Strategi Dinas PPKUKM DKI Dalam Memajukan Kuliner Khas Betawi
Kamis, 02 Desember 2021 - 15:58 WIB
loading...
A
A
A
Sehingga perlu ditingkatkan lagi izin edar produk yang dihasilkan, karena dalam Perda Perindustrian kearifan lokal perlu ditingkatkan. Pada PPKM Level 1 di DKI Jakarta, Dinas PPKUKM DKI Jakarta, beberapa waktu lalu juga telah melaksanakan bazar secara offline.
”Kita sudah mulai menggelar bazar offline di sejumlah kecamatan-kecamatan, karena (penjual-pembeli) sudah boleh ketemu, sudah boleh ada kegiatan yang bisa memfasilitasi 50 persen dari kegiatan dimaksud,” ungkap Ratu.
Sehingga pihaknya, telah memfasilitasi para pelaku UMKM binaan (Jakpreneur) untuk mengikuti bazar dalam satu kegiatan. Dari data yang diperoleh, kegiatan bazar di tiap-tiap kecamatan di DKI Jakarta telah dilaksanakan sebanyak 165 kali bazar sampai sekarang sejak Agustus 2021.
”Untuk tahun depan di 2022, akan kami anggarkan sebanyak 500 kali bazar diseluruh DKI Jakarta. Kami naikkan dari yang tadinya di tahun ini penyelenggaraan 100 kali bazar menjadi 500 kali bazar,” terangnya.
Dia menambahkan, setiap kecamatan-kecamatan di Jakarta ada UKM binaan, maka penyelenggaraan dilakukan pada kecamatan setempat itu saja. Nantinya jika muncul pemenang, dari produk mana yang laris, bagus, dan diminati akan diajak ketingkat wali kota.”Nanti kan dilihat, produk mana yang laris, banyak diminati maka kita ajak ke tingkat wali kota,” katanya.
”Kita sudah mulai menggelar bazar offline di sejumlah kecamatan-kecamatan, karena (penjual-pembeli) sudah boleh ketemu, sudah boleh ada kegiatan yang bisa memfasilitasi 50 persen dari kegiatan dimaksud,” ungkap Ratu.
Sehingga pihaknya, telah memfasilitasi para pelaku UMKM binaan (Jakpreneur) untuk mengikuti bazar dalam satu kegiatan. Dari data yang diperoleh, kegiatan bazar di tiap-tiap kecamatan di DKI Jakarta telah dilaksanakan sebanyak 165 kali bazar sampai sekarang sejak Agustus 2021.
”Untuk tahun depan di 2022, akan kami anggarkan sebanyak 500 kali bazar diseluruh DKI Jakarta. Kami naikkan dari yang tadinya di tahun ini penyelenggaraan 100 kali bazar menjadi 500 kali bazar,” terangnya.
Dia menambahkan, setiap kecamatan-kecamatan di Jakarta ada UKM binaan, maka penyelenggaraan dilakukan pada kecamatan setempat itu saja. Nantinya jika muncul pemenang, dari produk mana yang laris, bagus, dan diminati akan diajak ketingkat wali kota.”Nanti kan dilihat, produk mana yang laris, banyak diminati maka kita ajak ke tingkat wali kota,” katanya.
Lihat Juga :