Polda Sulsel Siapkan 4.550 Personel Amankan Natal dan Tahun Baru
Sabtu, 04 Desember 2021 - 08:12 WIB
loading...
Polda Sulsel menyiagakan 4.550 personel untuk mengamankan Natal dan tahun baru. Foto: SINDOnews/Dok
A
A
A
MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan mengerahkan 4.550 personel guna mengamankan perayaan Natal dan tahun baru (Nataru) . Ribuan pasukan itu tergabung dalam operasi lilin yang akan dilakukan 22 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.
Plt Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ade Indrawan mengatakan, operasi lilin kali ini lebih berfokus untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid 19. Mobilitas warga yang dapat memicu penyebaran virus tersebut dibatasi, agar tidak terjadi gelombang ketiga.
Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Ragunan Sepi Pengunjung
"Pimpinan dalam hal ini Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sujana menekankan agar setiap satker, baik Polrestabes-Polres untuk belajar dari pengalaman tahun lalu yang mengalami lonjakan. Jadi itu yang kita antisipasi," kata Ade kepada SINDOnews, Jumat (3/12).
Dia menambahkan, ribuan personel tersebut stand by secara statis dan mobile. Mereka akan berpatroli di sejumlah titik keramaian, termasuk tempat wisata. Untuk menjaga keamanan personel, Ade enggan merinci jumlah personel di tiap-tiap titik.
Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Wisata Puncak Diperketat
"Termasuk itu, antisipasi kerawanan teror. Polri menjamin keamanan pelaksanaan Nataru agar tidak kerumunan atau hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Iya tentu, razia kembang api, petasan-petasan dan semacamnya," papar Ade.
Mantan Kapolres Sidrap ini menyatakan ribuan personel disiagakan pada gereja-gereja dengan melibatkan TNI dan pemerintah pula. termasuk, untuk pengamanan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 yang akan kembali diterapkan pemerintah.
Soal penindakan, kata Ade, para personel Polri di lapangan telah diinstruksikan untuk melakukan upaya-upaya yang humanis. "Kami harap semua elemen pemerintah maupun masyarakat bisa tetap menjaga sinergi untuk bagaimana Kamtibmas di Sulsel tetap kondusif," tukasnya.
Baca juga: Telkomsel Pastikan Komunikasi Lancar Saat Natal dan Tahun Baru
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando mengaku, strategi pengamanan operasi lilin masih belum final. "Nantikan ada rapat koordinasi. Tapi kami sebenarnya sudah siap untuk itu, sudah memetakan, kami sudah punya konsep, (jumlah) personel sudah ada, tapi itu lagi belum final," ucapnya.
Meski begitu, Lando menyatakan secara garis besar konsep pengamanannya tidak beda jauh dengan tahun lalu. "Pawai tidak boleh, pesta kembang api tidak boleh, area publik tidak dibuka untuk umum, kayak Pantai Losari itu," tutur perwira Polri tiga balok ini.
Plt Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Ade Indrawan mengatakan, operasi lilin kali ini lebih berfokus untuk mengantisipasi lonjakan kasus Covid 19. Mobilitas warga yang dapat memicu penyebaran virus tersebut dibatasi, agar tidak terjadi gelombang ketiga.
Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Ragunan Sepi Pengunjung
"Pimpinan dalam hal ini Kapolda Sulsel, Irjen Pol Nana Sujana menekankan agar setiap satker, baik Polrestabes-Polres untuk belajar dari pengalaman tahun lalu yang mengalami lonjakan. Jadi itu yang kita antisipasi," kata Ade kepada SINDOnews, Jumat (3/12).
Dia menambahkan, ribuan personel tersebut stand by secara statis dan mobile. Mereka akan berpatroli di sejumlah titik keramaian, termasuk tempat wisata. Untuk menjaga keamanan personel, Ade enggan merinci jumlah personel di tiap-tiap titik.
Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Wisata Puncak Diperketat
"Termasuk itu, antisipasi kerawanan teror. Polri menjamin keamanan pelaksanaan Nataru agar tidak kerumunan atau hal-hal yang mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat. Iya tentu, razia kembang api, petasan-petasan dan semacamnya," papar Ade.
Mantan Kapolres Sidrap ini menyatakan ribuan personel disiagakan pada gereja-gereja dengan melibatkan TNI dan pemerintah pula. termasuk, untuk pengamanan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 3 yang akan kembali diterapkan pemerintah.
Soal penindakan, kata Ade, para personel Polri di lapangan telah diinstruksikan untuk melakukan upaya-upaya yang humanis. "Kami harap semua elemen pemerintah maupun masyarakat bisa tetap menjaga sinergi untuk bagaimana Kamtibmas di Sulsel tetap kondusif," tukasnya.
Baca juga: Telkomsel Pastikan Komunikasi Lancar Saat Natal dan Tahun Baru
Kasi Humas Polrestabes Makassar, AKP Lando mengaku, strategi pengamanan operasi lilin masih belum final. "Nantikan ada rapat koordinasi. Tapi kami sebenarnya sudah siap untuk itu, sudah memetakan, kami sudah punya konsep, (jumlah) personel sudah ada, tapi itu lagi belum final," ucapnya.
Meski begitu, Lando menyatakan secara garis besar konsep pengamanannya tidak beda jauh dengan tahun lalu. "Pawai tidak boleh, pesta kembang api tidak boleh, area publik tidak dibuka untuk umum, kayak Pantai Losari itu," tutur perwira Polri tiga balok ini.
(luq)
Lihat Juga :