Gerhana Bulan Bisa Disaksikan di Surabaya, NU Jatim Serukan Sholat Sunnah
Jum'at, 19 November 2021 - 17:52 WIB
loading...
Umat Islam dianjurkan oleh Pimpinan Wilayah Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU) Jawa Timur menganjurkan untuk melaksanakan salat sunnah gerhana bulan, Jumat (19/11/2021). Foto/Dok.SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Pimpinan Wilayah Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PW LFNU) Jawa Timur menganjurkan kepada umat Islam, khususnya Nahdliyyin untuk melaksanakan sholat sunnah gerhana bulan, Jumat (19/11/2021).
Ketua Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH Shofiyulloh menyampaikan, berdasarkan kalender hisab PW LFNU Jawa Timur, diperkirakan akan terjadi Gerhana Bulan Parsial pada hari ini, Jumat Wage.
Baca juga: Gerhana Bulan Terlama Bisa Dinikmati Warga Bandung Mulai Pukul 19.00 WIB
Gerhana Bulan Parsial meliputi Amerika Selatan, Afrika Barat, Eropa Utara, Asia dan Rusia.
"Gerhana Bulan Parsial pada kali ini bisa disaksikan dari Indonesia pada akhir gerhana, bahkan Kota Surabaya hanya bisa menyaksikan gerhana sekitar 15 menit di akhir gerhana, karena saat fase awal dan tengah gerhana, bulan belum terbit," katanya.
Dia memaparkan, awal gerhana penumbra pukul 13:02:00 WIB, awal gerhana pukul 14:18:36 WIB, tengah gerhana jam 16:02:51 WIB, akhir gerhana jam 17:47:05 WIB.
" Durasi penumbra 6 jam 1 menit 41 detik, durasi umbra 3 jam 28 menit 29 detik," sebutnya.
Baca juga: Gerhana Bulan Terlama Sore ini, Pertanda Kiamat Sudah Dekat?
"Pimpinan Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PC LFNU) se Jawa Timur diharapkan bertindak aktif melakukan edukasi serta melakukan observasi gerhana Bulan untuk kepentingan pengembagan Ilmu Falak dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19," imbaunya.
Ketua Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Jawa Timur, KH Shofiyulloh menyampaikan, berdasarkan kalender hisab PW LFNU Jawa Timur, diperkirakan akan terjadi Gerhana Bulan Parsial pada hari ini, Jumat Wage.
Baca juga: Gerhana Bulan Terlama Bisa Dinikmati Warga Bandung Mulai Pukul 19.00 WIB
Gerhana Bulan Parsial meliputi Amerika Selatan, Afrika Barat, Eropa Utara, Asia dan Rusia.
"Gerhana Bulan Parsial pada kali ini bisa disaksikan dari Indonesia pada akhir gerhana, bahkan Kota Surabaya hanya bisa menyaksikan gerhana sekitar 15 menit di akhir gerhana, karena saat fase awal dan tengah gerhana, bulan belum terbit," katanya.
Dia memaparkan, awal gerhana penumbra pukul 13:02:00 WIB, awal gerhana pukul 14:18:36 WIB, tengah gerhana jam 16:02:51 WIB, akhir gerhana jam 17:47:05 WIB.
" Durasi penumbra 6 jam 1 menit 41 detik, durasi umbra 3 jam 28 menit 29 detik," sebutnya.
Baca juga: Gerhana Bulan Terlama Sore ini, Pertanda Kiamat Sudah Dekat?
"Pimpinan Cabang Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (PC LFNU) se Jawa Timur diharapkan bertindak aktif melakukan edukasi serta melakukan observasi gerhana Bulan untuk kepentingan pengembagan Ilmu Falak dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19," imbaunya.
(shf)
Lihat Juga :