UNM Kolaborasi Pemerintah Wajo dan Makassar Kembangkan Entrepeneur
Rabu, 27 Oktober 2021 - 11:13 WIB
loading...
Rektor UNM, Prof Husain Syam berbicara pada kuliah umum bertajuk Peran Pemuda dalam Entrepeneurship untuk Pengembangan Kota di Ballroom Teater Gedung Pinisi UNM, Selasa (26/10). Foto: SINDOnews/Ashari Prawira Negara
A
A
A
MAKASSAR - Pemuda disebut memiliki peran krusial dalam pengembangan dan kemajuan negara. Salah satunya lewat entrepeneur atau berwirausaha.
Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam, lewat kuliah umumnya yang bertajuk 'Peran Pemuda dalam Entrepeneurship untuk Pengembangan Kota' di Ballroom Teater Gedung Pinisi UNM, Selasa (26/10).
Baca juga: Raih Medali di Pimnas 2022, Mahasiswa UNM Bakal Dibebaskan Biaya UKT
Kuliah umum tersebut menghadirkan dua pimpinan daerah sebagai pembicara, yakni Bupati Wajo Amran Mahmud dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.
Dalam sambutannya, Prof Husain Syam mengatakan alumni UNM harus ikut andil dalam dunia entrepeneur yang menciptakan lapangan kerja di tengah masyarakat.
Hal ini juga tidak lepas dari peran pemerintah, oleh karena itu dia mengajak Bupati Wajo dan Walikota Makassar untuk berkolaborasi dalam mendukung entrepeneur.
"Kita butuh orang yang sudah berpengalaman di lapangan, siapa itu yah ada Pak Bupati Wajo yang punya program menciptakan 10.000 entrepreneur setiap tahun dan Wali Kota Makassar yang kaya akan pengalaman jiwa entrepeneur-nya," ujarnya.
Baca juga: Bawakan Kuliah Umum di UNM, Dirjen Otoda Tekankan Pentingnya Peran Kampus
Menurutnya, dua wilayah tersebut menjadi contoh kongkret bagaimana entrepeneur berkembang dengan baik. Wajo adalah pusat entrepeneur sejak dulu dengan banyaknya melahirkan saudagar yang sukses.
Sementara Makassar adalah pusat, seluruh yang ada di Sulawesi Selatan lanjut Husain ada di Makassar. Sehingga jika keduanya dikombinasikan maka hasilnya akan sangat luar biasa.
Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan Kabupaten Wajo memiliki banyak potensi bagi entrepeneur untuk tumbuh. Semisal di sektor perikanan.
Wajo memiliki Danau Tempe yang mampu menghasilkan hingga 50.000 ton kala panen. Menjadikannya salah satu tempat penghasil ikan terbesar di Indonesia.
Baca juga: Wisuda Periode September, UNM Cetak 1.000 Lulusan Baru
"Jika pemikir-pemikir dari UNM dalam mengembangkan danau tempe ini, maka tidak akan kalah dengan danau-danau yang ada di Amsterdam Belanda," ungkap Amran.
Demikian pula dengan sektor pertanian yang cukup mempuni hingga 1.900 hektare lahan siap pakai, menghasilkan sektor andalan seperti kacang hijau. Di sektor jaringan gas juga tak kalah banyaknya. Kemudian Wajo sebagai daerah penghasil daging yang melimpah, hanya berhasil disalip satu Kabupaten yaitu Bone.
"Inilah potensi kita di Kabupaten Wajo yang membutuhkan riset-riset dan ilmu serta bisa dijadikan entrepeneur dari UNM agar pembangunan daerah bisa dilirik oleh dunia," ujarnya.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menyampaikan potensi pemuda di Makassar juga sangat luar biasa dalam berwirausaha, karena kampus-kampus di Makassar yang menciptakan pemuda-pemuda berintelektual.
Baca juga: UNM Minta Prof Jufri Dikembalikan Secara Institusional
"Apa yang perlu ditanamkan oleh pemuda saat ini? Bagi yang berjiwa wirausaha kreatif lah, ciptakan lapangan kerja, sekarang banyak sekali yang bisa dijadikan ladang berbisnis, apalagi di dunia digital. Saya yakin para alumni UNM ke depan bisa implementasikan itu," terang Wali Kota.
Di akhir sesi, UNM dan Pemerintah Kabupaten Wajo serta Pemerintah Kota Makassar melakukan penandatanganan kerjasama/MoU terkait pengembangan dan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Rektor Universitas Negeri Makassar (UNM), Prof Husain Syam, lewat kuliah umumnya yang bertajuk 'Peran Pemuda dalam Entrepeneurship untuk Pengembangan Kota' di Ballroom Teater Gedung Pinisi UNM, Selasa (26/10).
Baca juga: Raih Medali di Pimnas 2022, Mahasiswa UNM Bakal Dibebaskan Biaya UKT
Kuliah umum tersebut menghadirkan dua pimpinan daerah sebagai pembicara, yakni Bupati Wajo Amran Mahmud dan Wali Kota Makassar Mohammad Ramdhan Pomanto.
Dalam sambutannya, Prof Husain Syam mengatakan alumni UNM harus ikut andil dalam dunia entrepeneur yang menciptakan lapangan kerja di tengah masyarakat.
Hal ini juga tidak lepas dari peran pemerintah, oleh karena itu dia mengajak Bupati Wajo dan Walikota Makassar untuk berkolaborasi dalam mendukung entrepeneur.
"Kita butuh orang yang sudah berpengalaman di lapangan, siapa itu yah ada Pak Bupati Wajo yang punya program menciptakan 10.000 entrepreneur setiap tahun dan Wali Kota Makassar yang kaya akan pengalaman jiwa entrepeneur-nya," ujarnya.
Baca juga: Bawakan Kuliah Umum di UNM, Dirjen Otoda Tekankan Pentingnya Peran Kampus
Menurutnya, dua wilayah tersebut menjadi contoh kongkret bagaimana entrepeneur berkembang dengan baik. Wajo adalah pusat entrepeneur sejak dulu dengan banyaknya melahirkan saudagar yang sukses.
Sementara Makassar adalah pusat, seluruh yang ada di Sulawesi Selatan lanjut Husain ada di Makassar. Sehingga jika keduanya dikombinasikan maka hasilnya akan sangat luar biasa.
Bupati Wajo Amran Mahmud mengatakan Kabupaten Wajo memiliki banyak potensi bagi entrepeneur untuk tumbuh. Semisal di sektor perikanan.
Wajo memiliki Danau Tempe yang mampu menghasilkan hingga 50.000 ton kala panen. Menjadikannya salah satu tempat penghasil ikan terbesar di Indonesia.
Baca juga: Wisuda Periode September, UNM Cetak 1.000 Lulusan Baru
"Jika pemikir-pemikir dari UNM dalam mengembangkan danau tempe ini, maka tidak akan kalah dengan danau-danau yang ada di Amsterdam Belanda," ungkap Amran.
Demikian pula dengan sektor pertanian yang cukup mempuni hingga 1.900 hektare lahan siap pakai, menghasilkan sektor andalan seperti kacang hijau. Di sektor jaringan gas juga tak kalah banyaknya. Kemudian Wajo sebagai daerah penghasil daging yang melimpah, hanya berhasil disalip satu Kabupaten yaitu Bone.
"Inilah potensi kita di Kabupaten Wajo yang membutuhkan riset-riset dan ilmu serta bisa dijadikan entrepeneur dari UNM agar pembangunan daerah bisa dilirik oleh dunia," ujarnya.
Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto menyampaikan potensi pemuda di Makassar juga sangat luar biasa dalam berwirausaha, karena kampus-kampus di Makassar yang menciptakan pemuda-pemuda berintelektual.
Baca juga: UNM Minta Prof Jufri Dikembalikan Secara Institusional
"Apa yang perlu ditanamkan oleh pemuda saat ini? Bagi yang berjiwa wirausaha kreatif lah, ciptakan lapangan kerja, sekarang banyak sekali yang bisa dijadikan ladang berbisnis, apalagi di dunia digital. Saya yakin para alumni UNM ke depan bisa implementasikan itu," terang Wali Kota.
Di akhir sesi, UNM dan Pemerintah Kabupaten Wajo serta Pemerintah Kota Makassar melakukan penandatanganan kerjasama/MoU terkait pengembangan dan pembangunan daerah.
(luq)
Lihat Juga :