Menembus Batas, Jembatan Harapan Disabilitas untuk Menggapai Mimpi
Kamis, 25 November 2021 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
Meski baru berdiri di tahun 2021, tim Menembus Batas telah berpengalaman dalam aktivitas pemberdayaan disabilitas sejak 2011 yang menyentuh lebih dari 40.000 penyandang disabilitas di 123 kota.
Menembus Batas juga menjadi jembatan antara lembaga-lembaga seperti BUMN, pemerintahan. Banyak program pemberdayaan yang membutuhkan sumber daya manusia, namun tidak tersampaikan kepada teman-teman disabilitas dengan baik, karena adanya jurang informasi di situ.
“Isu yang ditemukan oleh Menembus Batas adalah fenomena Information Asymmetry, dimana pemerintah, swasta dan lembaga-lembaga yang sebenarnya memiliki program pemberdayaan, tidak tahu persebaran teman disabilitas yang bisa dibantu. Selain itu, Teman disabilitas pun sering mengeluhkan sulitnya mendapat informasi terkait program-program tersebut. Perlu ada big data yang jadi jembatan,” terang board member Menembus BatasFerro Ferizka.
Kesulitan mendapatkan pekerjaan dan missmatched juga merupakan problematika yang dialami para penyandang disabilitas. Menurut Athika Batangtaris, BOD Yayasan Menembus Batas, dengan adanya wadah yang tepat jelas dan nyaman bagi disabilitas maupun non disabilitas memperoleh informasi, diharapkan kemitraan perusahaan pemerintah, swasta, dan komunitas itu bisa saling bahu-membahu dalam memberdayakan wadah ini.
Menembus Batas juga menjadi jembatan antara lembaga-lembaga seperti BUMN, pemerintahan. Banyak program pemberdayaan yang membutuhkan sumber daya manusia, namun tidak tersampaikan kepada teman-teman disabilitas dengan baik, karena adanya jurang informasi di situ.
“Isu yang ditemukan oleh Menembus Batas adalah fenomena Information Asymmetry, dimana pemerintah, swasta dan lembaga-lembaga yang sebenarnya memiliki program pemberdayaan, tidak tahu persebaran teman disabilitas yang bisa dibantu. Selain itu, Teman disabilitas pun sering mengeluhkan sulitnya mendapat informasi terkait program-program tersebut. Perlu ada big data yang jadi jembatan,” terang board member Menembus BatasFerro Ferizka.
Kesulitan mendapatkan pekerjaan dan missmatched juga merupakan problematika yang dialami para penyandang disabilitas. Menurut Athika Batangtaris, BOD Yayasan Menembus Batas, dengan adanya wadah yang tepat jelas dan nyaman bagi disabilitas maupun non disabilitas memperoleh informasi, diharapkan kemitraan perusahaan pemerintah, swasta, dan komunitas itu bisa saling bahu-membahu dalam memberdayakan wadah ini.
Lihat Juga :