Tentukan Waktu yang Tepat Memberi Makan Telur pada Anak

Sabtu, 06 Juni 2020 - 19:14 WIB
loading...
Tentukan Waktu yang...
Telur adalah sumber nutrisi.,tapi juga merupakan salah satu penyebab alergi makanan pada anak-anak. Mengatasinya, ada waktu yang baik memperkenalkan telur pada anak. Foto/Istimewa.
A A A
JAKARTA - Telur adalah sumber nutrisi. Ini mudah bagi orang tua untuk mempersiapkan menu makanannya dan memudahkan anak-anak untuk mengunyah. Tetapi, hal-hal yang perlu diperhatikan adalah bahwa telur juga merupakan salah satu penyebab alergi makanan pada anak-anak.

Menurut pedoman pemberian makan, tidak ada alasan untuk tidak memberi makan telur anak Anda, setelah mereka siap mengunyah makanan padat, yakni antara 4 dan 6 bulan. (Baca:Yuk, Perbanyak Konsumsi Protein Hewani untuk Tingkatkan Imunitas)

Seperti dilansir Times of India, yang terbaik adalah mengenalkan anak-anak Anda tentang makanan yang berpotensi alergi sedini mungkin. Pasalnya jika menunda pengenalannya, di atas usia 6 bulan, hal ini dapat meningkatkan potensi mengembangkan alergi di kemudian hari.

Meskipun menurut penelitian yang lebih tua, para ahli menyarankan orang tua untuk menunggu sampai usia 2 tahun untuk memperkenalkan telur kepada anak-anak. Tetapi studi terbaru tidak memiliki bukti untuk rekomendasi ini. Bahkan, diyakini memperkenalkan berbagai makanan untuk bayi Anda setelah siap makan makanan padat adalah cara terbaik untuk mencegah alergi makanan.

Saran usang lainnya adalah tentang hanya memberikan kuning telur kepada anak-anak karena kuning telur tidak memiliki alergen. Rekomendasi tersebut tidak lagi dianggap perlu. (Baca: Lelah Jadi Jomblo? Ini 5 Hal yang Perlu Anda Lakukan!)

Bagaimana cara mengetahui kapan bayi Anda siap makan telur? Jika bayi Anda siap untuk makan makanan padat, dia siap untuk telur juga. Ketika bayi Anda bisa duduk di kursi tinggi dan dapat mengangkat kepala, sekarang saatnya untuk makanan padat.

Menurut American Academy of Pediatrics, Anda harus memperkenalkan satu makanan baru pada bayi Anda dan menunggu dua-tiga hari sebelum memperkenalkan makanan baru. Dalam dua-tiga hari ini, Anda bisa menunggu dan menyaksikan alergi. Kebanyakan orang tua mulai dengan sereal, kemudian menghaluskan buah dan sayuran dan protein (telur).

Seperti diketahui, telur penuh dengan protein, zat besi dan kolin, sehingga menjadi tambahan yang sehat untuk makanan bayi Anda. Pastikan untuk memasak telur dengan benar untuk mencegah Salmonella dan penyakit bawaan makanan lainnya. Yang terbaik adalah merebus telur dan kemudian hancurkan. Anda dapat menambahkan telur tumbuk ke ASI atau susu formula bayi.

Saat Anda memperkenalkan telur kepada anak-anak, perhatikan gejala-gejala dan reaksi yang ditimbulkan untuk mengetahui apakah dia alergi. Reaksi terjadi dalam waktu singkat setelah makan atau bahkan menyentuh telur.

Reaksi tersebut, seperti pembengkakan, ruam, gatal-gatal dan eksim, kesulitan dalam bernafas, hidung bersin dan beringus, mata merah dan berair, mmuntah, mual, sakit perut atau diare. Beberapa vaksin juga mengandung telur, yang dapat menyebabkan alergi, seperti suntikan flu. Bicaralah dengan dokter anak Anda jika Anda memiliki riwayat alergi keluarga.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
World Chiz Day 2026,...
World Chiz Day 2026, Prochiz Sasar Lebih dari 1.000 Siswa SD di Tiga Kota
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi...
Tegal Jadi Pusat Kolaborasi Riset dan Inovasi Kesehatan Primer
Ketum Gerakan Dapur...
Ketum Gerakan Dapur Indonesia Kembangkan Kuliner Tanah Air di China
Mulai 30 April Warga...
Mulai 30 April Warga Tangsel Urus Izin hingga Cari Kuliner Hits lewat AI Tangsel ONE
Gelar Dapur Rakyat Ramadan,...
Gelar Dapur Rakyat Ramadan, Baznas Bazis Jakarta Sajikan 10.000 Porsi Makanan
Transformasi Rejuve...
Transformasi Rejuve Dorong Kebiasaan Hidup Sehat
Gastronomi Molekuler...
Gastronomi Molekuler Ungkap Cara Menjaga Laut Lewat Pilihan Seafood
Perjalanan Usaha Kuliner...
Perjalanan Usaha Kuliner Lokal yang Berawal dari Gerobak Kaki Lima
Rekomendasi
Dewan Pers dan Konstituen...
Dewan Pers dan Konstituen Matangkan Usulan Pengaturan Karya Jurnalistik dalam RUU Hak Cipta
Praz Teguh Tegaskan...
Praz Teguh Tegaskan Tak Terima Aliran Dana Hanania Group, Hanya Uang Saku Umroh
Geely EX5 Diperbarui...
Geely EX5 Diperbarui di China, Kini Lebih Bertenaga dengan Motor Belakang 329 HP
Berita Terkini
Demo Mahasiswa, Polisi...
Demo Mahasiswa, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas hingga Kerahkan Ribuan Pasukan
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Bandung Jewellery Fair...
Bandung Jewellery Fair 2026 Dorong Industri Perhiasan Nasional
3 Mantan Kapolda Jabar...
3 Mantan Kapolda Jabar yang Duduk di Kabinet Prabowo, 1 di Antaranya Wakapolri
BEM UI: Ekonomi Hanya...
BEM UI: Ekonomi Hanya Tumbuh di Atas Kertas, di Meja Makan Rakyat Tidak Ada yang Berubah
BEM UI Gelar Aksi di...
BEM UI Gelar Aksi di Bundaran HI, Pengendara Diimbau Cari Rute Alternatif
Infografis
Gejala HMPV pada Anak,...
Gejala HMPV pada Anak, Penyakit yang Mewabah di China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved