Dukung Reformasi Birokrasi, Kampus Unsika Bangun Wilayah Bebas Korupsi
Minggu, 31 Oktober 2021 - 13:14 WIB
loading...
Penandatanganan zona integritas wilayah bebas korupsi Fakultas Ekonomi Unsika. SINDOnews/Nila
A
A
A
KARAWANG - Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Singaperbangsa Karawang (Unsika) membangun zona integritas (ZI) wilayah bebas korupsi (WBK).
Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dalam mendukung reformasi birokrasi. FE Unsika ini menjadi yang pertama melakukan zona integritas WBK di lingkungan kampus.
Dekan FE Unsika, Hawignyo mengatakan zona integritas WBK khususnya di FE, diharapkan dapat mendukung reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mencegah tindak korupsi, kolusi dan nepotisme.
"Pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap instansi yang tugasnya memberikan pelayanan kepada publik, termasuk oleh perguruan tinggi untuk membangun zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). FE Unsika merasa perlu melakukan itu diantaranya mencegah tindak korupsi," kata Hawignyo, Minggu (31/10/21).
Menurut Hawignyo, untuk membangun WBK dan WBBM bukanlah hal mudah, karena memerlukan komitmen semua pihak. Tentu dalam hal ini tanpa dukungan dan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, mustahil dapat terwujud di lingkungan internal FE Unsika.
Hal itu dilakukan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dalam mendukung reformasi birokrasi. FE Unsika ini menjadi yang pertama melakukan zona integritas WBK di lingkungan kampus.
Dekan FE Unsika, Hawignyo mengatakan zona integritas WBK khususnya di FE, diharapkan dapat mendukung reformasi birokrasi melalui peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus mencegah tindak korupsi, kolusi dan nepotisme.
"Pemerintah memberikan kesempatan kepada setiap instansi yang tugasnya memberikan pelayanan kepada publik, termasuk oleh perguruan tinggi untuk membangun zona integritas wilayah bebas korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM). FE Unsika merasa perlu melakukan itu diantaranya mencegah tindak korupsi," kata Hawignyo, Minggu (31/10/21).
Menurut Hawignyo, untuk membangun WBK dan WBBM bukanlah hal mudah, karena memerlukan komitmen semua pihak. Tentu dalam hal ini tanpa dukungan dan komitmen yang kuat dari seluruh pemangku kepentingan, mustahil dapat terwujud di lingkungan internal FE Unsika.
Lihat Juga :