Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya Tanpa Busana, Pemeriksaan Yosef ke-14 Kalinya Terkait Bukti Baru

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 14:31 WIB
loading...
Pembunuhan Ibu dan Anak...
Yosef Hidayah (59), suami korban pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23) di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Subang kembali diperiksa polisi. Foto/Dok.SINDOnews
A A A
SUBANG - Yosef Hidayah (59), suami korban pembunuhan Tuti Suhartini (55) dan putrinya Amalia Mustika Ratu (23) di Desa/Kecamatan Jalan Cagak, Kabupaten Subang, Jawa Barat kembali diperiksa polisi Kamis (21/10/2021) kemarin. Belum diketahui pasti agenda pemeriksaan Yosef yang hingga kini sudah terhitung ke-14 kalinya tersebut.

"Iya rekor, yang ke 14 kali Pak Yosef dipanggil. Mudah-mudahan tidak hanya titik terang saja, tetapi BAP hari ini bisa merujuk kepada pelaku sebenarnya,"ucap kuasa hukum Yosef, Rohman Hidayat.

Yosef datang ke Mapolres Subang didampingi penasehat hukumnya sekitar pukul 15.00 WIB sore. Hingga larut malam Yosef masih berada di ruangan penyidik Mapolres Subang.

Baca juga: Misteri Pembunuhan Ibu dan Anak Gadis di Subang: Kuasa Hukum Sebut Alibi Yosef Lebih Kuat

Menurut Rohman, pemeriksaan kali ini pertanyaan penyidik lebih pada megulang kembali pertanyaan terhadap kliennya yang sebelumnya sudah ditanyakan seputar kasus pembunuhan ibu dan anak tersebut, namun lebih detail.

"(Pemeriksaan kali ini) beberpa hal yang ditanyakan lebih spesifik. Tapi kan kita tidak bisa membocorkan semua ya detilnya, termasuk soal pertanyaan (penyidik) dan jawaban Pak Yosef. Gambaranya begitu saja,"kata dia.

Rohman tidak mau memberikan bocoran lebih jauh soal materi penyidikan. Mewakili keluarga korban, dirinya sangat berharap kasus ini segera terungkap, pelaku pembunuhan secepatnya diketahui dan ditangkap.

Saperti diketahui, baru-baru ini polisi dikabarkan menemukan bukti baru dalam penyelidikan forensik, yakni berupa jejak sang pembunuh di kuku korban. Bukti baru itu dapat mengungkap siapa pelaku pembunuhan.

Baca juga: Pembunuhan Ibu dan Anak Gadisnya di Subang, 3 Kakak Tuti Bungkam Usai Diperiksa Kapolres

Bukti ini diungkapkan langsung oleh Kombes Pol Sumy Hastri Purwanti. Setelah melakukan penyelidikan forensik, Hastry hanya perlu mencocokan penemuan ini dengan bukti-bukti lain.

"Kita cari petunjuk lain di tubuh jenazah. Dari seluruh kasus pembunuhan, tubuh manusia itu menyimpan petunjuk yang luar biasa. Petunjuk emas," ujar Hastry kepada wartawan Selasa (19/10/2021) lalu.

Saat ini, sudah dilakukan 2 autopsi oleh Hastry. Menurutnya, autopsi pertama berjalan dengan baik, sementara autopsi kedua hanya untuk memastikan ulang.

Autopsi yang dilakukan pihak kepolisian perlahan akan mengungkap identitas pelaku, dengan bukti-bukti yang ada. Hasil autopsi ulang jasad Tuti danAmalia, nantinya akan dicocokkan dengan bukti-bukti lain.

"Untuk kasus Subang itu memang jelas kasus pembunuhan. Autopsi pertama sudah bagus, sudah baik. Saya hanya melengkapi saja dan memastikan kalau dari hasil autopsi pertama itu bisa membuktikan waktu kematian, cara kematian, mekanisme kematian, dan sebab kematian," papar Hastry.

"Pengambilan tubuh jenazah itu kita periksa lagi ke ahli DNA forensik. Kalau memang butuh pemeriksaan sidik jari ke ahli fingerprint forensik. Kalau dia diracun kita ke toksikologi forensik," lanjutnya.

Bukti yang ditemukan pada kuku Amalia, membuktikan bahwa dugaan Amalia melakukan perlawanan kepada pelaku benar adanya.

"Sambil memeriksa sidik jari, kita lihat juga tanda-tanda di tubuhnya. Kalau ada perlawanan, misalnya mencakar, memukul atau mencubit pelaku itu terlihat dari epitel yang tertinggal di kuku korban. Jari-jarinya sekalian diambil untuk diperiksa DNA-nya. Itu kita periksa lengkap," jelas Hastry.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadis! Perempuan Dibunuh...
Sadis! Perempuan Dibunuh dan Dibakar Mantan Pacar, Jasadnya Dibuang ke Sungai Enim
Terungkap, Pria Tega...
Terungkap, Pria Tega Bunuh Ibu Tiri di Tangerang Positif Narkoba
Nus Kei Tewas Ditikam...
Nus Kei Tewas Ditikam di Bandara, Sekjen Golkar: Kami Sangat Berduka, Sedih, dan Marah!
2 Pelaku Penikaman Ketua...
2 Pelaku Penikaman Ketua Golkar Maluku Tenggara Nus Kei Ditangkap, Ini Inisialnya
Terungkap, Wanita di...
Terungkap, Wanita di Tangsel Tewas Dibunuh Mantan Suami Siri karena Sakit Hati
Polisi Ungkap Korban...
Polisi Ungkap Korban Mutilasi di Bekasi karena Menolak Ajakan Curi Mobil Bosnya
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hanya Gara-gara Sepiring...
Hanya Gara-gara Sepiring Pasta, Suami di Mesir Bunuh Istrinya yang Berusia 14 Tahun
Revitalisasi Sekolah...
Revitalisasi Sekolah di SMKN 1 Cibogo Subang Dongkrak Fasilitas dan Semangat Belajar
Rekomendasi
Digitalisasi Kunci Kecepatan...
Digitalisasi Kunci Kecepatan Jasa Raharja Cairkan Santunan Korban Kecelakaan
RSCM Apresiasi Donor...
RSCM Apresiasi Donor Darah MNC Peduli, Bantu Penuhi Kebutuhan 100 Kantong Darah per Hari
Sah, 4 Marketplace Ini...
Sah, 4 Marketplace Ini Resmi Pungut Pajak PPh 22
Berita Terkini
Banjir Tapanuli Utara...
Banjir Tapanuli Utara Jadi Alarm, YSSC Desak Gerakan Nyata Pulihkan Hutan
Prabowo Beri Penghargaan...
Prabowo Beri Penghargaan Nugraha Sakanti ke Polda Riau, Kapolda: Milik Seluruh Personel
Lanjutan Sidang Praperadilan,...
Lanjutan Sidang Praperadilan, Roy Suryo Siapkan 3 Saksi dan 1 Ahli
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Ini Daftar Jalan di...
Ini Daftar Jalan di Jakarta yang Ditutup Sementara saat Presiden Belarus Melintas
Tak Hanya Andalkan Teknologi,...
Tak Hanya Andalkan Teknologi, KAI Bangun Loyalitas via Pelayanan Berkualitas
Infografis
Ini Daftar BUMN dan...
Ini Daftar BUMN dan Anak Usaha yang Akan Melantai ke BEI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved