Keramba Jaring Apung Bantu Kesejahteraan Masyarakat Danau Toba
Senin, 06 Desember 2021 - 15:01 WIB
loading...
A
A
A
Karena itu, Chandra menilai penutupan KJA Toba tidak tepat. "Solusi terbaik, pertama diizinkan atau dilegalkan. Masih bisa berkeramba dengan pengurangan yang wajar. Lokasi keramba bisa jadi wisata. Saling menguntungkan pariwisata dengan perikanan," katanya.
Rudi mengamini pendapat itu. Kita dikurangi oke-oke saja tapi jangan sampai nol. Karena orang berwisata kemari, makan ikan. Orang nanti makan ikan dari mana, impor dari daerah lain? KJA bisa jadi kunjungan wisata juga. Kita mau ditata, bentuk kolamnya gimana pun mau, yang penting jangan zero (nol)," serunya.
Ketua Tim Peneliti CARE IPB, M. Parulian Hutagaol menegaskan, industri KJA Toba perlu dipertahankan karena memberikan kontribusi terbesar pada perekonomian Kawasan Danau Toba, mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan pendapatan masyarakat, serta sebagai pondasi keberagaman basis perekonomian masyarakat Toba. Baca Juga: Kronologi Penangkapan Siskaee di Bandung hingga Ditetapkan Tersangka di Polda DIY.
"Kalau kita mau bangun perekonomian yang tangguh maka basisnya harus beragam industri supaya mampu menyerap guncangan internal dan eksternal," kata dia.
Keunggulan keragaman industri lainnya, ungkap Parulian, menyerap berbagai keahlian masyarakat sehingga kesempatan kerja dan pendapatan lebih tersebar serta terjadi pemerataan pendapatan. "Kita tidak mungkin meletakkan perekonomian Danau Toba hanya pada satu industri, tidak mungkin!" ujar Parulian.
Rudi mengamini pendapat itu. Kita dikurangi oke-oke saja tapi jangan sampai nol. Karena orang berwisata kemari, makan ikan. Orang nanti makan ikan dari mana, impor dari daerah lain? KJA bisa jadi kunjungan wisata juga. Kita mau ditata, bentuk kolamnya gimana pun mau, yang penting jangan zero (nol)," serunya.
Ketua Tim Peneliti CARE IPB, M. Parulian Hutagaol menegaskan, industri KJA Toba perlu dipertahankan karena memberikan kontribusi terbesar pada perekonomian Kawasan Danau Toba, mengentaskan kemiskinan dan meningkatkan pendapatan masyarakat, serta sebagai pondasi keberagaman basis perekonomian masyarakat Toba. Baca Juga: Kronologi Penangkapan Siskaee di Bandung hingga Ditetapkan Tersangka di Polda DIY.
"Kalau kita mau bangun perekonomian yang tangguh maka basisnya harus beragam industri supaya mampu menyerap guncangan internal dan eksternal," kata dia.
Keunggulan keragaman industri lainnya, ungkap Parulian, menyerap berbagai keahlian masyarakat sehingga kesempatan kerja dan pendapatan lebih tersebar serta terjadi pemerataan pendapatan. "Kita tidak mungkin meletakkan perekonomian Danau Toba hanya pada satu industri, tidak mungkin!" ujar Parulian.
(nag)
Lihat Juga :