Viral Robohnya Tiang Pancang Kereta Cepat, Lokasinya Ada di Dalam Hutan
Kamis, 09 Desember 2021 - 14:27 WIB
loading...
Lokasi robohnya pilar kereta cepat sulit dilalui karena berada di hutan Karawang. Foto/SINDOnews/Nilakusuma
A
A
A
KARAWANG - Tiang pancang atau pier pembangunan jalur Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) jatuh dan menghantam eskavator, videonya viral di media sosial. Lokasi robohnya pier itu di DK 46, Desa Margamulya, Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang.
Baca juga: Heboh Video Pembongkaran Tiang Pancang Kereta Cepat, Bos PT KCIC Geram
Untuk menuju lokasi sulit ditempuh, karena hujan penuh lumpur tebal dan berada di kawasan hutan Perhutani. Berdasarkan pemantauan, proyek strategis nasional ini untuk menuju lokasi kejadian robohnya pier di DK 46 tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua atau roda empat saat habis hujan.
Puluhan wartawan yang mencoba melakukan peliputan tidak berhasil masuk ke lokasi. Akhirnya wartawan menuju kantor kontraktor pelaksana. Namun setelah ditunggu berjam-jam pihak kontraktor menolak berkomentar. Wartawan hanya dilayani oleh aparat Koramil setempat yang menjelaskan jika manajemen tidak bisa diwawancara.
Baca juga: Ibu Cantik Bawa 2 Kg Sabu Diringkus Polisi saat Naik Travel
Sementara itu ketika dihubungi Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), Mirza Soraya, menjelaskan melalui keterangan tertulis menyebutkan Tim Quality PT KCIC, dan Konsultan Supervisi CDJO menemukan pergeseran alignment pekerjaan pier di DK46, dan menginstruksikan kontraktor melakukan rework, serta membongkarnya untuk dibangun kembali sesuai spesifikasi teknis yang sudah ditetapkankan.
Baca juga: Heboh Video Pembongkaran Tiang Pancang Kereta Cepat, Bos PT KCIC Geram
Untuk menuju lokasi sulit ditempuh, karena hujan penuh lumpur tebal dan berada di kawasan hutan Perhutani. Berdasarkan pemantauan, proyek strategis nasional ini untuk menuju lokasi kejadian robohnya pier di DK 46 tersebut tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua atau roda empat saat habis hujan.
Puluhan wartawan yang mencoba melakukan peliputan tidak berhasil masuk ke lokasi. Akhirnya wartawan menuju kantor kontraktor pelaksana. Namun setelah ditunggu berjam-jam pihak kontraktor menolak berkomentar. Wartawan hanya dilayani oleh aparat Koramil setempat yang menjelaskan jika manajemen tidak bisa diwawancara.
Baca juga: Ibu Cantik Bawa 2 Kg Sabu Diringkus Polisi saat Naik Travel
Sementara itu ketika dihubungi Corporate Secretary Kereta Cepat Indonesia Cina (KCIC), Mirza Soraya, menjelaskan melalui keterangan tertulis menyebutkan Tim Quality PT KCIC, dan Konsultan Supervisi CDJO menemukan pergeseran alignment pekerjaan pier di DK46, dan menginstruksikan kontraktor melakukan rework, serta membongkarnya untuk dibangun kembali sesuai spesifikasi teknis yang sudah ditetapkankan.
Lihat Juga :