Kembali ke Golkar, Andi Rio Jabat Posisi Sekretaris Golkar Lutim
Selasa, 16 November 2021 - 17:55 WIB
loading...
Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe bersama Andi Muhammad Rio Patiwiri Hatta. Foto: Dok/Golkar
A
A
A
MAKASSAR - Andi Muhammad Rio Patiwiri Hatta kembali ke Golkar . Ia pulang ke Beringin setelah sebelumnya bergabung ke Demokrat menjelang Pilkada Luwu Timur (Lutim) 2020 lalu.
Andi Rio mengatakan, kembalinya ke Golkar karena mendapat ajakan. Terlebih keluarga besarnya memang mayoritas bergabung dengan partai tersebut.
Baca Juga: Airlangga Akui Golkar-Nasdem Bangun Komunikasi untuk 2024
"Iya, saya kembali ke Golkar. Terus terang saya dipanggil kembali ke Golkar. Ada ajakan, termasuk melanjutkan perjuangan orang tua," kata Andi Rio saat dihubungi pada Selasa (16/11/2021).
Andi Rio sejatinya merupakan anak dari Andi Hatta Marakarma, mantan Ketua Golkar Lutim dan Bupati Lutim dua periode. Saat ini ia menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel.
Menariknya, mantan Calon Wakil Bupati Lutim ini langsung mendapat tempat khusus di Golkar Lutim. Ia diberikan amanah sebagai Sekretaris DPD II.
"Insyaallah iya (jadi sekretaris). Saya tentu siap jika diberikan amanah. Tapi sampai saat ini belum disetujui dan kita menunggu persetujuan dari DPD I. Jadi belum definitif," terangnya.
Andi Rio mengatakan, kembalinya ke Golkar karena mendapat ajakan. Terlebih keluarga besarnya memang mayoritas bergabung dengan partai tersebut.
Baca Juga: Airlangga Akui Golkar-Nasdem Bangun Komunikasi untuk 2024
"Iya, saya kembali ke Golkar. Terus terang saya dipanggil kembali ke Golkar. Ada ajakan, termasuk melanjutkan perjuangan orang tua," kata Andi Rio saat dihubungi pada Selasa (16/11/2021).
Andi Rio sejatinya merupakan anak dari Andi Hatta Marakarma, mantan Ketua Golkar Lutim dan Bupati Lutim dua periode. Saat ini ia menjabat Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel.
Menariknya, mantan Calon Wakil Bupati Lutim ini langsung mendapat tempat khusus di Golkar Lutim. Ia diberikan amanah sebagai Sekretaris DPD II.
"Insyaallah iya (jadi sekretaris). Saya tentu siap jika diberikan amanah. Tapi sampai saat ini belum disetujui dan kita menunggu persetujuan dari DPD I. Jadi belum definitif," terangnya.
Lihat Juga :