Dorong Ekonomi, Ini Program bank bjb Gerakkan UMKM di Indonesia

Kamis, 21 Oktober 2021 - 09:56 WIB
loading...
Dorong Ekonomi, Ini...
bank bjb komitmen membantu pelaku usaha di Indonesia dengan membuat berbagai program pemberdayaan UMKM.
A A A
BANDUNG - Pandemi Covid-19 telah berdampak terhadap banyak sektor, tak terkecuali pengusaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Mereka yang selama ini menjadi penyangga ekonomi Indonesia, harus menanggung turunnya usaha karena lemahnya daya beli. Akibatnya, banyak UMKM gulung tikar, mati suri, hingga terlilit utang.

Kendati pemerintah menggelontorkan banyak bantuan dan program pemulihan ekonomi, namun langkah tersebut perlu dukungan instansi atau lembaga lainnya. Harapannya, akan semakin banyak pelaku usaha yang cepat recovery dan kembali survive dengan kondisi saat ini.

Komitmen membantu pelaku UMKM juga ditunjukkan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb). Tak hanya menyalurkan pinjaman melalui berbagai skema pembiayaan, bank bjb juga konsen memberikan pelatihan dan edukasi bisnis kepada pelaku UMKM.

Salah satu program peningkatan kapasitas UMKM yang konsisten dilakukan bank bjb adalah Program Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Terpadu (PESAT). Program PESAT bank bjb telah menjadi salah satu program andalan yang dimiliki bank bjb untuk memberdayakan UMKM.

Program yang diluncurkan pada 2015 ini ditujukan untuk meningkatkan kompetensi dan kapasitas usaha bagi pelaku usaha hingga saat ini. Bukan hanya memberikan permodalan, melainkan juga pendampingan agar UMKM semakin maju dan berkembang.

Sejak pertama kali diluncurkan hingga saat ini, program PESAT tak pernah berhenti menciptakan bibit-bibit UMKM unggulan yang siap bersaing di tengah berbagai situasi, tak terkecuali dalam masa sulit pandemi Covid-19. bank bjb juga tetap melancarkan program pemberdayaan UMKM ini meskipun harus berjibaku dalam situasi pandemi.

"Ada beberapa kategori bagian dalam program ini, mulai dari cara meningkatkan kapasitas usaha pelaku UMKM yang sudah ada lewat pelatihan dan seminar maupun untuk mendorong kemunculan wirausaha baru. Untuk yang kedua ini kami bimbing dari nol soal bagaimana memulai usaha, melakukan pencatatan kas dan sebagainya," jelas Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari.

Upaya tersebut memberi akses permodalan dan peningkatan kapasitas yang dilakukan bank bjb dengan memanfaatkan teknologi digital. Sehingga, program yang diberikan dapat dijangkau dengan lebih mudah.

Langkah akselerasi pemberdayaan lewat PESAT menjadi salah satu yang paling diandalkan. Tiga program utamanya, yakni PESAT Sehat dan Produktif (PSP) yang fokus pada konsultasi kesehatan dan pelatihan hidup bersih, PESAT Kapasitas Usaha (PKU) dengan pelatihan dan perluasan usahanya, serta PESAT wirausaha baru (PWB) yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menjadi wirausahawan terus menerus dilancarkan bersamaan dengan langkah stimulasi.

Lebih lanjut dia menjelaskan, fokus utama bank bjb adalah membantu pemulihan UMKM di masa pandemi. Yakni dari sisi pembiayaan dan peningkatan kapasitas pelaku usaha.

"bank bjb dalam memulihkan UMKM dilakukan baik dari sisi pembiayaan maupun peningkatan kapasitas pelaku usaha, termasuk di dalamnya adalah pelatihan literasi digital. Semua upaya tersebut kami lakukan lewat platform digital sehingga dapat menekan mobilitas masyarakat," katanya.

Nancy memaparkan, bank bjb mendukung UMKM lewat bantuan permodalan kredit UMKM yang kini juga dapat diakses secara digital. Tak sekedar membantu modal, bank bjb menyalurkan bantuan lewat pola kemitraan sehingga para pelaku usaha mendapat jaminan pasar bagi produk-produknya.

"Kami fokus dengan pembiayaan pola kemitraan, jadi kami carikan dulu off taker-nya yang bisa membeli bisnis para pelaku UMKM, sehingga pelaku UMKM bisa suplai produk mereka ke para pemain besar ini. Keuntungannya, harga jadi lebih stabil dan tingkat kesejahteraan pelaku usaha pun dapat meningkat," ungkap Nancy.

Pola kemitraan yang dibangun bank bjb dengan pelaku UMKM telah mulai dilakukan di beberapa daerah di Jawa Barat, seperti Karawang dan Tasikmalaya. bank bjb menggandeng pelaku usaha peternakan dan sektor pertanian lainnya.

Komitmen bank bjb membantu UMKM, juga dengan digelarnya program seminar pada 2020 lalu, menyelenggarakan pelatihan online khusus bagi para UMKM. Pelatihan ini dikemas dalam bentuk seminar yang menghadirkan wirausahawan sukses dan profesional di bidangnya.

Bentuknya, digelar seminar Bincang Jumat Bisnis yang merupakan bagian dari program Divisi Kredit UMKM bank bjb. Pelatihan online ini dapat diakses melalui aplikasi Zoom. Ada 3 seminar yang diselenggarakan sekaligus dengan pemateri yang berbeda-beda, sehingga para pelaku UMKM dapat memilah topik seminar yang akan diikuti.

Beberapa tema yang diangkat misalnya tentang "Strategi Bisnis Kolaborasi". Dalam seminar ini, dibahas cara mengembangkan bisnis dengan dengan model kolaborasi, bagaimana mengukur kebutuhan untuk berkolaborasi dalam usaha, teknik mencari partner bisnis, hingga tahapan persiapan berkolaborasi. Pemateri pelatihan ini adalah Entrepreneur and Marketing Consultant Esa Budi Aji.

Tema lainnya di antaranya tentang "Optimasi Kekuatan Pikiran". Pembahasan materi ini akan berfokus pada mengoptimalkan kekuatan pikiran untuk kemajuan bisnis, teknik mengenali potensi (pikiran) diri, membangun kesadaran diri hingga menggunakannya dalam alam bawah sadar, sehingga menjadi modal pelaku UMKM. Pemateri pelatihan ini adalah Founder Spiritual Mind Motivation Asep R. Karana.

Kemudian ada tema tentang "Kenapa Saya Membeli Produk Mu?" Pada materi ini, akan dibahas motif konsumen untuk membeli sesuatu dilihat dari sisi produk, bagaimana menciptakan sebuah produk yang memiliki nilai bagi konsumen dan unggul di mata pesaing. Pemateri pelatihan ini adalah Ketua IWAPI Kabupaten Bogor Inne Roswianita. CM
(srf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Partai Perindo NTT Gandeng...
Partai Perindo NTT Gandeng GMIT, Dorong SNI agar UMKM Naik Kelas
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Rekomendasi
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Berita Terkini
Gunung Merapi Erupsi,...
Gunung Merapi Erupsi, Guguran Lava Meluncur 2 Kilometer ke Arah Barat
Kang Cucun Gelar Pasar...
Kang Cucun Gelar Pasar Murah di Desa Ciheulang Ciparay
Syiar Islam Harus Dekat...
Syiar Islam Harus Dekat dengan Masyarakat
Kabupaten Bekasi dan...
Kabupaten Bekasi dan Klaten Kekeringan, Ribuan Warga Kesulitan Dapat Air Bersih
Toni, Badri, dan Saiful...
Toni, Badri, dan Saiful Hakim Dilaporkan Kader PPP ke Polda Metro atas Dugaan Pemalsuan Dokumen Muktamar
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved