Kisah Tim Jaguar Depok: Ditantang Berkelahi hingga Kunci Motor Dibuang Geng Pemabuk
Senin, 01 November 2021 - 10:08 WIB
loading...
A
A
A
Anggota ormas segan dengan kehadiran tim Jaguar sehingga tidak mau ribut lagi karena kami ke depankan persuasif humanis selama mereka bisa kami ajak dialog. “Namun, kalau geng motor harus kita amankan karena mereka membahayakan dirinya maupun masyarakat karena selalu bawa senjata tajam,” tegasnya.
Meski bertugas memakai seragam, namun tidak serta-merta membuat masyarakat takut pada tim Jaguar. Winam dan rekan-rekannya pernah ditantang berkelahi ketika bertugas. Namun, hal itu tidak digubris oleh Winam.
Baca juga: Tim Jaguar Polres Depok Cokok Perampok Minimarket di Pancoran Mas
“Pernah juga suatu ketika mendatangi satu kelompok yang sedang pesta miras. Kita cegah dan mirasnya kita sita. Karena sibuk dengan kelompok itu, saat kita akan melanjutkan patroli eh kunci motor kita tidak ada semua. Kelompok tersebut sudah pergi bubar. Kami duga kelompok itu yang buang kunci motor kami karena mungkin tidak terima dengan cara penanganan kita,” ujar Winam.
Tim Jaguar tidak hanya menyelesaikan masalah kriminal di jalanan saja, namun juga ikut andil menyelesaikan masalah sosial. Tak heran, tim Jaguar menjadi kebanggaan masyarakat Depok. Tim ini kerap hadir di masyarakat dan dirasa sangat membantu dalam mengatasi tindak kejahatan pada malam hari.
Menurut dia, meski tidak ada lagi tim Jaguar masih banyak yang bisa dilakukan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat. Menjadi bagian dari tim Jaguar bukan hanya sekadar menjalankan tugas melainkan panggilan jiwa. “Pas 7 tahun pada bulan ini. Masih banyak tugas yang bisa kita lakukan,” ucap Winam.
Meski bertugas memakai seragam, namun tidak serta-merta membuat masyarakat takut pada tim Jaguar. Winam dan rekan-rekannya pernah ditantang berkelahi ketika bertugas. Namun, hal itu tidak digubris oleh Winam.
Baca juga: Tim Jaguar Polres Depok Cokok Perampok Minimarket di Pancoran Mas
“Pernah juga suatu ketika mendatangi satu kelompok yang sedang pesta miras. Kita cegah dan mirasnya kita sita. Karena sibuk dengan kelompok itu, saat kita akan melanjutkan patroli eh kunci motor kita tidak ada semua. Kelompok tersebut sudah pergi bubar. Kami duga kelompok itu yang buang kunci motor kami karena mungkin tidak terima dengan cara penanganan kita,” ujar Winam.
Tim Jaguar tidak hanya menyelesaikan masalah kriminal di jalanan saja, namun juga ikut andil menyelesaikan masalah sosial. Tak heran, tim Jaguar menjadi kebanggaan masyarakat Depok. Tim ini kerap hadir di masyarakat dan dirasa sangat membantu dalam mengatasi tindak kejahatan pada malam hari.
Menurut dia, meski tidak ada lagi tim Jaguar masih banyak yang bisa dilakukan untuk memberikan rasa aman pada masyarakat. Menjadi bagian dari tim Jaguar bukan hanya sekadar menjalankan tugas melainkan panggilan jiwa. “Pas 7 tahun pada bulan ini. Masih banyak tugas yang bisa kita lakukan,” ucap Winam.
(jon)
Lihat Juga :