THP Kenjeran Dibuka, Pemkot Surabaya Ketatkan Protokol Kesehatan
Rabu, 17 November 2021 - 12:43 WIB
loading...
Para pengunjung di Kenjeran terus dipantau di tengah kelonggaran untuk bisa masuk ke tempat wisata. SINDOnews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Tempat Hiburan Pantai (THP) Kenjeran sudah dibuka untuk umum dengan terbatas. Pemkot Surabaya memastikan protokol kesehatan (prokes) dan persiapan dibukanya kembali pertunjukan air mancur di sisi kanan jembatan Suroboyo.
Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membuka kembali pertunjukan air mancur itu dengan pembatasan pengunjung maksimal 50 persen, pada Sabtu, (20/11/2021). Baca juga: Ilaj Desak Polisi Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Prokes Pejabat Simalungun
"Air mancur rencananya dibuka besok Sabtu, biar malam Minggu semakin asyik. Ini sedang kita persiapkan pelan-pelan," kata Armuji, Rabu (17/11/2021).
Ia melanjutkan, pembatasan pengunjung 50 persen itu disesuaikan dengan kapasitas kunjungan di THP Kenjeran. Tujuannya, agar pengunjung merasa nyaman dan terhindar dari penularan COVID-19.
Meskipun Kota Pahlawan sudah masuk PPKM level 1, ia menegaskan supaya masyarakat tidak lengah dan wajib menerapkan prokes ketat. "Nggak boleh banyak-banyak dulu (kunjungannya), supaya tidak terlalu ramai dan nggak penuh kapasitasnya," tegasnya.
Rencananya, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya akan membuka kembali pertunjukan air mancur itu dengan pembatasan pengunjung maksimal 50 persen, pada Sabtu, (20/11/2021). Baca juga: Ilaj Desak Polisi Proses Hukum Dugaan Pelanggaran Prokes Pejabat Simalungun
"Air mancur rencananya dibuka besok Sabtu, biar malam Minggu semakin asyik. Ini sedang kita persiapkan pelan-pelan," kata Armuji, Rabu (17/11/2021).
Ia melanjutkan, pembatasan pengunjung 50 persen itu disesuaikan dengan kapasitas kunjungan di THP Kenjeran. Tujuannya, agar pengunjung merasa nyaman dan terhindar dari penularan COVID-19.
Meskipun Kota Pahlawan sudah masuk PPKM level 1, ia menegaskan supaya masyarakat tidak lengah dan wajib menerapkan prokes ketat. "Nggak boleh banyak-banyak dulu (kunjungannya), supaya tidak terlalu ramai dan nggak penuh kapasitasnya," tegasnya.
Lihat Juga :