Usai Ceramah Maulid Nabi Habib Sehan Dihadang Geng Motor, Pengawalnya Hendak Dibacok
Senin, 25 Oktober 2021 - 02:25 WIB
loading...
Suasana islah di Polsek Caringin, semua pihak yang terkait hadir dalam pertemuan tersebut. Foto/MPI/Dharmawan Hadi
A
A
A
SUKABUMI - Geng motor kembali beraksi. Kali ini yang nyaris menjadi korbannya adalah pengawal Habib Sehan. Anggota geng motor tersebut, nekat hendak membacok pengawal Habib Sehan usai kegiatan ceramah Maulid Nabi Muhammad SAW, Minggu (24/10/2021) dini hari.
Baca juga: Mencekam, Geng Motor Bersenjata Anak Panah dan Senapan Angin Serang Permukiman Warga
Insiden pengancaman dengan senjata tajam terhadap rombongan Habib Sehan ini, terjadi di Jalan Raya Caringin Pasir, RT 9 RW 3 Desa Caringin Kulon, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.
Habib Sehan menjelaskan, insiden tersebut berawal saat rombongan pulang dari pengajian sekitar pukul 02.00 WIB. "Kita dalam rombongan itu ada kawalan di depan dua motor, dan di belakang satu mobil. Nah pas di belokan tiba-tiba geng motor ini mau membacok pengawal kami. Tiba-tiba reflek semua pada turun. Tiga orang kabur, satu orang lagi diam menunggu motornya," ujarnya.
Baca juga: Mulut Berbisa Mahapati, Mengadu Domba para Pejuang Pendiri Majapahit hingga Mati Tragis Sebagai Pemberontak
Dia menambahkan, bahwa kejadian tersebut sempat membuat ricuh dan membuat suasana memanas akibat kabar yang beredar di masyarakat bahwa rombongan habib diserang oleh geng motor. Akibatnya warga yang baru mengikuti pengajian mendatangi lokasi kejadian.
"Kami sempat mengamankan satu orang anggota geng motor tersebut, dari amukan massa yang marah akibat kejadian ini. Lalu kami menyerahkan yang diamankan tersebut kepada pihak kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk meredam emosi massa yang mendengar adanya kita (rombongan habib) diserang geng motor, " ujar Habib Sehan.
Baca juga: Kisah Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, Nenek Sukmawati Soekarnoputri yang Nekat Melawan Adat demi Cinta
Kapolsek Caringin. Iptu Syarifudin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan memerintahkan anggotanya untuk mencari ketiga anggota geng motor yang kabur melarikan diri. "Beruntung ada paman dari salah satu geng motor tersebut, yang bisa segera menghadirkan ketiganya ke Polsek Caringin untuk dimintai keterangan," ujarnya.
Lebih lanjut Syarifudin mengatakan, bahwa setelah ketiganya berhasil diamankan maka Polsek Caringin memanggil pihak-pihak terkait dalam insiden tersebut, seperti habib dan pengawalnya, panitia pelaksana Maulid dan saksi lainnya untuk dikumpulkan dan dimintai keterangan yang sebenarnya.
"Alhamdulillah, setelah dipertemukan semuanya dihasilkan kata sepakat untuk saling memaafkan. Bahkan dari awal pun habib menyatakan sudah memaafkan perbuatan geng motor tersebut," ujar Syarifudin.
Baca juga: Mahasiswi hingga Karyawan Cantik Digerebek Saat Bersetubuh di Hotel
Sementara Wakil Majelis Ta'lim Ibnu Zindan, Habib Muhammad Bersyukur atas adanya pertemuan tersebut yang berujung islah. "Alhamdulillah kita sudah memberikan klarifikasi atas kejadian yang kemarin, terjadinya salah paham, sekarang di malam ini bisa diselesaikan, diclearkan, segala rupanya dengan masalah yang sudah kita anggap selesai," ujarnya.
Habib Muhammad juga mendoakan semua yang terlibat dalam masalah ini agar lebih baik, lebih maju yang bisa meraih kepositifan. "Kita dukung, kita raih dan kita dorong bersama-sama, dan tidak perlu juga yang di luar sana yang mendengarnya ricuh, karena dianggap oleh saya semuanya sudah selesai," pungkasnya.
Baca juga: Mencekam, Geng Motor Bersenjata Anak Panah dan Senapan Angin Serang Permukiman Warga
Insiden pengancaman dengan senjata tajam terhadap rombongan Habib Sehan ini, terjadi di Jalan Raya Caringin Pasir, RT 9 RW 3 Desa Caringin Kulon, Kecamatan Caringin, Kabupaten Sukabumi.
Habib Sehan menjelaskan, insiden tersebut berawal saat rombongan pulang dari pengajian sekitar pukul 02.00 WIB. "Kita dalam rombongan itu ada kawalan di depan dua motor, dan di belakang satu mobil. Nah pas di belokan tiba-tiba geng motor ini mau membacok pengawal kami. Tiba-tiba reflek semua pada turun. Tiga orang kabur, satu orang lagi diam menunggu motornya," ujarnya.
Baca juga: Mulut Berbisa Mahapati, Mengadu Domba para Pejuang Pendiri Majapahit hingga Mati Tragis Sebagai Pemberontak
Dia menambahkan, bahwa kejadian tersebut sempat membuat ricuh dan membuat suasana memanas akibat kabar yang beredar di masyarakat bahwa rombongan habib diserang oleh geng motor. Akibatnya warga yang baru mengikuti pengajian mendatangi lokasi kejadian.
"Kami sempat mengamankan satu orang anggota geng motor tersebut, dari amukan massa yang marah akibat kejadian ini. Lalu kami menyerahkan yang diamankan tersebut kepada pihak kepolisian. Hal tersebut dilakukan untuk meredam emosi massa yang mendengar adanya kita (rombongan habib) diserang geng motor, " ujar Habib Sehan.
Baca juga: Kisah Ida Ayu Nyoman Rai Srimben, Nenek Sukmawati Soekarnoputri yang Nekat Melawan Adat demi Cinta
Kapolsek Caringin. Iptu Syarifudin saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut, dan memerintahkan anggotanya untuk mencari ketiga anggota geng motor yang kabur melarikan diri. "Beruntung ada paman dari salah satu geng motor tersebut, yang bisa segera menghadirkan ketiganya ke Polsek Caringin untuk dimintai keterangan," ujarnya.
Lebih lanjut Syarifudin mengatakan, bahwa setelah ketiganya berhasil diamankan maka Polsek Caringin memanggil pihak-pihak terkait dalam insiden tersebut, seperti habib dan pengawalnya, panitia pelaksana Maulid dan saksi lainnya untuk dikumpulkan dan dimintai keterangan yang sebenarnya.
"Alhamdulillah, setelah dipertemukan semuanya dihasilkan kata sepakat untuk saling memaafkan. Bahkan dari awal pun habib menyatakan sudah memaafkan perbuatan geng motor tersebut," ujar Syarifudin.
Baca juga: Mahasiswi hingga Karyawan Cantik Digerebek Saat Bersetubuh di Hotel
Sementara Wakil Majelis Ta'lim Ibnu Zindan, Habib Muhammad Bersyukur atas adanya pertemuan tersebut yang berujung islah. "Alhamdulillah kita sudah memberikan klarifikasi atas kejadian yang kemarin, terjadinya salah paham, sekarang di malam ini bisa diselesaikan, diclearkan, segala rupanya dengan masalah yang sudah kita anggap selesai," ujarnya.
Habib Muhammad juga mendoakan semua yang terlibat dalam masalah ini agar lebih baik, lebih maju yang bisa meraih kepositifan. "Kita dukung, kita raih dan kita dorong bersama-sama, dan tidak perlu juga yang di luar sana yang mendengarnya ricuh, karena dianggap oleh saya semuanya sudah selesai," pungkasnya.
(eyt)
Lihat Juga :