Gubernur Jatim Percepat Tanam Padi di Tulungagung, Ada Apa?
Minggu, 07 Juni 2020 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
Percepatan tanam padi ini, kata dia, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo yang meminta pemerintah daerah yang menjadi lumbung pangan di daerah melakukan percepatan masa tanam. Maka dia meminta kepada lima kabupaten yang menjadi lumbung pangan Jatim untuk melakukan percepatan masa tanam kedua padi.
Kelima kabupaten tersebut antara lain, Kabupaten Tulungagung, Ngawi, Nganjuk, Tuban, dan Jember. Ini artinya, kelima daerah lumbung pangan Jatim tersebut juga menjadi penyangga bagi 16 provinsi di kawasan Indonesia bagian timur.
"Jawa Timur menjadi provinsi penyangga bagi 16 provinsi di Indonesia, khususnya yang ada di bagian timur. Hampir 80 persen kebutuhan logistiknya disuplai dari Jawa Timur," terangnya.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Khofifah juga menugaskan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim bersama tim pertanian untuk terjun langsung melakukan monitoring masa tanam di masing masing wilayah yang menjadi lumbung pangan di Jatim.
"Kami berharap, dengan dimulainya masa tanam sampai dengan masa panen, tidak ada gangguan. Sehingga hasilnya bisa produktif dan harganya juga kompetitif," imbuh Khofifah.
(Baca juga: Penularan COVID-19 Masih Tinggi, Masa Transisi Tambah 7 Hari )
Kelima kabupaten tersebut antara lain, Kabupaten Tulungagung, Ngawi, Nganjuk, Tuban, dan Jember. Ini artinya, kelima daerah lumbung pangan Jatim tersebut juga menjadi penyangga bagi 16 provinsi di kawasan Indonesia bagian timur.
"Jawa Timur menjadi provinsi penyangga bagi 16 provinsi di Indonesia, khususnya yang ada di bagian timur. Hampir 80 persen kebutuhan logistiknya disuplai dari Jawa Timur," terangnya.
Untuk mendapatkan hasil yang optimal, Khofifah juga menugaskan kepada Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim bersama tim pertanian untuk terjun langsung melakukan monitoring masa tanam di masing masing wilayah yang menjadi lumbung pangan di Jatim.
"Kami berharap, dengan dimulainya masa tanam sampai dengan masa panen, tidak ada gangguan. Sehingga hasilnya bisa produktif dan harganya juga kompetitif," imbuh Khofifah.
(Baca juga: Penularan COVID-19 Masih Tinggi, Masa Transisi Tambah 7 Hari )
Lihat Juga :