Kemenhub Sebut Mobil Terbang Solusi Atasi Kemacetan di Jabodetabek

Jum'at, 22 Oktober 2021 - 02:25 WIB
loading...
Kemenhub Sebut Mobil...
Kemenhub menyebut mobil terbang solusi konkret atasi kemacetan di Indonesia. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Mobilitas masyarakat kian tak terbendung. Dampak dari mobilitas itu menimbulkan kemacetan yang kian tumbuh di wilayah perkotaan khususnya Jabodetabek.

Berbagai formula terus dicari guna membereskan persoalan kemacetan. Salah satunya datang dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang menyambut baik pengembangan teknologi mobil terbang sebagai jawaban konkret dalam mengatasi kemacetan di Jabodetabek.

Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, penggunaan teknologi mobil terbang harus lebih dulu digodok secara matang sebelum dapat digunakan. Aspek keselamatan dan keamanan harus selalu menjadi faktor utama dalam setiap lini transportasi. Baca juga: Taksi Terbang EHang Terlihat Mengudara di Langit Indonesia

"Kemenhub menyambut baik pengembangan teknologi ini demi menciptakan kota masa depan yang lebih baik. Namun, perumusan peraturan maupun kebijakan untuk mobil terbang harus dilakukan secara komprehensif dan sesuai dengan perkembangan teknologi terbaru di sektor transportasi tersebut," ujarnya dalam webinar "Masa Depan Mobilitas Udara Perkotaan Jabodetabek", Kamis (21/10/2021).

Menurutnya, ke depan penggunaan mobil terbang dapat sangat membantu mobilitas masyarakat dari segi ekonomi baik dari sektor jasa, barang maupun individu. Oleh karena itu, Jabodetabek harus mulai mempertimbangkan moda transportasi berbasis udara dalam mengatasi kemacetan. "Jabodetabek diprediksi jadi kota metropolitan terbesar kedua di dunia setelah Tokyo, Jepang. Kawasan ini memiliki fungsi ekonomi yang semakin besar dan akan berdampak pada kebutuhan mobilitas yang tinggi," ucapnya. Baca juga: Bersaing dengan Taksi Terbang, Bus Terbang Akan Bikin Macet Langit

Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Polana B Pramesti mengungkapkan, salah satu transportasi udara yang sedang gencar dikembangkan adalah electric vertical take off and landing (eVTOL) aircraft atau akrab disebut taksi terbang atau mobil terbang. "Ini menjadi solusi untuk masalah transportasi yang jamak dihadapi kota besar," ungkap Polana.

Dia menuturkan, dalam waktu dekat rencananya ada taksi terbang yang akan diujicobakan di Bali. Pemilihan Bali sebagai tempat uji coba lantaran sudah dikenal sebagai destinasi wisata kelas dunia. Oleh karena itu, lanjut dia, bukan tidak mungkin dalam waktu dekat Jakarta tertarik mengadopsi teknologi urban air mobility itu untuk menjadi alternatif transportasi di tengah padatnya lalu lintas Ibu Kota. "Uji coba dan pengoperasian kendaraan yang diklaim lebih ramah lingkungan ini merupakan cikal bakal pengembangan urban air mobility di Indonesia," tuturnya.
(cip)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Libur Panjang Iduladha,...
Libur Panjang Iduladha, Kendaraan Keluar Jabotabek Melonjak 19%
1,09 Juta Kendaraan...
1,09 Juta Kendaraan Diprediksi Keluar Jabotabek pada Libur Iduladha 2026
Kasus Dugaan Korupsi...
Kasus Dugaan Korupsi DJKA, KPK Telusuri Penyerahan Fee ke Pihak Kemenhub
Rekomendasi
4.480 Calon Mahasiswa...
4.480 Calon Mahasiswa Diterima di UM UGM CBT 2026, Kedokteran Paling Ketat
BYD M6 DM Diklaim Irit...
BYD M6 DM Diklaim Irit 65 Km/Liter, Sudah Diuji 150 Km Nyaris Tanpa Minum Bensin
Kejagung Geledah 6 Lokasi...
Kejagung Geledah 6 Lokasi terkait Dugaan Korupsi MBG, Sasar Kantor dan Rumah Tersangka
Berita Terkini
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Unjuk Rasa Mahasiswa...
Unjuk Rasa Mahasiswa Bubar, Polisi Mulai Buka Jalan Jenderal Sudirman Arah Bundaran HI
Perumda Dharma Jaya...
Perumda Dharma Jaya Edukasi Ketahanan Pangan ke Siswa SMPN 51 Jakarta
Situ Rompong Tangsel...
Situ Rompong Tangsel Menyusut Tinggal 1,7 Hektare, Warga Duga Ada Maladminsitrasi
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Infografis
Mobil Tabrak Kerumunan...
Mobil Tabrak Kerumunan Orang di AS, 10 Warga Tewas dan 30 Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved