Beraksi Tengah Malam, Pencuri Besi Penutup Gorong-Gorong di Depok Gunakan Angkot
Jum'at, 05 November 2021 - 18:57 WIB
loading...
Pencurian besi penutup gorong-gorong di Jalan Raya Margonda, Kota Depok, kembali terjadi. Foto: MPI/Rio Erfandi
A
A
A
DEPOK - Pencurian besi penutup gorong-gorong di Jalan Raya Margonda, Kota Depok , kembali terjadi. Pelaku beraksi tengah malam dengan menggunakan mobil angkot warna putih. Dari rekaman CCTV, pelaku diketahui berjumlah dua orang.
Baca juga: Besi Penutup Gorong-Gorong di Trotoar Jalan Margonda Depok Kembali Dicuri
"Kejadian dilaporkan sekitar pukul 01.48 WIB, terekam dalam kamera CCTV salah satu bengkel mobil. Pelaku berjumlah dua orang," ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiri Muka Aiptu Rojudin, Jumat (5/11/2021).
Penutup gorong-gorong yang dicuri berukuran 1x58 cm. Lokasi kejadian persis di depan bengkel mobil Metropolitan dan Rumah Makan Ayam Asyik. "Pelaku pertama mencuri tutup gorong-gorong depan bengkel mobil, lalu berjalan 30 meter ke depan, tepatnya di Rumah Makan Ayam Asyik, pelaku kembali mengambil tutup gorong -gorong," tukasnya.
Saat ini gorong-gorong menjadi terbuka. Hal ini dapat membahayakan pejalan kaki karena bisa terjatuh. "Untuk antisipasi jatuh korban, sementara lubang gorong-gorong diberi tanda dengan barier dan ban mobil bekas di lokasi," ungkapnya.
Baca juga: Besi Penutup Gorong-Gorong di Trotoar Jalan Margonda Depok Kembali Dicuri
"Kejadian dilaporkan sekitar pukul 01.48 WIB, terekam dalam kamera CCTV salah satu bengkel mobil. Pelaku berjumlah dua orang," ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Kemiri Muka Aiptu Rojudin, Jumat (5/11/2021).
Penutup gorong-gorong yang dicuri berukuran 1x58 cm. Lokasi kejadian persis di depan bengkel mobil Metropolitan dan Rumah Makan Ayam Asyik. "Pelaku pertama mencuri tutup gorong-gorong depan bengkel mobil, lalu berjalan 30 meter ke depan, tepatnya di Rumah Makan Ayam Asyik, pelaku kembali mengambil tutup gorong -gorong," tukasnya.
Saat ini gorong-gorong menjadi terbuka. Hal ini dapat membahayakan pejalan kaki karena bisa terjatuh. "Untuk antisipasi jatuh korban, sementara lubang gorong-gorong diberi tanda dengan barier dan ban mobil bekas di lokasi," ungkapnya.
Lihat Juga :