Jadi Pahlawan Lingkungan, Anak Yatim dan Duafa Diajarkan Mengolah Sampah Masker
Kamis, 11 November 2021 - 17:10 WIB
loading...
A
A
A
Irma menjelaskan, timnya menggelar acara di Rumah Ceria sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap sosial dan lingkungan. Apalagi masih bertepatan dengan Hari Pahlawan di bulan November ini. Perusahannya ingin generasi muda, terutama anak-anak yang kurang beruntung secara ekonomi, tetap optimistis berjuang untuk masa depan yang lebih baik.
Baca juga: Bumi Makin Sekarat, Sampah Masker di Dunia Capai 3 Juta per Menit
"Rumah Ceria selaras dengan kami karena mereka juga diajarkan bagaimana cara belajar berbisnis. Visi, misi dan tujuan kami mengadakan acara di sana untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat sesuai dengan motto kami commit to care," jelas Irma.
Di Rumah Ceria, sambung Irma, diluncurkan juga Comet Theo, produk masker sekali pakai dan hand sanitizer yang telah diuji lab dan terakreditasi. Rilis produk di tempat yang tak biasa ini mengusung tema "Pahlawan Masa Kini, Peduli Sesama Penyelamat Bumi" yang juga mengedukasi masyarakat agar cerdas mengolah sampah, terutama masker yang sejak pandemi menjadi atribut wajib sehari-hari.
Di Rumah Ceria, anak-anak dan para undangan diajak membuat berbagai kreasi dari sampah masker hingga sampah plastik. Sampah masker diolah menjadi gelas, pot bunga hingga tatakan gelas yang dibuat dengan campuran semen dan plastik. Sementara sampah plastik, dibuat berbagai macam karya seni seperti tas, topi, dompet yang bernilai ekonomis.
Baca juga: Bumi Makin Sekarat, Sampah Masker di Dunia Capai 3 Juta per Menit
"Rumah Ceria selaras dengan kami karena mereka juga diajarkan bagaimana cara belajar berbisnis. Visi, misi dan tujuan kami mengadakan acara di sana untuk terus berkontribusi positif bagi masyarakat sesuai dengan motto kami commit to care," jelas Irma.
Di Rumah Ceria, sambung Irma, diluncurkan juga Comet Theo, produk masker sekali pakai dan hand sanitizer yang telah diuji lab dan terakreditasi. Rilis produk di tempat yang tak biasa ini mengusung tema "Pahlawan Masa Kini, Peduli Sesama Penyelamat Bumi" yang juga mengedukasi masyarakat agar cerdas mengolah sampah, terutama masker yang sejak pandemi menjadi atribut wajib sehari-hari.
Di Rumah Ceria, anak-anak dan para undangan diajak membuat berbagai kreasi dari sampah masker hingga sampah plastik. Sampah masker diolah menjadi gelas, pot bunga hingga tatakan gelas yang dibuat dengan campuran semen dan plastik. Sementara sampah plastik, dibuat berbagai macam karya seni seperti tas, topi, dompet yang bernilai ekonomis.
Lihat Juga :