Terungkap Pencemar Limbah Paracetamol di Teluk Jakarta Perusahaan Farmasi

Selasa, 09 November 2021 - 13:42 WIB
loading...
Terungkap Pencemar Limbah...
Terungkap Pencemar Limbah Paracetamol di Teluk Jakarta Perusahaan Farmasi. Foto : Dok SINDOnews
A A A
JAKARTA - Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta telah mendapatkan data pelaku pencemaran limbah Paracetamol di Teluk Jakarta beberapa waktu lalu.Saat ini, pemerintah setempat sudah mengantongi data perusahaan tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan, pelaku merupakan sebuah perusahaan farmasi.”Ya sudah ada, pabrik yang teridentifikasi saya lupa namanya pokoknya di daerah Teluk Jakarta inisialnya MEP itu farmasi,” katanya.
Baca Juga : Limbah Paracetamol Diduga Cemari di Teluk Jakarta, Wagub DKI: Tunggu Hasil Penelitian

Menurut dia, perusahaan itu terbukti dari sampel kadar BOD (Biological Oxygen Demand) dan COD (Chemical Oxygen Demand). Kemudian perusahaan itu terbukti membuang dari instalasi pengolahan limbahnya juga tidak diterapkan secara baik.
Baca Juga : Kadar Paracetamol Teluk Jakarta Tinggi, Ini Dampak Buang Obat Sembarangan terhadap Lingkungan

Langkah yang diambil saat ini yaitu memintakepada perusahaan tersebut untuk memperbaiki IPAL-nya (instalasi pengolahan air limbah). ”Sudah ada sanksi administrasi juga dari kita. Kalau denda belum ada. sanksi administrasinya surat teguran dari kita kepada perusahaan,” ujarnya.

Asep belum mengetahui secara detail berapa lama perusahaan tersebut mencemari Teluk Jakarta. Sebab, temuan parasetamol ini baru sekitar bulan September-Oktober.”Kalau BRIN kan enggak melihat pabriknya di mana. hanya hasil temuannya di Teluk Jakarta itu. baru MEP itu aja yang terbukti, di Jakarta Utara,” ungkapnya.

Untuk itu, kata dia, pihaknya akan melihat tiga sampai empat bulan ke depan apakah perusahaan tersebut betul-betul membenahi pembuangan limbahnya atau tidak. ”Kalau durasinya yang jelas bangun IPLT itu paling tidak butuh waktu sekitar 3-4 bulan, kita coba cek setelah 3-4 bulan apakah dia akan melakukan perbaikan terhadap IPLT-nya atau tidak,” jelasnya.
(ams)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Acer Gandeng 50 Sekolah...
Acer Gandeng 50 Sekolah Kelola Sampah Elektronik
PPLI Pamerkan Teknologi...
PPLI Pamerkan Teknologi Pengelolaan Limbah Terpadu di The 2nd Indonesia-Japan Environment Week
Proyek Giant Sea Wall...
Proyek Giant Sea Wall 575 Km Dibangun dalam 15 Segmen, Jakarta dan Semarang Duluan
Rekomendasi
Terungkap! Ratu Camilla...
Terungkap! Ratu Camilla Ternyata Masih Kerabat Madonna dan Celin Dion
Don Ritto Pakai Rompi...
Don Ritto Pakai Rompi Pink, Resmi Jadi Tahanan Kejaksaan Agung
Uji Dynotest Tukang...
Uji Dynotest Tukang Solar di Thailand: Berapa Besar Kenaikan Tenaga Toyota FJ Cruiser Terbaru?
Berita Terkini
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Pramono Bakal Nobar...
Pramono Bakal Nobar Final Piala Dunia di JIS, Jagokan Messi Angkat Trofi
Ada Demo Mahasiswa di...
Ada Demo Mahasiswa di Jalan Medan Merdeka Selatan, Arus Lalin Dialihkan
Sahroni Minta Polisi...
Sahroni Minta Polisi Tindak Tegas Pelaku Karhutla Kalimantan
Mahasiswa Kembali Turun...
Mahasiswa Kembali Turun ke Jalan, Bawa 3 Tuntutan
Ribuan Titik Panas Kepung...
Ribuan Titik Panas Kepung Kalimantan, Legislator PDIP Desak Optimalisasi Penanganan Karhutla
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved