus kewirausahaan, sehingga dengan demikian mahasiswa bukan hanya diajarkan sekadar teori tapi pula diberikan ruang untuk mengimplementasikan teori yang didapatkan selama proses perkuliahan.
"Ini merupakan eksistensi dari kegiatan mata kuliah kewirausahaan. Di dalam kuliah kewirausahaan kita belajar teori tapi juga perlu implementasi. Juga berdasarkan visi-misi yang diemban UNM bahwa mahasiswa wajib mengikuti kewirausahaan kegiatan expo ini untuk mengekpos dan bahan evaluasi, sehingga UNM menjadi kampus entrepreneur,” paparnya.
Salah satunya digelar Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan UNM. Ada Expo Kewirausahaan yang berlangsung di Pelataran Menara Pinisi UNM pada 9-10 Desember.
Baca juga:Universitas Negeri Makassar Resmi Punya Kawasan Perumahan Sendiri
Dalam kegiatan ini sebanyak 198 lapak dengan berbagai produk, mulai dari berbagai olahan makanan, minuman, dan hasil kerajinan tangan yang diproduksi oleh mahasiswa UNM disajikan pada pada kegiatan tersebut.
Rektor UNM Prof Husain Syam, mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurutnya kegiatan ini merupakan akhir dari serangkaian proses perkuliahan sebagai bukti bahwa telah terjadi proses transfer ilmu terkait kewirausahaan.
"Saya merasa bangga apa yang anda lakukan hari ini dan tentu kita sebut ini langkah awal, saya ingin setiap semester dilakukan seperti ini, expo kewirausahaan ini seperti visi dan misi yang kita canangkan," ungkapnya.
Melalui Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan, ia mampu menggerakkan seluruh komponen dalam mewujudkan dan membangun koneksi kemitraan kepada seluruh komponen. Sehingga mampu memfasilitasi mahasiswa dalam merintis diri menjadi seorang pengusaha.
Baca juga:Mahasiswa Modul Nusantara Siap Bantu Kembangkan Wisata Rammang-rammang
"Kehadiran Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan diharapkan mampu menjadi wadah mengembangkan dan membangun jejaring dalam pengembangan kewirausahaan, dengan ini ke depan akan banyak program-program yang bisa dilakukan," harapnya.
Husain pun berpesan kepada para mahasiswa agar dalam membangun usaha diperlukan ketekunan dan kemampuan untuk membaca peluang dan tantangan dan betul-betul memanfaatkan teknologi digital dalam berwirausaha.
"Kewirausahaan untuk menjadi bekal bagi mahasiswa, semua usaha dimulai dari usaha kecil tapi konsepnya adalah bagaimana bertahan dari gelombang yang menganggu jalannya usaha kita," jelasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Inovasi dan Pengembangan Kewirausahaan Prof Ramli Umar mengatakan kegiatan ini merupakan pertama kalinya dilakukan di UNM sebagai bagian dari proses mata kuliah.
Baca juga:UNM Harap Pembangunan Sarana Olahraga Dimulai dari Kampus
Menurutnya, kegiatan ini merupkan implementasi dari visi dan misi UNM sebagai kampus kewirausahaan, sehingga dengan demikian mahasiswa bukan hanya diajarkan sekadar teori tapi pula diberikan ruang untuk mengimplementasikan teori yang didapatkan selama proses perkuliahan.
"Ini merupakan eksistensi dari kegiatan mata kuliah kewirausahaan. Di dalam kuliah kewirausahaan kita belajar teori tapi juga perlu implementasi. Juga berdasarkan visi-misi yang diemban UNM bahwa mahasiswa wajib mengikuti kewirausahaan kegiatan expo ini untuk mengekpos dan bahan evaluasi, sehingga UNM menjadi kampus entrepreneur,” paparnya.
(luq)
Lihat Juga :