Atlet Asal Wajo Sumbang Medali untuk Sulsel di Peparnas Papua 2021
Senin, 08 November 2021 - 20:30 WIB
loading...
Bupati Amran Mahmud bersama atlet kontingen Sulsel asal Kabupaten Wajo yang turun di ajang Peparnas Papua 2021. Foto: Istimewa
A
A
A
WAJO - Atlet asal Kabupaten Wajo yang tergabung dalam kontingen Sulawesi Selatan (Sulsel) tampil gemilang pada Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 .
Dua dari tiga atlet paralimpik asal Bumi Lamaddukelleng berhasil mempersembahkan tiga medali. Jumlah tersebut kemungkinan masih akan bertambah.
Baca juga:Jawa Barat Borong Emas Peparnas XVI Papua 2021 dari Cabang Atletik
Muhammad Yunus Ramdanun menyumbangkan medali perak untuk cabang olahraga (cabor) atletik tolak peluru di klasifikasi T/F 40/41 dan medali perunggu cabor atletik lempar lembing di klasifikasi T/F 40/41. Sementara Hendra, menyumbangkan medali perak untuk cabor bulu tangkis di klasifikasi T 50.
Bupati Wajo, Amran Mahmud , yang mendengar kabar ini menyampaikan rasa syukur dan bahagianya. Betapa tidak, Peparnas adalah ajang tingkat nasional. Itu artinya, melalui kontingen Sulsel, atlet asal Wajo turut memperkenalkan dan mengharumkan nama Wajo.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada dua atlet asal Wajo yang sampai hari ini sudah menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu untuk kontingen Sulsel pada ajang Peparnas Papua," ujarnya, Senin (8/11).
Orang nomor satu di Bumi Lamadukelleng itu mengaku bangga atas pencapaian ini. Meskipun belum bisa mendulang medali emas, bagi Amran , prestasi para atlet penyandang disabilitas tersebut patut diapresiasi.
Baca juga:Peparnas XVI Papua 2021: Kalsel Sabet Emas Cabang Bulu Tangkis Beregu Putra
"Sebagaimana yang kita janjikan waktu menyerahkan bantuan operasional pribadi, Pemerintah Kabupaten Wajo akan memberikan bonus kepada atlet Wajo yang bisa menyumbangkan medali, baik medali perunggu maupun perak, apalagi medali emas," jelasnya.
Ia pun meminta kepada atlet yang masih akan bertanding untuk tetap semangat dan mengupayakan yang terbaik agar bisa membawa medali sebanyak-banyaknya untuk kontingen Sulsel.
"Saya juga mengajak kepada masyarakat tetap mendoakan dan mendukung para atlet Sulsel, khususnya wakil Wajo yang masih terus berjuang sampai 15 November 2021 mendatang," pintanya.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Wajo, Dahniar, menyampaikan atlet Wajo yang tergabung dalam kontingen Sulsel masih akan bertanding pada cabor lainnya.
Baca juga:NPC Sambut Dukungan Presiden Jokowi dan Menpora Amali untuk Atlet Disabilitas dan Peparnas XVI Papua 2021
"Untuk Muhammad Yunus Ramdanun masih akan bertanding pada cabor lempar cakram dan lari estafet. Kita berharap semoga pada cabor tersebut mereka bisa menyumbangkan medali emas," harapnya.
Diketahui, pada Peparnas XVI Papua 2021 , Nasional Paralympic Commite (NPC) Sulsel mengikuti cabor bulu tangkis, panahan, atletik, renang, catur, dan tenis meja.
Dua dari tiga atlet paralimpik asal Bumi Lamaddukelleng berhasil mempersembahkan tiga medali. Jumlah tersebut kemungkinan masih akan bertambah.
Baca juga:Jawa Barat Borong Emas Peparnas XVI Papua 2021 dari Cabang Atletik
Muhammad Yunus Ramdanun menyumbangkan medali perak untuk cabang olahraga (cabor) atletik tolak peluru di klasifikasi T/F 40/41 dan medali perunggu cabor atletik lempar lembing di klasifikasi T/F 40/41. Sementara Hendra, menyumbangkan medali perak untuk cabor bulu tangkis di klasifikasi T 50.
Bupati Wajo, Amran Mahmud , yang mendengar kabar ini menyampaikan rasa syukur dan bahagianya. Betapa tidak, Peparnas adalah ajang tingkat nasional. Itu artinya, melalui kontingen Sulsel, atlet asal Wajo turut memperkenalkan dan mengharumkan nama Wajo.
"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada dua atlet asal Wajo yang sampai hari ini sudah menyumbangkan dua medali perak dan satu medali perunggu untuk kontingen Sulsel pada ajang Peparnas Papua," ujarnya, Senin (8/11).
Orang nomor satu di Bumi Lamadukelleng itu mengaku bangga atas pencapaian ini. Meskipun belum bisa mendulang medali emas, bagi Amran , prestasi para atlet penyandang disabilitas tersebut patut diapresiasi.
Baca juga:Peparnas XVI Papua 2021: Kalsel Sabet Emas Cabang Bulu Tangkis Beregu Putra
"Sebagaimana yang kita janjikan waktu menyerahkan bantuan operasional pribadi, Pemerintah Kabupaten Wajo akan memberikan bonus kepada atlet Wajo yang bisa menyumbangkan medali, baik medali perunggu maupun perak, apalagi medali emas," jelasnya.
Ia pun meminta kepada atlet yang masih akan bertanding untuk tetap semangat dan mengupayakan yang terbaik agar bisa membawa medali sebanyak-banyaknya untuk kontingen Sulsel.
"Saya juga mengajak kepada masyarakat tetap mendoakan dan mendukung para atlet Sulsel, khususnya wakil Wajo yang masih terus berjuang sampai 15 November 2021 mendatang," pintanya.
Sementara, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Porapar) Wajo, Dahniar, menyampaikan atlet Wajo yang tergabung dalam kontingen Sulsel masih akan bertanding pada cabor lainnya.
Baca juga:NPC Sambut Dukungan Presiden Jokowi dan Menpora Amali untuk Atlet Disabilitas dan Peparnas XVI Papua 2021
"Untuk Muhammad Yunus Ramdanun masih akan bertanding pada cabor lempar cakram dan lari estafet. Kita berharap semoga pada cabor tersebut mereka bisa menyumbangkan medali emas," harapnya.
Diketahui, pada Peparnas XVI Papua 2021 , Nasional Paralympic Commite (NPC) Sulsel mengikuti cabor bulu tangkis, panahan, atletik, renang, catur, dan tenis meja.
(luq)
Lihat Juga :