Pertama di Bandung, 17.000 Peserta Ikuti Ikuti Lari Hybrid
Minggu, 24 Oktober 2021 - 14:02 WIB
loading...
A
A
A
"Kami konsisten mengusung setiap tahunnya dan tentunya di tahun ini, penyelenggaraan kegiatan mengedepankan keselamatan para pelari dengan mengadaptasi protokol kesehatan yang sangat ketat.” beber dia.
Untuk kegiatan offline, diikuti pelari dengan jumlah yang terbatas, sudah divaksin COVID-19 dosis kedua, dan terverifikasi aplikasi Peduli Lindungi. Seluruh pelari offline telah melakukan tes dengan hasil negatif COVID-19 sebelum memasuki area. Baca: Pasok Narkoba ke Kalangan Mahasiswa 2 Pengedar Ditangkap.
Sebagai bentuk antisipasi terjadinya kerumunan, tindakan pencegahan dilakukan dengan membagi menjadi 2 lokasi kegiatan offline yaitu Gedung Sate (kategori lari jarak 10 kilometer) dan Kota Baru Parahyangan (kategori lari half marathon dan marathon).
Pelepasan pelari dilakukan secara bertahap dengan maksimal 50 orang di setiap kelompoknya dengan jeda 3 menit. "Setelah selesai berlari, tidak ada acara hiburan secara offline dan pelari diwajibkan untuk langsung meninggalkan lokasi," katanya. Baca Juga: Bahaya! Sumber Air Baku SPAM Tukak Sadai Tercemar Limbah Tambang Timah.
Atlet lari nasional Agus Prayogo merasakan pengalaman baru yang berbeda dengan event-event lari yang ada sebelumnya, “Meskipun dengan protokol kesehatan yang ketat, tapi saya bangga para pelari hari ini mau mematuhi aturan yang ditetapkan sebagai cara lomba lari offline yang baru.” katanya.
Untuk kegiatan offline, diikuti pelari dengan jumlah yang terbatas, sudah divaksin COVID-19 dosis kedua, dan terverifikasi aplikasi Peduli Lindungi. Seluruh pelari offline telah melakukan tes dengan hasil negatif COVID-19 sebelum memasuki area. Baca: Pasok Narkoba ke Kalangan Mahasiswa 2 Pengedar Ditangkap.
Sebagai bentuk antisipasi terjadinya kerumunan, tindakan pencegahan dilakukan dengan membagi menjadi 2 lokasi kegiatan offline yaitu Gedung Sate (kategori lari jarak 10 kilometer) dan Kota Baru Parahyangan (kategori lari half marathon dan marathon).
Pelepasan pelari dilakukan secara bertahap dengan maksimal 50 orang di setiap kelompoknya dengan jeda 3 menit. "Setelah selesai berlari, tidak ada acara hiburan secara offline dan pelari diwajibkan untuk langsung meninggalkan lokasi," katanya. Baca Juga: Bahaya! Sumber Air Baku SPAM Tukak Sadai Tercemar Limbah Tambang Timah.
Atlet lari nasional Agus Prayogo merasakan pengalaman baru yang berbeda dengan event-event lari yang ada sebelumnya, “Meskipun dengan protokol kesehatan yang ketat, tapi saya bangga para pelari hari ini mau mematuhi aturan yang ditetapkan sebagai cara lomba lari offline yang baru.” katanya.
(nag)
Lihat Juga :