Tiba di Bandara YIA, 98 Barang Bagasi Rombongan Paskibraka Aceh Tertinggal di Bandara Soeta
Senin, 15 November 2021 - 05:51 WIB
loading...
Sejumlah anggota rombongan paskibraka Aceh mempertanyakan kepada petugas di Bandara YIA terkait barang bagasi mereka yang tertinggal di Bandara Soeta. Foto Ist
A
A
A
ACEH - Rombongan Paskibraka Provinsi Aceh menyesalkan tertinggalnya barang bagasi milik mereka oleh Lion Air di Bandara Soekarno Hatta (Soeta). Sebelumnya sebanyak 98 orang yang tergabung dalam rombongan Tour Paskibraka Provinsi Aceh telah mendarat di Bandara YIA Yogyakarta.
Baca : Respons Lion Air Soal Batik Air Digugat Penumpang Rp1,5 Miliar
Namun sangat disayangkan barang-barang bagasi para penumpang khususnya seluruh barang rombongan tour Paskibraka Aceh tertinggal di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.
Ketua Tim Pelatih Paskibraka Provinsi Aceh, Fahrul Razi mengatakan, rombongan yang berjumlah 98 orang yang terdiri dari pelatih, paskibraka dan pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.
Menurut dia, rombongan berangkat dari Banda Aceh pada Minggu (14/11/2021) pukul 11.30 WIB. Rombongan berangkat dari SIM Banda Aceh menggunakan maskapai batik air dengan flight No.ID 6897 dan transit di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 16.30 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan dengan menumpang Lion Air JT 564.
Seharusnya, bagasi diterima oleh rombongan berbarengan dengan tibanya penumpang di YIA Yogyakarta pada pukul 18.00 WIB. Namun Fahrul Razi menduga bagasi mereka sengaja ditinggalkan demi muatan kargo lainnya.
Baca juga: Pengusaha Jambi Terkejut Cek Rp35,9 Miliar yang Tertinggal di Bandara Soetta Kembali Utuh
“Tidak masuk akal barang sebegitu banyaknya tertinggal jika tidak ada unsur kesengajaan,” tutur Fahrul.
Baca : Respons Lion Air Soal Batik Air Digugat Penumpang Rp1,5 Miliar
Namun sangat disayangkan barang-barang bagasi para penumpang khususnya seluruh barang rombongan tour Paskibraka Aceh tertinggal di Bandara Soekarno Hatta Jakarta.
Ketua Tim Pelatih Paskibraka Provinsi Aceh, Fahrul Razi mengatakan, rombongan yang berjumlah 98 orang yang terdiri dari pelatih, paskibraka dan pihak Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh.
Menurut dia, rombongan berangkat dari Banda Aceh pada Minggu (14/11/2021) pukul 11.30 WIB. Rombongan berangkat dari SIM Banda Aceh menggunakan maskapai batik air dengan flight No.ID 6897 dan transit di Bandara Soekarno Hatta pada pukul 16.30 WIB, rombongan melanjutkan perjalanan dengan menumpang Lion Air JT 564.
Seharusnya, bagasi diterima oleh rombongan berbarengan dengan tibanya penumpang di YIA Yogyakarta pada pukul 18.00 WIB. Namun Fahrul Razi menduga bagasi mereka sengaja ditinggalkan demi muatan kargo lainnya.
Baca juga: Pengusaha Jambi Terkejut Cek Rp35,9 Miliar yang Tertinggal di Bandara Soetta Kembali Utuh
“Tidak masuk akal barang sebegitu banyaknya tertinggal jika tidak ada unsur kesengajaan,” tutur Fahrul.
Lihat Juga :