Pascapenembakan 3 Satpam, Suku Anak Dalam Serahkan Belasan Senjata Api Rakitan

Rabu, 03 November 2021 - 09:45 WIB
loading...
Pascapenembakan 3 Satpam,...
Tampak senjata api rakitan yang diserahkan Suku Anak Dalam Jambi. (Ist)
A A A
JAMBI - Pascapenembakan yang dilakukan oknum warga Suku Anak Dalam (SAD) terhadap tiga Satpam perusahaan sawit, Polda Jambi terus melakukan penyelidikan. Tidak hanya itu, petugas juga mengamankan belasan senjata api rakitan jenis kecepek milik warga Suku Anak Dalam.

"Kalau terhitung dari pasca kejadian Jumat, 29 Oktober 2021 sampai Selasa, 2 November 2021 ada sebanyak 16 senjata kecepek laras panjang diamanankan," tegas Wakapolda Jambi Brigjen Pol Yudhawan, Rabu (3/11/2021).

Dikatakan, hingga saat ini pihak Polda Jambi masih terus mencari pelaku penembakan yang diduga dilakukan oknum warga SAD.

"Pelaku saat ini masih disinyalir lari ke dalam hutan rimba. Namun, pihak kepolisian masih mencari solusi dengan cara mengundang pihak Warsi dan Walhi untuk menjembatani ke pihak SAD," ujarnya.

Dengan kejadian ini, pihaknya masih belum bisa memastikan pidana yang untuk pelaku. "Kita belum tentukan hukuman apa yang dibuat kepada pelaku SAD karena pelaku saat ini kabur ke dalam hutan yang jaraknya bisa mencapai 8 jam," tandas Yudhawan.

Dia menambahkan, saat ini di lokasi kejadian Wadirreskrimum Polda Jambi AKBP Trisaksono Puspo Aji juga berkunjung ke beberapa rumah warga SAD. "Alhamdulillah, warga SAD langsung antusias menyerahkan senjata api," imbuhnya.

Terpisah, Kapolres Sarolangun, AKBP Sugeng Wahyudiyono, menyampaikan pasca terjadinya konflik antara warga SAD dan PT PKM, pihaknya telah mengumpulkan senjata api rakitan ilegal jenis kecepek dari warga SAD.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Polda Jambi Musnahkan...
Polda Jambi Musnahkan Puluhan Ribu Butir Ekstasi dan Sabu
Satgas Operasi Damai...
Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 Tangkap KKB Penembak Warga Sipil
Biadab, OPM Tembak Mati...
Biadab, OPM Tembak Mati ASN di Yahukimo Papua
Penembakan di Grasberg...
Penembakan di Grasberg Papua Tengah, Satu Karyawan Freeport Jadi Korban
Satgas Tangkap Meno...
Satgas Tangkap Meno Heluka, KKB yang Tembak Babinsa di Yahukimo
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Aneh tapi Nyata, Anjing...
Aneh tapi Nyata, Anjing Menembak Seorang Wanita di AS
Siapa Nasire Best? Tersangka...
Siapa Nasire Best? Tersangka Penyerangan Gedung Putih yang Mengaku sebagai Yesus Kristus
Rekomendasi
Kecam Ketimpangan Layanan...
Kecam Ketimpangan Layanan Dialisis, KPCDI Desak Pemerintah Benahi Sistem
Kapolri Diminta Segera...
Kapolri Diminta Segera Lantik Kapolda Jabar, Kalbar, dan Sumbar
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved