Diguyur Hujan Deras, 3 Kecamatan di Bandung Barat Diterjang Longsor
Kamis, 11 November 2021 - 16:17 WIB
loading...
Longsor di Desa Girimukti, Kecamatan Saguling, KBB, yang sempat menutup akses jalan dari Desa Cipangeran menuju Desa Girimukti, sebelum akhirnya berhasil dibersihkan oleh petugas. Foto/Dok.BPBD
A
A
A
BANDUNG BARAT - Bencana longsor yang dipicu hujan deras , kembali terjadi di sejumlah daerah di Kabupaten Bandung Barat (KBB). Dalam satu malam, longsor terjang tiga kecamatan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun beberapa rumah posisinya terancam sehingga harus mengungsi ke tempat aman.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), KBB, Duddy Prabowo menyebutkan, longsor terjadi di Desa Girimukti, Kecamatan Saguling pada pukul 03.00 WIB. Akibatnya material tanah longsor menutup akses jalan dari Desa Cipangeran menuju Desa Girimukti.
"Longsor menutup akses jalan dan juga menimbun sumber air bersih warga berupa sumur galian dan pompa air," sebutnya, Kamis (11/11/2021). Baca juga: Kota Sukabumi Dikepung Banjir, Terminal Berubah Jadi 'Danau'
Warga bersama anggotanya kemudian bergotong royong membersihkan material longsor dari mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Sehingga saat ini akses jalan sudah bisa terbuka dan bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.
Pihaknya lalu menerima informasi kembali bahwa telah terjadi longsor di Kampung Cigempung, RT 04/06, Desa Girimukti, Kecamatan Cipongkor. Dampak yang ditimbulkan, sebuah rumah milik Fahrudin (42) yang dihuni empat jiwa bagian pondasinya ambrol dan dindingnya retak karena tergerus air.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), KBB, Duddy Prabowo menyebutkan, longsor terjadi di Desa Girimukti, Kecamatan Saguling pada pukul 03.00 WIB. Akibatnya material tanah longsor menutup akses jalan dari Desa Cipangeran menuju Desa Girimukti.
"Longsor menutup akses jalan dan juga menimbun sumber air bersih warga berupa sumur galian dan pompa air," sebutnya, Kamis (11/11/2021). Baca juga: Kota Sukabumi Dikepung Banjir, Terminal Berubah Jadi 'Danau'
Warga bersama anggotanya kemudian bergotong royong membersihkan material longsor dari mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 08.00 WIB. Sehingga saat ini akses jalan sudah bisa terbuka dan bisa dilintasi kendaraan roda dua dan roda empat.
Pihaknya lalu menerima informasi kembali bahwa telah terjadi longsor di Kampung Cigempung, RT 04/06, Desa Girimukti, Kecamatan Cipongkor. Dampak yang ditimbulkan, sebuah rumah milik Fahrudin (42) yang dihuni empat jiwa bagian pondasinya ambrol dan dindingnya retak karena tergerus air.
Lihat Juga :