Dua Kali Mangkir, Oknum Dosen Terlibat Kasus Penyerangan Terancam Dijemput Paksa

Kamis, 04 November 2021 - 16:17 WIB
loading...
Dua Kali Mangkir, Oknum...
Penyerangan oleh ratusan karyawan PT Harmoni beberapa waktu lalu. Foto SINDOnews
A A A
PEKANBARU - Polres Kampar, Riau kembali melayangkan surat panggilan AH (Anthony Hamzah) terkait kasus penyerangan di mess karyawan, namun dosen bergelar doktor ini kembali tidak memenuhi panggilan polisi. Dengan dua kali mangkir, polisi seharusnya sudah bisa menjemput paksa AH.

Ahli Hukum Pidana Unri, Erdianto mengatakan seharusnya pihak kepolisian dapat menggunakan kewenangannya untuk menjemput paksa bahkan langsung menangkap Anthony Hamzah. Sebab sudah dua kali mangkir dalam pemanggilan pemeriksaan. Baca juga: Kawanan Pemotor Bikin Onar, Serang Remaja Masjid Pakai Busur dan Air Softgun

"Beda cerita kalau belum tersangka. Hanya dijemput paksa dan dihadapkan ke penyidik. Ini ada aturannya di KUHAP. Dihadapkan dulu baru diperiksa. Kalau sudah tersangka ya bisa langsung ditangkap," paparnya.

AH yang juga Ketua Koperasi Petani Sawit Makmur (Kopsa-M) sendiri sudah ditetapkan sebagai tersangka. Dia dikenakan Pasal 170 KUHP tentang pengerusakan yang dilakukan secara bersama-sama dan Pasal 335 KUHP tentang pengancaman dengan kekerasan dan pasal 368 pemerasan junto pasal 55 dan 56 KUHP.

Polres Kampar mengakui, hingga saat ini pihaknya belum memeriksa tersangka AH. "Belum diperiksa. (AH) tidak memenuhi panggilan," kata Kapolres Kampar, AKBP Rido Purba, Kamis (04/11/2021).

Kuasa hukum PT Langgam Harmuni, Patar Pangasian mengapresiasi langkah kepolisian yang telah menetapkan AH sebagai tersangka. Menurut Patar, penyerangan yang pada 15 Oktober 2021 masih menyisahkan trauma bagi karyawan terutaman pada anak-anak. Di mana mereka harus berhadapan dengan massa orang suruhan yang berjumlah 300 orang.

"Para karyawan kami dan anak-anaknya sampai saat ini masih mengalami trauma akibat penyerangan di malam mencekam itu. Kami sangat apresiasi penyidik telah menegakkan hukum," paparnya. Baca juga: Ini Identitas Pelaku Penyerangan Wakapolres Karanganyar

Hasil pendataan ada 59 karyawan dan 50 anak menjadi korban penyerangan dan pengusiran dan penjarahan rumah oleh para preman itu. Akibat peristiwa itu, kerugian karyawan sekitar setengah miliar rupiah.

Dalam kasus penyerangan dan intimidasi yang terjadi pada 15 Oktober 2020 itu, dua orang sudah diadili dan divonis bersalah. Dari fakta persidangan terungkap bahwa AH diduga menjadi dalang penyerangan dan menyuruh ratusan orang mendatangi rumah karyawan PT Langgam Harmuni yang berlokasi di Desa Palan Baru, Siak Hulu, Kampar yang melakukan penjarahan.

(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Aktivis Papua Kecam...
Aktivis Papua Kecam Serangan TPNPB yang Tewaskan 2 Warga Sipil di Tambrauw dan Tembagapura
Satgas Ops Damai Cartenz...
Satgas Ops Damai Cartenz Buru Penyerang Pos Pengamanan di Nabire yang Tewaskan 2 Orang
Simpatisan KKB Diduga...
Simpatisan KKB Diduga Serang Warga Pakai Kapak di Yahukimo
Viral Aksi Penyerangan...
Viral Aksi Penyerangan Warkop di Tanah Abang, 2 Orang Kena Tembak
Serangan Brutal! KKB...
Serangan Brutal! KKB Daniel Aibon Kogoya Tembak Mati Pekerja Proyek Jalan di Intan Jaya
Biadab! KKB Serang Warga...
Biadab! KKB Serang Warga Sipil di Yahukimo, 5 Orang Dikabarkan Tewas
Mantan Menag Yaqut Resmi...
Mantan Menag Yaqut Resmi Ditahan KPK terkait Kasus Korupsi Kuota Haji
Polisi Tetapkan Pelaku...
Polisi Tetapkan Pelaku Penganiayaan Mahasiswi di Riau, jadi Tersangka!
Eks Kapolres Bima Kota...
Eks Kapolres Bima Kota Jadi Tersangka Narkoba!
Rekomendasi
Pendaftaran Program...
Pendaftaran Program Magang ke Jepang Dibuka Kemnaker, Begini Caranya
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Mayat Ditemukan Dekat...
Mayat Ditemukan Dekat Markas Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Teror atau Kebetulan?
Berita Terkini
Perikhsa Riders Touring...
Perikhsa Riders Touring Perdana Malang-Bali, Bamsoet Tekankan Disiplin dan Persatuan
Polisi Sebut Demo di...
Polisi Sebut Demo di Bundaran HI Tidak Sesuai Aturan, Begini Respons BEM UI
Ratusan Kepsek di Sulsel...
Ratusan Kepsek di Sulsel Mundur Buntut Temuan BPK Terkait Dana BOS, DPR Dorong Evaluasi
BNPB: Bencana Banjir...
BNPB: Bencana Banjir hingga Karhutla Melanda 4 Daerah
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Kemendagri Sebut Transformasi...
Kemendagri Sebut Transformasi BUMD sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah
Infografis
Deretan Nama Perwira...
Deretan Nama Perwira Polisi yang Terseret Kasus Narkoba
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved