Motor Pedagang Bubur, Tukang Sampah hingga Wartawan Digondol Maling di Jakbar
Jum'at, 03 Desember 2021 - 21:43 WIB
loading...
A
A
A
Dia baru mengetahui motornya hilang usai melaksanakan salat Jumat. "Ketika saya mau pulang motor sudah tidak ada," ucapnya.
Baca juga: Ditinggal Salat Jumat di Grogol Petamburan, Motor Jurnalis KORAN SINDO Digasak Maling
Di kawasan Jelambar hingga Wijaya Kusuma yang notabene masuk wilayah hukum Polsek Tanjung Duren sangat rawan dengan aksi pencurian sepeda motor. Meskipun sejumlah aksi pencurian motor sempat terekam CCTV, namun beberapa kasus pencurian di kawasan tersebut sepertinya sulit diungkap kepolisian.
“Dulu pernah tetangga saya kehilangan motor di dalam pekarangannya. Pelakunya berdua pakai motor berjaket hijau itu jelas-jelas aksinya terekam CCTV. Tapi, sampai sekarang pelakunya belum terungkap,” ujar Hendri.
Ketua RT 4 RW 11 Jelambar Baru Gito juga mengakui rawannya curanmor di lingkungan Jelambar hingga Wijaya Kusuma dan sekitarnya. “Pelaku yang sudah beberapa kali terekam CCTV tidak juga berhasil ditangkap,” katanya.
Di tempat terpisah, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar mengaku sudah menerima laporan kasus curanmor yang dialami wartawan KORAN SINDO. “Kasus ini menjadi atensi kami. Kami ngga diam saja. Anggota buser kami lakukan patroli kok di tempat-tempat rawan pada jam-jam tertentu,” ujar Ocha, sapaan akrab Rosana Albertina Labobar.
Baca juga: Ditinggal Salat Jumat di Grogol Petamburan, Motor Jurnalis KORAN SINDO Digasak Maling
Di kawasan Jelambar hingga Wijaya Kusuma yang notabene masuk wilayah hukum Polsek Tanjung Duren sangat rawan dengan aksi pencurian sepeda motor. Meskipun sejumlah aksi pencurian motor sempat terekam CCTV, namun beberapa kasus pencurian di kawasan tersebut sepertinya sulit diungkap kepolisian.
“Dulu pernah tetangga saya kehilangan motor di dalam pekarangannya. Pelakunya berdua pakai motor berjaket hijau itu jelas-jelas aksinya terekam CCTV. Tapi, sampai sekarang pelakunya belum terungkap,” ujar Hendri.
Ketua RT 4 RW 11 Jelambar Baru Gito juga mengakui rawannya curanmor di lingkungan Jelambar hingga Wijaya Kusuma dan sekitarnya. “Pelaku yang sudah beberapa kali terekam CCTV tidak juga berhasil ditangkap,” katanya.
Di tempat terpisah, Kapolsek Tanjung Duren Kompol Rosana Albertina Labobar mengaku sudah menerima laporan kasus curanmor yang dialami wartawan KORAN SINDO. “Kasus ini menjadi atensi kami. Kami ngga diam saja. Anggota buser kami lakukan patroli kok di tempat-tempat rawan pada jam-jam tertentu,” ujar Ocha, sapaan akrab Rosana Albertina Labobar.
(jon)
Lihat Juga :