Diduga Tak Layani Warga Miskin, RSUD Malimping Dilabrak Ormas dan Aktivis Kemanusiaan
Kamis, 09 Desember 2021 - 08:07 WIB
loading...
Warga bersama anggota ormas dan para aktivis kemanusiaan, terlibat adu mulut dengan pegawai RSUD Malimping, Kabupaten Lebak, Banten. Foto/iNews TV/Iskandar Nasution
A
A
A
LEBAK - Kericuhan terjadi di RSUD Malimping Kabupaten Lebak, Banten, Kamis (9/12/2021). Diduga, ada warga miskin yang tidak mendapatkan pelayanan kesehatan secara baik, membuat sejumlah anggota ormas dan aktivis kemanusiaan mendatangi manajemen RSUD Malimping.
Baca juga: Ridwan Kamil Minta Seluruh Pemda di Jabar Miliki Mal Pelayanan Publik
Buruknya pelayanan tersebut, membuat kecewa warga dan meminta pimpinan RSUD Malimoing segera diganti. Warga bersama sejumlah ormas dan aktivis kemanusiaan beradu argumen, sehingga membuat suasana menjadi gaduh.
Korlap aksi, Gus Riyan Rochmanuddin mengatakan, RSUD Malimping tidak berpihak terhadap warga miskin, dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan. "Di rumah sakit ini juga tidak ada kotak saran atau pengaduan dari masyarakat, sehingga tidak ada saluran untuk menyampaikan keluhan," ungkapnya.
Baca juga: Ibu Cantik Bawa 2 Kg Sabu Diringkus Polisi saat Naik Travel
Dia menegaskan, buruknya kinerja RSUD Malimping ini, membuat warga bereaksi. Warga turun ke jalan menuntut pimpinan RSUD Malimping segera dicopot dari jabatannya. Buruknya pelayanan tersebut, menurutnya dirasakan oleh para pasien yang berobat.
Sementara menurut Kepala Bidang Pelayanan RSUD Malimping, Sobran membantah apabila ada pembedaan pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin. RSUD Malimping memiliki standard operating procedure (SOP) dalam hal pelayanan pasien.
Baca juga: Unggah Konten Vulgar, Siskaee Setahun Dapat Uang Rp2 Miliar
"Tidak semua pasien gawat darurat bisa langsung masuk ke ruang rawat inap, karena dikhawatirkan pasien tersebut memiliki penyakit infeksius yang dapat menularkan penyakit kepada pasien lain," tegasnya.
Baca juga: Ridwan Kamil Minta Seluruh Pemda di Jabar Miliki Mal Pelayanan Publik
Buruknya pelayanan tersebut, membuat kecewa warga dan meminta pimpinan RSUD Malimoing segera diganti. Warga bersama sejumlah ormas dan aktivis kemanusiaan beradu argumen, sehingga membuat suasana menjadi gaduh.
Korlap aksi, Gus Riyan Rochmanuddin mengatakan, RSUD Malimping tidak berpihak terhadap warga miskin, dalam hal mendapatkan pelayanan kesehatan. "Di rumah sakit ini juga tidak ada kotak saran atau pengaduan dari masyarakat, sehingga tidak ada saluran untuk menyampaikan keluhan," ungkapnya.
Baca juga: Ibu Cantik Bawa 2 Kg Sabu Diringkus Polisi saat Naik Travel
Dia menegaskan, buruknya kinerja RSUD Malimping ini, membuat warga bereaksi. Warga turun ke jalan menuntut pimpinan RSUD Malimping segera dicopot dari jabatannya. Buruknya pelayanan tersebut, menurutnya dirasakan oleh para pasien yang berobat.
Sementara menurut Kepala Bidang Pelayanan RSUD Malimping, Sobran membantah apabila ada pembedaan pelayanan kesehatan untuk masyarakat miskin. RSUD Malimping memiliki standard operating procedure (SOP) dalam hal pelayanan pasien.
Baca juga: Unggah Konten Vulgar, Siskaee Setahun Dapat Uang Rp2 Miliar
"Tidak semua pasien gawat darurat bisa langsung masuk ke ruang rawat inap, karena dikhawatirkan pasien tersebut memiliki penyakit infeksius yang dapat menularkan penyakit kepada pasien lain," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :