PSBB Kota Bogor Diperpanjang Sebulan, Status Masih Zona Kuning

Kamis, 04 Juni 2020 - 20:32 WIB
loading...
PSBB Kota Bogor Diperpanjang...
Pemkot Bogor memutuskan memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama satu bulan. Foto: SINDOnews/Dok
A A A
BOGOR - Pemkot Bogor memutuskan memperpanjang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB ) selama satu bulan. Keputusan ini diambil mengingat masih tingginya angka reproduksi (R0) atau potensi penularan Covid-19 di masa transisi menuju normal baru dalam sepekan terakhir.

Keputusan perpanjangan PSBB proporsional ini diumumkan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto dalam keterangan pers yang digelar secara virtual melalui akun resmi milik Pemkot Bogor di platform media sosial YouTube, Kamis (04/06/2020) petang.

"Atas dasar pertimbangan kajian dan pembahasan pakar epidemiologi, maka diperlukan waktu yang cukup untuk kembali melakukan kajian dan pembahasan penurunan penyebaran Covid-19, sehingga PSBB proporsional dalam masa transisi ini, kita sepakat dilanjutkan selama satu bulan ke depan," ujarnya.

Bima menjelaskan, pada PSBB pertama hingga ketiga diperpanjang selama 14 hari dengan pertimbangan masa inkubasi virus Corona selama 14 hari. "Perpanjangan PSBB saat ini (proporsional masa transisi), merujuk pada kajian epidemiologi," katanya. (Baca juga: PSBB di Jakarta Diperpanjang, Juni Masa Transisi )

Maka dari itu, dalam waktu sebulan ke depan, pihaknya akan melakukan tahapan-tahapan, apa saja yang masih mungkin dibuka dengan tetap berpedoman pada protokol kesehatan dan zonasi yang ditentukan dari Provinsi Jawa Barat. "Kota Bogor saat ini masih pada level tiga atau zona kuning," ucapnya.

Meski demikian, ia kembali menegaskan dalam masa transisi ini Kota Bogor masih berlaku aturan PSBB. Hanya saja, pelaksanaannya tak lagi sama dengan PSBB sebelumnya. "Jadi ini adalah PSBB proporsional di masa transisi menuju normal baru nantinya," tukasnya.

Jika melihat data terkini tentang Covid-19 di Kota Bogor, sebetulnya seluruh komponen menunjukkan angka yang stabil dan baik. "Tren laju Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), laju penambahan kasus positif, tren laju kesembuhan, sehingga angka reproduksi (RT) di Kota Bogor menunjukkan hasil baik, yaitu 0,5 atau di bawah 1," katanya. (Baca juga: Penumpang Kembali Berjubel, KRL Commuter Line Tambah Jam Operasional hingga Jam 8 Malam)
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Raker dengan Camat,...
Raker dengan Camat, Komisi I DPRD Kota Bogor Inventarisir Masalah di Wilayah
Jalankan Fungsi Pengawasan,...
Jalankan Fungsi Pengawasan, Komisi I dan II DPRD Kota Bogor Sidak ke Kantor OPD
Paslon Atang-Annida:...
Paslon Atang-Annida: Selamat Bertugas Prabowo-Gibran, Terima Kasih Jokowi
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Berita Terkini
MNC Vision Network-MNC...
MNC Vision Network-MNC Peduli Salurkan Bantuan Seragam dan Sembako di Panti Asuhan Anak Ceria Indonesia Depok
Resmi Dibuka, DAIKIN...
Resmi Dibuka, DAIKIN Proshop Alvamega Hadirkan Solusi Tata Udara Premium di Serpong
300 Siswa-Warga Dapatkan...
300 Siswa-Warga Dapatkan Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis
Bongkar Gudang Penyimpanan...
Bongkar Gudang Penyimpanan Kosmetik Impor Ilegal di Tangerang, BPOM Ungkap Modus Operandi dan Peredaran
Stop Polemik, Prof Dede:...
Stop Polemik, Prof Dede: Pengelolaan Yayasan Diserahkan ke Pemerintah melalui UIN Jakarta
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, UMJ Tanam 3.650 Bibit Pohon di Ciputat
Infografis
Rute LRT Jabodebek akan...
Rute LRT Jabodebek akan Diperpanjang hingga Grogol dan Bogor
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved