Menggelorakan Gerakan Jakarta Sadar Sampah

Senin, 25 Oktober 2021 - 05:42 WIB
loading...
A A A
Inventor Teknologi Pengolahan Sampah Thermal Hydrodrive Djaka Winarso menyebut, pihaknya yang telah memulai untuk mengembangkan teknologi pengelolaan sampah sejak 2008, memilih menggunakan teknologi tersebut karena karakter sampah Indonesia yang cenderung basah dan biasanya tercampur antara organik dan anorganik.

"Kenapa thermal, karena dia bisa menyelesaikan sampah dengan cepat dan volume yang signifikan, dan itu yang kita butuhkan. Dan untuk saat ini, teknologi paling mungkin digunakan adalah Thermal Hydrodrive untuk pemusnahan sampah yang tak bisa dimanfaatkan secara organik dan ekonomi," kata Djaka kepadaKORAN SINDO, di Jakarta, Jumat (22/10).

baca juga: Walhi DKI Bongkar Penyebab TPST Bantar Gebang Nyaris Kelebihan Kapasitas

Teknologi pemusnahan sampah dengan thermal hydrodrive, dijelaskan Djaka, memanfaatkan Superheated Steam (syntetic gas) menjadi katalisator untuk meningkatkan suhu pada furnace boiler (ruang bakar) sekaligus bahan bakar. Super heated steam itu juga dimanfaatkan sebagai sumber panas untuk proses pengeringan sampah agar terjadi pembakaran sempurna.

Selain itu, untuk menjaga agar aman emisi, suhu dari perangkat tersebut dijaga pada suhu 850 derajat celcius, plus ditambah dengan filter asap menggunakan cyclone wet scrubber yang akan menyaring asap pembakaran dengan cyclone dan semburan air untuk menurunkan emisi pada ambang batas yang diizinkan.

"Namun fasilitas ini memang hanya sebagai teknologi. Karena yang lebih dari itu, yang ideal, adalah adanya pemilahan (sampah) di hulu (rumah tangga), atau berkonsep desentralisasi. Sehingga sampah terolah dan musnah di dekat sumbernya, tidak ke TPA yang luas, apalagi ditumpuk," ujar Djaka.

Dipastikan Warga Tak Terganggu

Agus Himawan, Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya mengatakan, pengolahan sampah menggunakan metode FPSA Skala Mikro ini memang baru dan perlu mendapatkan dukungan untuk keberhasilan dalam menyelesaikan permasalahan sampah Ibu kota. Hadirnya pembangunan FPSA Mikro Tebet ini juga telah mempertimbangkan dengan matang keberadaan lingkungan sekitar. Fasilitas ini akan mengontrol hasil proses thermal sehingga tidak mengganggu kesehatan warga sekitar.

baca juga: Kapasitas TPST Bantar Gebang Kian Menipis, DKI Kembali Wacanakan Pembangunan ITF

Tidak hanya itu, tersedia juga sistemContinuous Emission Monitoring Systemsatau yang biasa disebut CEMS sehingga masyarakat dapat memantau langsung emisi yang dihasilkan dari proses pengolahan sampah.Ke depannya, proyek ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendukung lainnya, antara lain berupa learning centre, ampitheatre, Ruang Terbuka Hijau (RTH), sarana olah raga, kantin, serta musala yang dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat.

“Tidak hanya sebagai tempat pengolahan sampah yang modern, pembangunanan FPSA Mikro Tebet diharapkan dapat membawa gaya hidup baru bagi masyarakat untuk menanggulangi dan mengendalikan limbah sampah,” kata Agus.
(ymn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan...
SPMB Jakarta 2026, Pengajuan Akun dan Verifikasi KK Jenjang SMA dan SMK Telah Dibuka
KJP Juni 2026 Belum...
KJP Juni 2026 Belum Cair? Simak Prediksi Tanggal Pencairan dan Cara Mengurusnya
Rekomendasi
Kepala BGN Nanik Deyang...
Kepala BGN Nanik Deyang Pastikan Anak Orang Kaya Tak Akan Dapat MBG Lagi
Pertamax Naik Picu Migrasi...
Pertamax Naik Picu Migrasi Besar-besaran ke Pertalite, Subsidi BBM Jebol?
Kendaraan Listrik Siap...
Kendaraan Listrik Siap Menjadi Sumber Energi Baru bagi Amerika Serikat
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved