Belasan Pohon Tumbang, Perhutani Terapkan Buka Tutup di Objek Wisata Alam

Kamis, 18 November 2021 - 15:15 WIB
loading...
Belasan Pohon Tumbang,...
Objek wisata alam di kawasan hutan di Lembang diminta menerapkan sistem buka tutup kunjungan wisatawan ketika terjadi kondisi cuaca ekstrem. Foto/Dok.MPI
A A A
BANDUNG BARAT - Para pengelola objek wisata alam terbuka yang berada di kawasan Perhutani di kawasan Lembang, Kabupaten Bandung Barat (KBB), menerapkan sistem buka tutup. Hal tersebut dilakukan mengingat cuaca ekstrem terjadi dalam dua pekan terakhir yang menyebabkan 17 pohon tumbang.

Asisten Perhutani KPH Bandung Utara Susanto mengatakan, skema buka tutup objek wisata bagi kunjungan wisatawan dilakukan secara situasional. Ketika kondisi turun hujan deras maka otomatis tiket kunjungan ditutup dan dibuka lagi ketika cuaca sudah normal. Baca juga: Bangkitkan Pariwisata Sumsel, Akparnus Diharapkan Lahirkan SDM Unggul

"Sistem buka tutup itu sifatnya situasional dilakukan oleh pengelola setiap objek wisata. Jadi tidak ditutup secata total selama cuaca ekstrem, tapi fleksibel," terangnya, Kamis (18/11/2021).

Perhutani KPH Bandung Utara memiliki 11 objek wisata bertema alam yang berada di bawah naungan Perhutani ataupun dikelola secara swakelola oleh mitra Perhutani. Kesebelas lokasi tersebut tersebar mulai dari kawasan Parongpong, Cisarua, hingga Lembang.

Susanto menjelaskan, ada prosedur yang diterapkan oleh pengelola wisata ketika menerapkan aturan buka tutup kunjungan. Misalnya ketika hujan turun dengan angin kencang dan berpotensi ada bencana hidrometeorologi pasti akan ditutup.

"Mitra pengelola di kalangan pelaku wisata, sudah mengetahui kondisi di wilayahnya masing-masing. Jadi ketika cuaca kurang mendukung, sudah tahu apa yang dilakukan," tuturnya. Baca juga: Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pangandaran Lengkapi Keamanan Pantai Karapyak

Disingung soal kejadian pohon tumbang, dalam beberapa pekan terakhir, pihaknya mencatat setidaknya ada 17 kejadian pohon tumbang di area wisata Perhutani akibat cuaca ekstrem. Kebanyakan pohon yang tumbang karena pohonnya sudah keropos dan tua karena ditanaman pada periode tahun 1962.

"Pohonnya memang sudah tua, beruntung tidak ada korban akibat kejadian pohon tumbang tersebut. Sebagai upaya penggantian pohon baru, kita juga ada program revitalisasi hutan lindung di sela-sela pohon tua," sebutnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pesona Desa Wisata di...
Pesona Desa Wisata di Belitung, Menyaksikan Tarsius hingga Makan Bedulang
Diminta Gubernur Berbenah,...
Diminta Gubernur Berbenah, Ancol Siap Jadi Destinasi Berbasis Experience
Pembangunan Objek Wisata...
Pembangunan Objek Wisata Toba Caldera Resort Tunjukkan Kemajuan
Pengunjung Libur Paskah...
Pengunjung Libur Paskah Tinggi, Ragunan Tambah Jadwal Buka hingga Malam Hari
Pramono: Kunjungan Wisatawan...
Pramono: Kunjungan Wisatawan ke Tempat Wisata Naik Signifikan pada Libur Lebaran
Lebaran Kedua, 30 Ribu...
Lebaran Kedua, 30 Ribu Kendaraan Serbu Kawasan Wisata Pandeglang
Libur Lebaran 2026,...
Libur Lebaran 2026, Krakatau Park Jadi Magnet Wisatawan di Lampung Selatan
Libur Lebaran 2026,...
Libur Lebaran 2026, Pesona Gunung Galunggung Jadi Destinasi Favorit Wisata Keluarga
Lonovila Menoreh, Healing...
Lonovila Menoreh, Healing di Kesunyian dan Kedamaian Perbukitan Menoreh
Rekomendasi
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
UNJ Berkolaborasi dengan...
UNJ Berkolaborasi dengan DMI Perkuat Gerakan Air Bersih untuk Jakarta
Berita Terkini
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved