Tangani ODGJ, Bulukumba Bentuk Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa Masyarakat
Rabu, 17 November 2021 - 18:04 WIB
loading...
Banyaknya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat Pemerintah Kabupaten Bulukumba, tergerak untuk melakukan penangangan secara serius kepada warga yang berstatus ODGJ. Foto: Dok/Pemkab Bulukumba
A
A
A
BULUKUMBA - Banyaknya orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) membuat Pemerintah Kabupaten Bulukumba, tergerak untuk melakukan penangangan secara serius kepada warga yang berstatus ODGJ.
Data menunjukkan jumlah pasien ODGJ Berat dalam 3 tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Pada tahun 2019 sebanyak 331 kasus, meningkat hampir 100 persen pada tahun 2020 menjadi 626 kasus dan pada triwulan ketiga tahun 2021 kembali meningkat menjadi 808 kasus.
Arham, dari Dinas Kesehatan menyebutkan data tersebut didapatkan berdasarkan keaktifan fasilitas pelayanan kesehatan melakukan deteksi dini bekerja sama dengan lintas sektor dalam hal penanganan secara dini pasien dengan gangguan jiwa.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Bulukumba Kembali Gelar Pelatihan K3 Destinasi Wisata
“Adapun untuk kasus pemasungan ODGJ terjadi penurunan dari 34 kasus tahun 2020 menjadi 26 kasus tahun ini,” ungkap Arham.
Data menunjukkan jumlah pasien ODGJ Berat dalam 3 tahun terakhir ini mengalami peningkatan. Pada tahun 2019 sebanyak 331 kasus, meningkat hampir 100 persen pada tahun 2020 menjadi 626 kasus dan pada triwulan ketiga tahun 2021 kembali meningkat menjadi 808 kasus.
Arham, dari Dinas Kesehatan menyebutkan data tersebut didapatkan berdasarkan keaktifan fasilitas pelayanan kesehatan melakukan deteksi dini bekerja sama dengan lintas sektor dalam hal penanganan secara dini pasien dengan gangguan jiwa.
Baca Juga: Dinas Pariwisata Bulukumba Kembali Gelar Pelatihan K3 Destinasi Wisata
“Adapun untuk kasus pemasungan ODGJ terjadi penurunan dari 34 kasus tahun 2020 menjadi 26 kasus tahun ini,” ungkap Arham.
Lihat Juga :