Diterjang Hujan dan Angin Kencang, Ratusan Kios di Pasar Desa Gununghalu Ambruk

Jum'at, 19 November 2021 - 11:16 WIB
loading...
Diterjang Hujan dan...
Pasar desa di Kampung Pasirjaya RT 02/17, Desa Gununghalu, Kecamatan Gununghalu, KBB, yang ambruk akibat hujan disertai angin kencang sehingga membuat 100 kiosnya rata dengan tanah. Foto/Dok.Desa Gununghalu
A A A
BANDUNG BARAT - Bangunan pasar desa yang berada di Kampung Pasirjaya RT 02/17, Desa Gununghalu, Kecamatan Gununghalu, Kabupaten Bandunh Barat (KBB) ambruk. Akibatnya 100 kios berukuran 2,5 x 2 meter yang kebanyakan ditempati oleh pedagang pakaian, kain, dan aksesoris kebutuhan rumah tangga lainnya, rata dengan tanah.

Kepala Desa Gununghalu, Isep Heriatna menyebutkan, ambruknya bangunan pasar desa tersebut terjadi pada Kamis (18/11/2021) sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu sedang terjadi hujan deras dengan disertai angin kencang, sehingga memicu ambruknya pasar yang hanya digunakan berjualan setiap hari Sabtu saja, setiap pekannya. Baca juga: Keren, Emak-emak Pedagang Pasar di Minahasa Sudah Gape Pakai QRIS

"Kami sudah periksa bersama unsur Babinsa dan Bhabinkamtibmas, penyebab ambruknya bangunan pasar rakyat itu adalah karena cuaca ekstrem , dan bukan karena adanya sabotase," kata Isep, Jumat (19/11/2021).

Isep mengatakan, tidak ada korban jiwa atau yang terluka akibat peristiwa tersebut karena pada saat kejadian kondisi pasar sedang sepi. Namun dia memastikan jika aktivitas berjualan para pedagang pada Sabtu (20/11/2021) besok lumpuh, dikarenakan proses perbaikan memerlukan waktu lama.

Dijelaskannya, bangunan pasar yang ambruk itu adalah bangunan baru yang dibangun oleh pihak pengembang selaku pemilik kontrak kerja sama selama 20 tahun. Awalnya lokasinya berada di bagian barat bangunan pasar lama, tapi karena lahannya dibangun lapang lalu dipindahkan ke sebelah timur dari pasar lama pada tahun 2018.

Secara keseluruhan di pasar ini terdapat total 250 pedagang, mereka berasal bukan hanya dari Gununghalu tapi ada juga yang dari kecamatan lain, seperti dari Cipongkor, Sindangkerta, Cililin, hingga Cimahi. Khusus bangunan lama digunakan untuk jualan komoditas sayuran dan produk basahan. Setiap Sabtu pasar ini biasanya ramai oleh pembeli dari mulai subuh hingga siang.

"Kalau bangunan pasar yang lama tetap kokoh gak apa-apa, yang ambruk adalah bangunan baru, dibangun 2018 dan tahun 2020 sempat diperbaiki atapnya," sebut Isep. Baca juga: Alarm Tanda Bahaya Dinyalakan, Jalur Cadas Pangeran Rawan Hujan Petir dan Angin Kencang

Disinggung soal rencana perbaikan, Isep mengaku masih bingung mencari pendanaan. Sebab pihak pengembang tidak mau bertanggungjawab dan menyerahkan hal tersebut ke pihak desa. Di satu sisi, anggaran desa sudah dialokasikan untuk program seperti penanganan COVID-19, terlebih saat ini sudah diakhir tahun. Namun pihaknya akan mengupayakan agar aktivitas pasar secepatnya kembali normal.

"Kita sudah lapor ke Plt Bupati dan Disperindag, karena bingung mencari anggaran pembangunannya. Paling tidak dibutuhkan dana sekitar Rp130-150 juta dan perbaikannya kemungkinan lebih dari dua bulan," ucapnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LAZ Abulyatama Indonesia...
LAZ Abulyatama Indonesia Resmikan Cabang LPP Jawa Barat
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Dudung Sidak Pasar Induk...
Dudung Sidak Pasar Induk Kramat Jati, Ini Hasilnya
Pakar ITB Sebut Cuaca...
Pakar ITB Sebut Cuaca Berperan Besar dalam Blackout Sumatera
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem...
BNPB Sebut Cuaca Ekstrem Picu Banjir di Sejumlah Wilayah di Indonesia
Cuaca Ekstrem Picu Banjir...
Cuaca Ekstrem Picu Banjir dan Angin Kencang di Sejumlah Wilayah dalam 2 Hari
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
PCMB SPMB Jabar 2026...
PCMB SPMB Jabar 2026 Diperpanjang, Berikut Jadwal Terbarunya
UM-PTKIN 2026 Digelar...
UM-PTKIN 2026 Digelar Hari Ini, Jabar Jadi Provinsi dengan Pendaftar Terbanyak
Rekomendasi
Honda BeAT 2026 Resmi...
Honda BeAT 2026 Resmi Berubah: Harga Mulai Rp19 Juta, Ini Daftar Lengkap Pembaruannya
Pekan Raya Jakarta 2026...
Pekan Raya Jakarta 2026 Belum Humanis bagi Pengunjungnya
Jangan Lewatkan! Spesial...
Jangan Lewatkan! Spesial Akhir Pekan di Alfamidi, Banyak Bonus Menanti
Berita Terkini
RT 11 Gandaria Utara...
RT 11 Gandaria Utara Luncurkan Jingle KomLing Mania, Lagu Edukasi yang Bikin Warga Semangat Pilah Sampah!
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Jalan Jenderal Sudirman...
Jalan Jenderal Sudirman Ditutup Jelang Puncak HUT ke-499 Jakarta di Bundaran HI, Ini Titik Kantong Parkirnya
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Blusukan, Jokowi Terima...
Blusukan, Jokowi Terima Gelar Adat Tertinggi dari 5 Kerajaan Adat Lampung
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved