Wali Kota Banda Aceh Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan RI
Rabu, 03 November 2021 - 16:09 WIB
loading...
A
A
A
Soal WTP, kata Aminullah, mempertahankan jauh lebih berat. Karenanya ia terus mengingatkan seluruh SKPD untuk mengawasi serta meningkatkan kinerja sesuai SOP agar tidak ada celah terjadi penyalahgunaan keuangan negara.
“Terhadap rekomendasi dari DPJb, ini akan jadi pekerjaan rumah dan terus kita perbaiki ke depan. Kami harap selalu diberikan pendampingan oleh pihak DJPb,” ujar mantan Dirut BPD Aceh dua periode tersebut.
Dalam kesempatan ini, selain agenda penyerahan penghargaan Opini WTP, pihak DPJb juga memaparkan peringkat penyaluran dana desa. "Terhitung Oktober 2021 realisasi pencairan dana desa di Kota Banda Aceh sudah mencapai 96,16 persen. Capaian ini berpotensi menjadi yang tercepat di Indonesia,” kata Syafriadi.
Selain itu, ia juga memaparkan indeks kesehatan keuangan pemda di seluruh Aceh periode 2016-2020, di mana terkait dengan kemandirian keuangan Pemko Banda Aceh (18,09 persen) berada di atas rata-rata pemkab/pemko lain di Aceh, yakni di angka 9,84 persen.
"Metode perhitungan indeks kesehatan keuangan tersebut dinilai dari tujuh faktor, yakni kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan, solvabilitas anggaran, solvabilitas jangka pendek, solvabilitas jangka panjang, solvabilitas operasional dan solvabilitas layanan," kata Syafriadi. CM
“Terhadap rekomendasi dari DPJb, ini akan jadi pekerjaan rumah dan terus kita perbaiki ke depan. Kami harap selalu diberikan pendampingan oleh pihak DJPb,” ujar mantan Dirut BPD Aceh dua periode tersebut.
Dalam kesempatan ini, selain agenda penyerahan penghargaan Opini WTP, pihak DPJb juga memaparkan peringkat penyaluran dana desa. "Terhitung Oktober 2021 realisasi pencairan dana desa di Kota Banda Aceh sudah mencapai 96,16 persen. Capaian ini berpotensi menjadi yang tercepat di Indonesia,” kata Syafriadi.
Selain itu, ia juga memaparkan indeks kesehatan keuangan pemda di seluruh Aceh periode 2016-2020, di mana terkait dengan kemandirian keuangan Pemko Banda Aceh (18,09 persen) berada di atas rata-rata pemkab/pemko lain di Aceh, yakni di angka 9,84 persen.
"Metode perhitungan indeks kesehatan keuangan tersebut dinilai dari tujuh faktor, yakni kemandirian keuangan, fleksibilitas keuangan, solvabilitas anggaran, solvabilitas jangka pendek, solvabilitas jangka panjang, solvabilitas operasional dan solvabilitas layanan," kata Syafriadi. CM
(ars)
Lihat Juga :