Nirina Zubir Korban Mafia Tanah, INI Ungkap Tak Jarang Notaris Kena Tipu
Senin, 22 November 2021 - 01:55 WIB
loading...
Pengurus Pusat Ikatan Notaris Indonesia (INI) akhirnya angkat bicara terkait notaris terseret kasus mafia tanah dengan korban artis Nirina Zubir. Foto: SINDOnews/Ari Sandita Murti
A
A
A
JAKARTA - Kasus mafia tanah yang merugikan keluarga Artis Nirina Zubir menyedot perhatian banyak pihak. Terlebih, kasus tersebut melibatkan notaris.
Terkait hal itu, Sekretaris Umum PP Ikatan Notaris Indonesia (INI) Tri Firdaus Akbarsyah mengatakan bahwa praktik mafia tanah sudah sejak lama terjadi. “Bukan baru kali ini saja, ini karena publik figur yang jadi korban, sehingga mencuat lagi,” kata Tri Firdaus Akbarsyah pada wartawan, Minggu (21/11/2021).
Dia menjelaskan sesuai aturan, notaris harus teliti. “Jangan sampai kita seolah dibohongi para penghadap atau figur palsu," tuturnya.
Baca juga: INI Angkat Bicara Soal Notaris Terseret Mafia Tanah dengan Korban Nirina Zubir
Dia pun mengungkapkan tak jarang notaris ditipu penghadap. Kata dia, berbagai upaya dilakukan penghadap palsu untuk mengelabui notaris seperti mengklaim pemilik sertifikat tanah orang lain.
Menurut dia, tak jarang pula notaris yang tergiur setelah diimingi kata-kata menarik. "Banyak sekarang penjahat berdasi, di mana dia bawa KTP palsu, surat nikah palsu, lalu notaris terperdaya, notarisnya yang tertipu. Sebab, kita tak punya kewajiban untuk benar enggak ini KTP dan surat nikahnya asli segala macam, uang saja ada yang palsu, apalagi KTP segala macam," tuturnya.
Maka itu, kata dia, salah satu upaya INI dalam mengantisipasi hal itu bekerja sama dengan dukcapil melalui KTP reader. Dengan KTP reader, bakal diketahui orang yang mengurus dokumennya itu apakah pemilik aslinya atau bukan.
Terkait hal itu, Sekretaris Umum PP Ikatan Notaris Indonesia (INI) Tri Firdaus Akbarsyah mengatakan bahwa praktik mafia tanah sudah sejak lama terjadi. “Bukan baru kali ini saja, ini karena publik figur yang jadi korban, sehingga mencuat lagi,” kata Tri Firdaus Akbarsyah pada wartawan, Minggu (21/11/2021).
Dia menjelaskan sesuai aturan, notaris harus teliti. “Jangan sampai kita seolah dibohongi para penghadap atau figur palsu," tuturnya.
Baca juga: INI Angkat Bicara Soal Notaris Terseret Mafia Tanah dengan Korban Nirina Zubir
Dia pun mengungkapkan tak jarang notaris ditipu penghadap. Kata dia, berbagai upaya dilakukan penghadap palsu untuk mengelabui notaris seperti mengklaim pemilik sertifikat tanah orang lain.
Menurut dia, tak jarang pula notaris yang tergiur setelah diimingi kata-kata menarik. "Banyak sekarang penjahat berdasi, di mana dia bawa KTP palsu, surat nikah palsu, lalu notaris terperdaya, notarisnya yang tertipu. Sebab, kita tak punya kewajiban untuk benar enggak ini KTP dan surat nikahnya asli segala macam, uang saja ada yang palsu, apalagi KTP segala macam," tuturnya.
Maka itu, kata dia, salah satu upaya INI dalam mengantisipasi hal itu bekerja sama dengan dukcapil melalui KTP reader. Dengan KTP reader, bakal diketahui orang yang mengurus dokumennya itu apakah pemilik aslinya atau bukan.
Lihat Juga :