Terima Ratusan Aduan Perizinan Investasi, DPMPTSP Jabar: Sudah Tuntas 100 Persen
Sabtu, 04 Desember 2021 - 07:27 WIB
loading...
DPMPTSP Jabar menerima ratusan pengaduan masyarakat terkait perizinan dan investasi setiap tahunnya. Foto/ilustrasi/Dok
A
A
A
BANDUNG - Ratusan aduan terkait perizinan dan investasi masuk ke kanal-kanal aduan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Jawa Barat setiap tahunnya.Kepala DPMPTSP Jabar, Noneng Komara mengungkapkan, pihaknya intens dan tanggap melayani pengaduan dari masyarakat secara langsung dan tidak langsung melalui sejumlah kanal.
Kanal aduan yang disiapkan, di antaranya media sosial, website, serta call center (022-2112-5000) yang terdiri dari SMS/chatbot & whatsapp. Baca juga: Waspada, Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember
Meski jumlah aduan yang diterima pihaknya terbilang banyak setiap tahunnya, namun Noneng memastikan bahwa seluruh pengaduan masyarakat bisa dituntaskan hingga 100 persen. "Pengaduan sudah terintegrasi dengan Jabar Quick Response dan aplikasi LAPOR," ujar Noneng, Jumat (3/12/2021).
Noneng mencatat, ada 293 pengaduan pada tahun 2019 dan seluruhnya sudah terselesaikan 100 persen. Lalu, ada 294 pengaduan tahun 2020 dan seluruhnya juga sudah terselesaikan 100 persen. "Tahun ini, 254 pengaduan sudah masuk sampai Agustus 2021 dan seluruhnya juga sudah terselesaikan 100 persen," papar Noneng.
Lebih lanjut Noneng mengatakan, pihaknya berupaya memberikan layanan terbaik pada pelaku usaha, khususnya yang akan menanamkan modalnya di Jabar. Baca juga: Menteri Trenggono Paparkan Potensi Investasi Sektor Kelautan dan Perikanan di Rapimnas Kadin
Sebagai provinsi yang menjadi primadona investasi, kata Noneng, pelayanan pada pemohon perizinan maupun investor terus dioptimalisasi. Pihaknya juga mengapresiasi hasil survei indeks persaingan usaha yang dilakukan KPPU Jabar.
Kanal aduan yang disiapkan, di antaranya media sosial, website, serta call center (022-2112-5000) yang terdiri dari SMS/chatbot & whatsapp. Baca juga: Waspada, Cuaca Ekstrem Diprediksi Hantam Indonesia hingga 9 Desember
Meski jumlah aduan yang diterima pihaknya terbilang banyak setiap tahunnya, namun Noneng memastikan bahwa seluruh pengaduan masyarakat bisa dituntaskan hingga 100 persen. "Pengaduan sudah terintegrasi dengan Jabar Quick Response dan aplikasi LAPOR," ujar Noneng, Jumat (3/12/2021).
Noneng mencatat, ada 293 pengaduan pada tahun 2019 dan seluruhnya sudah terselesaikan 100 persen. Lalu, ada 294 pengaduan tahun 2020 dan seluruhnya juga sudah terselesaikan 100 persen. "Tahun ini, 254 pengaduan sudah masuk sampai Agustus 2021 dan seluruhnya juga sudah terselesaikan 100 persen," papar Noneng.
Lebih lanjut Noneng mengatakan, pihaknya berupaya memberikan layanan terbaik pada pelaku usaha, khususnya yang akan menanamkan modalnya di Jabar. Baca juga: Menteri Trenggono Paparkan Potensi Investasi Sektor Kelautan dan Perikanan di Rapimnas Kadin
Sebagai provinsi yang menjadi primadona investasi, kata Noneng, pelayanan pada pemohon perizinan maupun investor terus dioptimalisasi. Pihaknya juga mengapresiasi hasil survei indeks persaingan usaha yang dilakukan KPPU Jabar.
Lihat Juga :