Jelang Nataru, Operasi Pasar di Surabaya Dilakukan di Seluruh Kecamatan
Sabtu, 04 Desember 2021 - 10:06 WIB
loading...
Operasi pasar dilakukan secara masif di semua kecamatan. Foto SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Guna menjaga stabilitas harga bahan pokok atau sembako menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Perdagangan (Disperindag) Kota Surabaya menggelar operasi pasar di setiap kecamatan, Jumat (3/12/2021).
Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, kegiatan operasi pasar tersebut untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang Nataru. Pelaksanaan operasi pasar tersebut, juga akan terus digelar hingga 23 Desember 2021, yakni sebelum penerapan PPKM Level 3 di Kota Surabaya. Baca juga: Terima Bantuan Sembako MNC Peduli, Warga Bekasi: Kita Bersyukur Sekali
“Kami menggelar operasi pasar di dua kecamatan setiap harinya. Kemudian untuk sembako atau bahan pokok yang ada pada kegiatan operasi pasar, disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga,” kata Wiwiek.
Ia menjelaskan, untuk harga kebutuhan pokok yang dijual pada kegiatan operasi pasar menjelang Nataru, diantaranya adalah cabai rawit Rp4.500 per ons, bawang putih Rp12.500 per ½ kg, bawang merah Rp8.000 per ½ kg, minyak goreng Rp17.500 per liter, gula pasir Rp11.600 per 1 kg, telur ayam Rp18.500 per 1 kg, dan beras palur Rp45.500 per 5 kg.
“Harga pada operasi pasar per liternya untuk kemasan minyak sederhana, kita menjual Rp17.500 karena di pasaran sudah mencapai angka R 18. 500 per liternya,” jelasnya. Baca juga: Bantu Warga Terdampak COVID-19, Karyawan PT TPL Patungan Beli Ratusan Sembako
Wiwiek memastikan, untuk ketersedian stok bahan pokok di Kota Surabaya menjelang Nataru cukup aman. Sebab, pihaknya juga terus berusaha untuk menjaga stabilitas harga sembako di Kota Surabaya.
“Mendekati Nataru biasanya terjadi lonjakan harga, tapi kami pastikan Insyaallah hal itu tidak terjadi. Untuk stok kebutuhan pokok menghadapi Nataru dipastikan masih aman,” ungkap dia.
Kepala Dinas Perdagangan Kota Surabaya, Wiwiek Widayati mengatakan, kegiatan operasi pasar tersebut untuk mengantisipasi kenaikan harga menjelang Nataru. Pelaksanaan operasi pasar tersebut, juga akan terus digelar hingga 23 Desember 2021, yakni sebelum penerapan PPKM Level 3 di Kota Surabaya. Baca juga: Terima Bantuan Sembako MNC Peduli, Warga Bekasi: Kita Bersyukur Sekali
“Kami menggelar operasi pasar di dua kecamatan setiap harinya. Kemudian untuk sembako atau bahan pokok yang ada pada kegiatan operasi pasar, disesuaikan dengan kebutuhan rumah tangga,” kata Wiwiek.
Ia menjelaskan, untuk harga kebutuhan pokok yang dijual pada kegiatan operasi pasar menjelang Nataru, diantaranya adalah cabai rawit Rp4.500 per ons, bawang putih Rp12.500 per ½ kg, bawang merah Rp8.000 per ½ kg, minyak goreng Rp17.500 per liter, gula pasir Rp11.600 per 1 kg, telur ayam Rp18.500 per 1 kg, dan beras palur Rp45.500 per 5 kg.
“Harga pada operasi pasar per liternya untuk kemasan minyak sederhana, kita menjual Rp17.500 karena di pasaran sudah mencapai angka R 18. 500 per liternya,” jelasnya. Baca juga: Bantu Warga Terdampak COVID-19, Karyawan PT TPL Patungan Beli Ratusan Sembako
Wiwiek memastikan, untuk ketersedian stok bahan pokok di Kota Surabaya menjelang Nataru cukup aman. Sebab, pihaknya juga terus berusaha untuk menjaga stabilitas harga sembako di Kota Surabaya.
“Mendekati Nataru biasanya terjadi lonjakan harga, tapi kami pastikan Insyaallah hal itu tidak terjadi. Untuk stok kebutuhan pokok menghadapi Nataru dipastikan masih aman,” ungkap dia.
Lihat Juga :