Dompet Dhuafa dan Pemkab Jeneponto Luncurkan Kampung Quran
Jum'at, 22 Oktober 2021 - 19:17 WIB
loading...
Bupati Jeneponto, Ihsan Iskandar saat peluncuran Kampung Quran, bersama Dompet Dhuafa, Jumat (22/10). Foto: Istimewa
A
A
A
JENEPONTO - Dompet Dhuafa bersama Pemkab Jeneponto meluncurkan Kampung Quran Al-Ihsan, bertepatan dengan Hari Santri Nasional (HSN), Jumat (22/10). Kampung Quran ini terletak di Tetebatu, Kelurahan Sidenre, Kecamatan Binamu, Jeneponto.
Kampung Quran Al-Ihsan merupakan program yang diinisiasi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) berserta Yayasan An-Najm yang di dalamnya mencakup layanan Forum Halaqah Quran untuk dewasa dan anak-anak, Tilawah, Kaligrafi, Dauroh Muajjiw, Wisata Quran.
Baca juga: Gandeng BNI Syariah, Dompet Dhuafa Luncurkan Layanan Chat Pay
Adapun tempat yang dijadikan Kampung Quran Al-Ihsan adalah tanah milik Bupati Jeneponto, Ihsan Iskandar yang akan dikelola oleh Yayasan An-Najm untuk dijadikan wisata Quran.
Bupati Jeneponto, Ihsan Iskandar berharap, Kampung Quran ini dapat menjadi kawasan yang representatif untuk membangun kecintaan terhadap Quran. Tidak hanya untuk para santri anak-anak, namun juga untuk seluruh kalangan masyarakat.
Kampung Quran ini sekaligus merupakan bentuk kontribusi dalam bidang keagamaan, menjadikan Jeneponto sebagai wilayah yang syarat akan makna religius sebagaimana hal ini juga sejalan dengan misi dari Bupati yaitu S.M.A.R.T (Saing, Maju, Religius, dan Berkelanjutan).
“Semoga momentum Hari Santri dan launching Kampung Quran Al-Ihsan ini akan menjadi spirit bagi masyarakat untuk belajar tentang Alquran sehingga memperteguh Kabupaten Jeneponto sebagai daerah yang religius sesuai misi-misi SMART,” tutur Ihsan Iskandar.
Baca juga: Kampung Silat Jampang Dompet Dhuafa Berbagi 100 Parsel untuk Pelestari Budaya
Sekda Jeneponto, M Syarifuddin Nurdin mengapresiasi Yayasan An-Najm dan Bupati yang akan menjadikan lokasi ini sebagai tempat pembelajaran semua tingkatan masyarakat untuk memperbaiki bacaan Quran. Selain itu, suasana tempat ini akan menjadi spirit bagi masyarakat untuk melakukan wisata religi.
Pimpinan Cabang DD Sulsel , Rahmat Hidayat HM turut merasa bahagia atas antusiasme masyarakat dengan adanya program akbar dakwah keagamaan yang akan dijalankan di Kampung Quran Al-Ihsan.
Rahmat memaparkan bahwa santri FHQ Jeneponto telah mencapai lebih dari 700. Angka ini merupakan jumlah tertinggi di Sulawesi Selatan dan tertinggi kedua secara nasional.
Kadis Pendidikan Jeneponto Nur Alam sekaligus santri FHQ Jeneponto mengutarakan bahwa 700 santri FHQ ini merupakan langkah awal, kedepannya semoga akan lebih banyak lagi kita dorong lapisan masyarakat untuk memperbaiki bacaan Quran.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Bazis DKI Bersinergi dengan Dompet Dhuafa
Untuk diketahui, FHQ Jeneponto merupakan program layanan dakwah Dompet Dhuafa yang diinisiasi sejak tahun 2015 untuk para masyarakat dalam belajar, meningkatkan bacaan dan hafalan Alquran.
Hadir dalam peluncuran Kampung Quran tersebut, Bupati Jeneponto H Ihsan Iskandar, Wakil Bupati, H Haris Yasir, Sekda HM Syarifuddin Nurdin, Kepala Kemenag H Saharuddin, Kapolres, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto, Dandim 1425/Jp, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto dan sejumlah pejabat daerah Kabupaten Jeneponto.
Kampung Quran Al-Ihsan merupakan program yang diinisiasi Dompet Dhuafa Sulawesi Selatan (DD Sulsel) berserta Yayasan An-Najm yang di dalamnya mencakup layanan Forum Halaqah Quran untuk dewasa dan anak-anak, Tilawah, Kaligrafi, Dauroh Muajjiw, Wisata Quran.
Baca juga: Gandeng BNI Syariah, Dompet Dhuafa Luncurkan Layanan Chat Pay
Adapun tempat yang dijadikan Kampung Quran Al-Ihsan adalah tanah milik Bupati Jeneponto, Ihsan Iskandar yang akan dikelola oleh Yayasan An-Najm untuk dijadikan wisata Quran.
Bupati Jeneponto, Ihsan Iskandar berharap, Kampung Quran ini dapat menjadi kawasan yang representatif untuk membangun kecintaan terhadap Quran. Tidak hanya untuk para santri anak-anak, namun juga untuk seluruh kalangan masyarakat.
Kampung Quran ini sekaligus merupakan bentuk kontribusi dalam bidang keagamaan, menjadikan Jeneponto sebagai wilayah yang syarat akan makna religius sebagaimana hal ini juga sejalan dengan misi dari Bupati yaitu S.M.A.R.T (Saing, Maju, Religius, dan Berkelanjutan).
“Semoga momentum Hari Santri dan launching Kampung Quran Al-Ihsan ini akan menjadi spirit bagi masyarakat untuk belajar tentang Alquran sehingga memperteguh Kabupaten Jeneponto sebagai daerah yang religius sesuai misi-misi SMART,” tutur Ihsan Iskandar.
Baca juga: Kampung Silat Jampang Dompet Dhuafa Berbagi 100 Parsel untuk Pelestari Budaya
Sekda Jeneponto, M Syarifuddin Nurdin mengapresiasi Yayasan An-Najm dan Bupati yang akan menjadikan lokasi ini sebagai tempat pembelajaran semua tingkatan masyarakat untuk memperbaiki bacaan Quran. Selain itu, suasana tempat ini akan menjadi spirit bagi masyarakat untuk melakukan wisata religi.
Pimpinan Cabang DD Sulsel , Rahmat Hidayat HM turut merasa bahagia atas antusiasme masyarakat dengan adanya program akbar dakwah keagamaan yang akan dijalankan di Kampung Quran Al-Ihsan.
Rahmat memaparkan bahwa santri FHQ Jeneponto telah mencapai lebih dari 700. Angka ini merupakan jumlah tertinggi di Sulawesi Selatan dan tertinggi kedua secara nasional.
Kadis Pendidikan Jeneponto Nur Alam sekaligus santri FHQ Jeneponto mengutarakan bahwa 700 santri FHQ ini merupakan langkah awal, kedepannya semoga akan lebih banyak lagi kita dorong lapisan masyarakat untuk memperbaiki bacaan Quran.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Bazis DKI Bersinergi dengan Dompet Dhuafa
Untuk diketahui, FHQ Jeneponto merupakan program layanan dakwah Dompet Dhuafa yang diinisiasi sejak tahun 2015 untuk para masyarakat dalam belajar, meningkatkan bacaan dan hafalan Alquran.
Hadir dalam peluncuran Kampung Quran tersebut, Bupati Jeneponto H Ihsan Iskandar, Wakil Bupati, H Haris Yasir, Sekda HM Syarifuddin Nurdin, Kepala Kemenag H Saharuddin, Kapolres, AKBP Yudha Kesit Dwijayanto, Dandim 1425/Jp, Letkol Inf Gustiawan Ferdianto dan sejumlah pejabat daerah Kabupaten Jeneponto.
(luq)
Lihat Juga :