Warga Temukan Bayi Baru Lahir Dibungkus Dalam Kardus
Selasa, 16 November 2021 - 17:39 WIB
loading...
Petugas kesehatan saat memberikan perawatan terhadap bayi laki-laki yang ditemukan dalam kardus di letakkan di samping salon di Antang. Foto: Sindonews/Faisal Mustafa
A
A
A
MAKASSAR - Warga Kelurahan Manggala, Kecamatan Manggala, Kota Makassar digegerkan dengan penemuan bayi dalam kondisi masih hidup, Selasa (16/11/2021) siang. Bayi laki-laki itu pertama kali ditemukan oleh pemilik salon, wanita bernama Sri Rahayu (46).
Saksi tersebut mengaku, menemukan bayi itu di dalam kardus mie instan, sekitar pukul 10.00 Wita. "Diselimuti sarung, pas di samping salonku yang di warung es teler, di atas meja, jadi saya bawa masuk ke salon," ungkap Rahayu di lokasi.
Baca Juga: Bayi Dibuang di Selokan dengan Bekas Cekikan, Pelakunya Ternyata Calon Bidan
Namun, polisi baru mendapat informasi peristiwa tersebut sekitar 16.00 Wita. Rahayu mengaku, telah memberi tahu ketua RT di lingkungannya, kemudian disarankan untuk memberitahu polisi. "Tapi tidak ada motor ku dapat, jadi saya rawat dulu," kata ibu 7 orang anak ini.
Saksi lain, Hartini (57) menyebut, awalnya suara di lapak es teler adalah dikira kucing. "Ternyata manusia, masih hidup. Tidak ada tali pusar, bersih," ucapnya. Lapak es teler itu kosong, telah lama tidak lagi digunakan.
Petugas dari Polsek Manggala dipimpin Kapolsek Kompol Supriady Idrus datang ke lokasi kejadian. Lalu mengevakuasi bayi malang tersebut ke Puskesmas Antang guna pemeriksaan kesehatan menggunakan mobil patroli, beberapa petugas ikut di belakang.
Supriady mengemukakan, hasil observasi petugas medis, bayi laki-laki memiliki berat 3 kg, dengan tinggi 51 centimeter. "Kondisinya sehat. Diperkirakan usianya kurang lebih dua minggu. Selanjutnya kita akan bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ucapnya.
Saksi tersebut mengaku, menemukan bayi itu di dalam kardus mie instan, sekitar pukul 10.00 Wita. "Diselimuti sarung, pas di samping salonku yang di warung es teler, di atas meja, jadi saya bawa masuk ke salon," ungkap Rahayu di lokasi.
Baca Juga: Bayi Dibuang di Selokan dengan Bekas Cekikan, Pelakunya Ternyata Calon Bidan
Namun, polisi baru mendapat informasi peristiwa tersebut sekitar 16.00 Wita. Rahayu mengaku, telah memberi tahu ketua RT di lingkungannya, kemudian disarankan untuk memberitahu polisi. "Tapi tidak ada motor ku dapat, jadi saya rawat dulu," kata ibu 7 orang anak ini.
Saksi lain, Hartini (57) menyebut, awalnya suara di lapak es teler adalah dikira kucing. "Ternyata manusia, masih hidup. Tidak ada tali pusar, bersih," ucapnya. Lapak es teler itu kosong, telah lama tidak lagi digunakan.
Petugas dari Polsek Manggala dipimpin Kapolsek Kompol Supriady Idrus datang ke lokasi kejadian. Lalu mengevakuasi bayi malang tersebut ke Puskesmas Antang guna pemeriksaan kesehatan menggunakan mobil patroli, beberapa petugas ikut di belakang.
Supriady mengemukakan, hasil observasi petugas medis, bayi laki-laki memiliki berat 3 kg, dengan tinggi 51 centimeter. "Kondisinya sehat. Diperkirakan usianya kurang lebih dua minggu. Selanjutnya kita akan bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara," ucapnya.
Lihat Juga :