PSBB Transisi, Warga Jaktim Diminta Utamakan Phsyical Distancing

Jum'at, 05 Juni 2020 - 19:23 WIB
loading...
PSBB Transisi, Warga...
Wali Kota Jakarta Timur M Anwar. Foto/Dok/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wali Kota Jakarta Timur M Anwar meminta warganya untuk tetap mentaati semua protokol kesehatan dalam menjalankan segaka aktivitas termasuk kegiatan ibadah. Melalui penerapan protokol kesehatan diharapkan dapat terhindar dari penularan Covid-19 pada masa transisi Pembatasan Sosial Bersakala Besar (PSBB) yang mulai diberlakukan hari ini di Ibu Kota.

Dalam pelaksanaan perdana Salat Jumat di tengah masa transisi atau kelonggaran PSBB akibat badai Covid-19, Anwar mengingatkan, agar tetap melaksanakan kegiatan sosial dengan memperhatikan protokol kesehatan yang telah diatur pemerintah. (Baca juga: Melanggar Physical Distancing, Operator Bandar Udara dan Maskapai Kena Sanksi )

"Tentunya hari ini karena Jumat pertama, saya memberikan contoh kepada warga Jakarta Timur di kantor Wali Kota di masjid Baitul Muhi. Mereka bisa melihat phsyical distancing betul betul dilakukan semua salat pada pakai makser, semua jaga jarak kurang lebih 1 meter jaraknya," kata Anwar di lokasi, Jumat (5/6/2020).

Anwar menambahkan, ketertiban jamaah dalam pelaksanaan salat Jumat kali ini di area kantor Wali Kota semoga dapat dijadikan contoh bagi masyarakat yang diizinkan melaksanakan salat berjamaah sesuai dengan kondisi di wilayahnya.

"Dari sini masyarakat dapat belajar meniru untuk tetap mengikuti protokol kesehatan. Jadi dengan mentaati protokol kesehatan adalah bukti sayangnya Gubernur dan saya wali kota kepada warga supaya warga tetap sehat," ungkapnya.

"Karena masih ada RW di Jakarta Timur yang masih masuk ke dalam kategori zona merah. Ini tentu harus kita perhatikan agar semua wilayah dapat menjadi hijau semua," jelasnya. (Baca juga: Masih Zona Merah, Angkutan Umum di Makassar Harus Terapkan Protokol Kesehatan )

Terkahir Anwar mengimbau kepada tokoh masyarakat setempat yang wikayhnya masih dikategorikan belum aman dari penularan Covid-19 untuk bersabar dengan tidak menggelar salat Jumat. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah agar terhindar dari penularan yang lebih besar lagi.
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Bos CDC Klaim Peran...
Eks Bos CDC Klaim Peran Penting AS dalam Memulai Pandemi Covid
Warga PIK dan UPK PPUKMP...
Warga PIK dan UPK PPUKMP Sepakati 5 Poin Kerja Sama Terkait Sewa Lahan
Pemkot Jakarta Timur...
Pemkot Jakarta Timur Dirikan 76 Posko Pemilu 2024
Rekomendasi
Samsung Bentuk Divisi...
Samsung Bentuk Divisi Robotika Khusus Mempercepat Strategi AI
Bos FBI Temui Prabowo,...
Bos FBI Temui Prabowo, Artefak Papua yang Diselundupkan ke AS Kembali ke Indonesia
Keluarga Diserang Haters,...
Keluarga Diserang Haters, Ningning Aespa Siap Tempuh Jalur Hukum
Berita Terkini
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta...
Perjalanan KRL Bogor-Jakarta Terganggu Imbas Vandalisme Alat Sinyal di Bojong Gede-Citayam
Berkali-kali Gagal Tes,...
Berkali-kali Gagal Tes, Anak Petani Sumbawa Bangga Dilantik Prabowo Jadi Perwira TNI
PSN Papua Perkuat Pemerataan...
PSN Papua Perkuat Pemerataan Pembangunan Indonesia
Bangun Harapan dari...
Bangun Harapan dari Wilayah 3T, PNM Peduli Tingkatkan Fasilitas SD Inpres Wae Moto
Di Kongres Nasional...
Di Kongres Nasional PMKRI, Sudirman Said Ajak Mahasiswa Bangun Kepemimpinan Intrinsik
PASTI INDONESIA Kawal...
PASTI INDONESIA Kawal Praperadilan dan Penangguhan Penahanan Babe Aldo
Infografis
3 Kejanggalan Penanganan...
3 Kejanggalan Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, KPK Diminta Bertindak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved