Anggota DPRD DKI Kenneth Nilai Pembangunan Sumur Resapan Kurang Kajian Mendalam

Kamis, 09 Desember 2021 - 14:01 WIB
loading...
Anggota DPRD DKI Kenneth...
Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Hardiyanto Kenneth saat melakukan peninjauan titik sumur resapan yang dilakukan oleh kontraktor di Jakarta. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
JAKARTA - Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PDI Perjuangan Hardiyanto Kenneth menyoroti program sumur resapan yang tengah dibangun di sejumlah titik di Ibu Kota. Ia menilai pembangunan sumur resapan dari awal kurang perancanaan yang matang.

Hal itu diketahui Kenneth setelah melakukan peninjauan di sejumlah titik sumur resapan yang dilakukan oleh kontraktor di Jakarta. "Seharusnya dari awal Dinas SDA (Sumber Daya Air) melakukan dulu kajian, buat roadmap pekerjaan yang jelas dan tentukan titik mana yang harus dikerjakan oleh pihak penyedia atau kontraktor. Kemudian lakukan sosialisasi kepada masyarakat, baru kemudian lakukan eksekusi," ujar Kenneth dalam keterangannya, Kamis (9/12/2021).

Baca juga: Dinas SDA DKI Evaluasi Seluruh Pembangunan Sumur Resapan di Jakarta

Pemprov DKI Jakarta merencanakan membangun sebanyak 1.150.242 unit sumur serapan dangkal dan 100 lokasi sumur resapan sepanjang tahun 2021. Pembangunan sumur resapan bertujuan sebagai solusi untuk mengantisipasi banjir di sejumlah titik yang rutin terdampak, sekaligus menciptakan lapangan kerja. Pemprov DKI Jakarta hingga 9 November 2021 telah membangun sumur resapan sebanyak 16.035 titik dengan daya tampung 31.498 m3.

Kent, sapaan akrab Hardiyanto Kenneth mengatakan, tim kajian dari Dinas SDA DKI Jakarta harusnya turun ke bawah mendata untuk menentukan titik mana saja yang cocok untuk dipasang sumur resapan dan mappingnya harus jelas. "Harus ditentukan dari awal, karena Dinas SDA lah yang mempunyai kemampuan dan yang harus mengambil peranan tersebut. Seharusnya bukan malah pihak penyedia atau kontraktor yang disuruh menentukan titik pengerjaannya," ucapnya.

Baca juga: Sumur Resapan di Jalan Karang Tengah Ambles, Pengendara Diminta Hati-hati

Kent menemukan pada pada akhir pengerjaan di beberapa lokasi, sumur resapan yang dipasang di jalan raya dan tidak rapikan kembali. "Masyarakat sekitar menyampaikan kepada saya pada saat di lokasi, bahwa proyek tersebut sangat membahayakan pengendara dan sudah banyak yang menjadi korban kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut," ketus Ketua Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas RI PPRA Angkatan LXII itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Amdatara dan Badan Geologi...
Amdatara dan Badan Geologi Perkuat Sinergi untuk Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
PKB Desak Pemerintah...
PKB Desak Pemerintah Gerak Cepat Atasi Banjir demi Selamatkan Lumbung Pangan Nasional
Tanggapi Komentar Nyinyir...
Tanggapi Komentar Nyinyir Penanganan Bencana Sumatera, Prabowo: Kita Anggap Peringatan
Rekomendasi
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Tersangka Kasus Ijazah...
Tersangka Kasus Ijazah Jokowi Desak Polisi Buat Kepastian Hukum
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved