Mantan Anggota TNI AU Tewas dengan Luka Tusuk Sajam di Dada
Sabtu, 30 Oktober 2021 - 19:28 WIB
loading...
Polisi saat olah TKP di lokasi penemuan mayat mantan anggota TNI AU di sekitar wilayah TMP Panakkukang, Makassar. Foto: iNews/M Nur Bone
A
A
A
MAKASSAR - Seorang pria bernama Herman (39) ditemukan tewas dengan luka tusuk senjata tajam (sajam) di bagian dada, Sabtu (30/10) dini hari. Ia ditemukan di saluran irigasi Jalan Taman Makam Pahlawan, Kecamatan Panakkukang, Makassar.
Warga yang menemukan Herman, awalnya menduga yang bersangkutan adalah anggota TNI aktif. Namun setelah petugas dan rekannya datang, diketahui jika korban adalah mantan anggota TNI Angkatan Udara.
Baca juga:Penjual Jamu Gendong Dibunuh Suami Saat Terlelap Tidur, Motifnya Cemburu
Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin pun mengkonfirmasi bahwa Herman merupakan pecatan anggota TNI Angkatan Udara (AU). Hal ini disampaikan Kepala Urusan Penerangan Pasukan dan Penerangan Umum (Kaurpenpasum) Lanud Hasanuddin Makassar Kapten Sus Jumadi.
"Yang bersangkutan telah dipecat dari dinas kemiliteran, jadi statusnya bukan lagi prajurit TNI AU," ujar Kapten Jumadi, Sabtu (30/10/2021).
Baca juga:Potong Penis 8 Pria di Meja Dapurnya, Tukang Listrik Ini Mengaku Semua Suka Rela
Jumadi menjelaskan, permasalahan yang dihadapi korban tidak ada kaitannya dengan TNI AU. Sebab korban bukan lagi personel aktif setelah dipecat. Ia pun menegaskan bahwa kasus ini sedang didalami polisi.
"Saat ini kasus yang menimpa saudara Herman sedang diproses rekan-rekan kita di kepolisian," katanya.
Warga yang menemukan Herman, awalnya menduga yang bersangkutan adalah anggota TNI aktif. Namun setelah petugas dan rekannya datang, diketahui jika korban adalah mantan anggota TNI Angkatan Udara.
Baca juga:Penjual Jamu Gendong Dibunuh Suami Saat Terlelap Tidur, Motifnya Cemburu
Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin pun mengkonfirmasi bahwa Herman merupakan pecatan anggota TNI Angkatan Udara (AU). Hal ini disampaikan Kepala Urusan Penerangan Pasukan dan Penerangan Umum (Kaurpenpasum) Lanud Hasanuddin Makassar Kapten Sus Jumadi.
"Yang bersangkutan telah dipecat dari dinas kemiliteran, jadi statusnya bukan lagi prajurit TNI AU," ujar Kapten Jumadi, Sabtu (30/10/2021).
Baca juga:Potong Penis 8 Pria di Meja Dapurnya, Tukang Listrik Ini Mengaku Semua Suka Rela
Jumadi menjelaskan, permasalahan yang dihadapi korban tidak ada kaitannya dengan TNI AU. Sebab korban bukan lagi personel aktif setelah dipecat. Ia pun menegaskan bahwa kasus ini sedang didalami polisi.
"Saat ini kasus yang menimpa saudara Herman sedang diproses rekan-rekan kita di kepolisian," katanya.
(luq)
Lihat Juga :