Jambore Tuntas Dilaksanakan, AMP Lahirkan Kader Pelopor
Senin, 06 Desember 2021 - 16:06 WIB
loading...
Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan berbicara pada jambore AMP di Permandian Jene Tallasa Sileo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, 4 hingga 5 Desember 2021. Foto: Humas AMP
A
A
A
GOWA - Jambore Abdi Merah Putih (JAMP) sukses diselenggarakan di Wisata Permandian Je'ne Tallasa Sileo, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, 4 hingga 5 Desember 2021. Jambore tersebut dihadirkan dengan konsep era milenial.
“Usai sudah rangkaian acara Jambore AMP Chapter 9 tahun 2021. Dimulai dengan berziarah ke makam Pendiri Abdi Merah Putih, Almarhum Ayahanda H Ichsan Yasin Limpo," terang Ketua AMP Gowa, Faisal Ichwan dalam rilisnya ke media, Senin (6/12).
Baca juga:Kepala BPSDM Sulsel Ingatkan ASN Luwu Agar Miliki Target Pribadi
Sementara pada puncak acara, hadir Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang juga Ketua Dewan Penasehat AMP Indonesia. Ia hadir memberikan motivasi dan spirit kepada seluruh pihak yang terlibat dalam gelaran jambore. Ia juga menutup kegiatan secara resmi.
Sebagai sebuah kegiatan rutin yang juga menjadi ajang kaderisasi dan silaturahmi seluruh kader AMP Indonesia, Faisal menjelaskan, jambore juga menghadirkan ragam kegiatan seperti orientasi lembaga, millenials talk, fun games dan outbond.
"Ragam kegiatan dalam rangkaian JAMP dari chapter ke chapter selalu dinanti oleh seluruh peserta dan kader AMP guna memacu semangat untuk meningkatkan kualitas diri dan menghasilkan kader pelopor baru, yang siap memberikan kontribusi kepada daerah dan negara dalam rangka ketahanan nasional dan menjaga kedaulatan NKRI," ungkapnya.
Untuk rangkaian acara JAMP, Faisal menyebutkan bahwa peserta yang hadir dibatasi karena pandemi Covid-19. Namun ada beberapa kegiatan ditampilkan secara virtual dalam sesi diskusi. Adapun beberapa narasumber yang kompeten turut diundang untuk berbagi ilmu dan pengalaman.
Baca juga:Bupati Pinrang Terima Penghargaan Kabupaten Sehat dari Kemenkes RI
Untuk orientasi lembaga, dua ketua bidang dari Pengurus Besar AMP Indonesia yaitu Akbar Poteng bersama Medy Juanda dihadirkan untuk berbagi pengalaman terkait keberadaan AMP.
"Sementara untuk sesi millenials talk, kami mengundang tiga narasumber dengan latar belakang berbeda yang memaparkan dalam sudut pandang masing-masing yang diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada peserta, khususnya dalam mempersiapkan diri pasca pandemi Covid-19 ," demikian keterangan Faisal.
Sementara itu, Ketua Umum AMP Indonesia, Andi Ian Latanro, berpesan kepada seluruh kader AMP Indonesia untuk tetap menjaga muruwah organisasi yang berpusat di Sulsel ini, dengan selalu menghadirkan kolaborasi kebaikan dalam aktivitas keseharian.
Baca juga:172 Bidang Tanah di Desa Sepakat Masamba Kini Miliki Sertifikat
"Teruslah sebarkan virus-virus positif di manapun dan kapanpun kita berada. Karena yakin dan percaya bahwa dengan melakukan aktivitas yang positif, kita akan mampu berkolaborasi dengan lingkungan di manapun kita berada untuk menghadapi zaman yang semakin kompleks saat ini maupun di masa yang akan datang," pungkas Ian Latanro.
Acara JAMP telah digelar Pengurus AMP sejak tahun 2012. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pengembangan diri para peserta pada berbagai macam kegiatan, mulai dari seminar, workshop, menumbuhkan semangat kolaborasi di berbagai tatanan khususnya dalam rangka ketahanan nasional serta menjaga kedaulatan NKRI.
“Usai sudah rangkaian acara Jambore AMP Chapter 9 tahun 2021. Dimulai dengan berziarah ke makam Pendiri Abdi Merah Putih, Almarhum Ayahanda H Ichsan Yasin Limpo," terang Ketua AMP Gowa, Faisal Ichwan dalam rilisnya ke media, Senin (6/12).
Baca juga:Kepala BPSDM Sulsel Ingatkan ASN Luwu Agar Miliki Target Pribadi
Sementara pada puncak acara, hadir Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan yang juga Ketua Dewan Penasehat AMP Indonesia. Ia hadir memberikan motivasi dan spirit kepada seluruh pihak yang terlibat dalam gelaran jambore. Ia juga menutup kegiatan secara resmi.
Sebagai sebuah kegiatan rutin yang juga menjadi ajang kaderisasi dan silaturahmi seluruh kader AMP Indonesia, Faisal menjelaskan, jambore juga menghadirkan ragam kegiatan seperti orientasi lembaga, millenials talk, fun games dan outbond.
"Ragam kegiatan dalam rangkaian JAMP dari chapter ke chapter selalu dinanti oleh seluruh peserta dan kader AMP guna memacu semangat untuk meningkatkan kualitas diri dan menghasilkan kader pelopor baru, yang siap memberikan kontribusi kepada daerah dan negara dalam rangka ketahanan nasional dan menjaga kedaulatan NKRI," ungkapnya.
Untuk rangkaian acara JAMP, Faisal menyebutkan bahwa peserta yang hadir dibatasi karena pandemi Covid-19. Namun ada beberapa kegiatan ditampilkan secara virtual dalam sesi diskusi. Adapun beberapa narasumber yang kompeten turut diundang untuk berbagi ilmu dan pengalaman.
Baca juga:Bupati Pinrang Terima Penghargaan Kabupaten Sehat dari Kemenkes RI
Untuk orientasi lembaga, dua ketua bidang dari Pengurus Besar AMP Indonesia yaitu Akbar Poteng bersama Medy Juanda dihadirkan untuk berbagi pengalaman terkait keberadaan AMP.
"Sementara untuk sesi millenials talk, kami mengundang tiga narasumber dengan latar belakang berbeda yang memaparkan dalam sudut pandang masing-masing yang diharapkan mampu memberikan pemahaman kepada peserta, khususnya dalam mempersiapkan diri pasca pandemi Covid-19 ," demikian keterangan Faisal.
Sementara itu, Ketua Umum AMP Indonesia, Andi Ian Latanro, berpesan kepada seluruh kader AMP Indonesia untuk tetap menjaga muruwah organisasi yang berpusat di Sulsel ini, dengan selalu menghadirkan kolaborasi kebaikan dalam aktivitas keseharian.
Baca juga:172 Bidang Tanah di Desa Sepakat Masamba Kini Miliki Sertifikat
"Teruslah sebarkan virus-virus positif di manapun dan kapanpun kita berada. Karena yakin dan percaya bahwa dengan melakukan aktivitas yang positif, kita akan mampu berkolaborasi dengan lingkungan di manapun kita berada untuk menghadapi zaman yang semakin kompleks saat ini maupun di masa yang akan datang," pungkas Ian Latanro.
Acara JAMP telah digelar Pengurus AMP sejak tahun 2012. Tujuannya adalah untuk memfasilitasi pengembangan diri para peserta pada berbagai macam kegiatan, mulai dari seminar, workshop, menumbuhkan semangat kolaborasi di berbagai tatanan khususnya dalam rangka ketahanan nasional serta menjaga kedaulatan NKRI.
(luq)
Lihat Juga :