Gandeng Nyalanesia, Disdikbud Sultra Cetak 500 Judul Buku Karya Siswa-Guru
Rabu, 20 Oktober 2021 - 20:24 WIB
loading...
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio bersama Satriana, selaku Penggerak Literasi Nasional. Foto: Istimewa
A
A
A
MAKASSAR - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan Nyalanesia mendorong pengembangan literasi dengan menerbitkan 500 judul buku karya siswa dan guru.
Agenda tersebut dikemas dalam tajuk Festival Literasi Sulawesi Tenggara. Program ini didesain tidak hanya agra memotivasi, tetapi sekaligus memfasilitasi sekolah-sekolah untuk mengembangkan program literasinya.
Baca juga:Raih 2 Medali di PON Papua, Pebiliar Asal Wajo Diganjar Bonus
Nyalanesia merupakan startup bidang pendidikan yang telah berpengalaman membantu lebih dari 300.000 siswa dan guru untuk menerbitkan buku bersama. Diperuntukkan untuk sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan Sederajat, diharapkan program ini bisa menjadi solusi efektif bagi kepala sekolah untuk meningkatkan budaya literasi di sekolahnya.
"Kami ingin membantu anak-anak dan para guru untuk memiliki kompetensi di bidang literasi, memiliki semangat untuk berkarya dan berhasil menerbitkan buku bersama. Nyalanesia kami gandeng sebagai mitra strategis untuk mewujudkan Sultra sebagai provinsi yang terdepan di bidang literasi,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio dalam siaran persnya, Rabu (20/10).
Festival Literasi Sultra adalah program pengembangan literasi sekolah, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN. Peserta juga mendapat pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat Provinsi Sultra dengan hadiah jutaan rupiah.
Baca juga:Gowa Raih Tiga Penghargaan Proklim dari Kementerian LHK
“Dari pengalaman saya menjadi pegiat literasi beberapa tahun ini, sekolah-sekolah memang tidak cukup dimotivasi semata. Tetapi juga harus difasilitasi dan didampingi. Kami optimis atas kemajuan literasi di Sulawesi Tenggara berkat adanya program ini,” jelas Satriana, selaku Penggerak Literasi Nasional yang memimpin jalannya Festival Literasi Sultra.
Melalui program ini, seluruh sekolah yang menjadi peserta program akan difasilitasi dan bertualang bersama serangkaian kegiatan yang meliputi: workshop dan sertifikasi kompetensi, penulisan dan perlombaan literasi, penerbitan dan percetakan buku ber-ISBN, fasilitas pembuatan dan pengelolaan website literasi sekolah, konsultasi dan pengembangan program literasi, seminar nasional dan peluncuran buku, penganugerahan penghargaan dan hadiah, hingga acara puncak Festival Literasi Sultra.
Lenang Manggala, Founder Nyalanesia, lebih lanjut menyampaikan bahwa Festival Literasi Sultra adalah pengembangan dari program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional yang diselenggarakan oleh Nyalanesia secara tahunan sejak 2016 lalu. Berkolaborasi dengan berbagai instansi pendidikan, pemerintah dan perusahaan peduli literasi, hingga tahun ini, program GSMB Nasional telah diikuti 1828 sekolah dari 34 Provinsi dan berhasil menerbitkan 3.500 judul buku.
Baca juga:PUPR Luwu Akan Kerjakan 8 Proyek Pengaspalan Ruas Jalan
"Program Festival Literasi Sulawesi Tenggara Tahun 2021 dipersembahkan bagi sekolah-sekolah di Provinsi Sulawesi Tenggara guna menjadi solusi sekaligus wahana untuk mengakselerasi kualitas budaya literasi dan mutu pendidikan secara lebih efektif, efisien, dan penuh suka cita. Mari, menjadi bagian dalam upaya menyalakan masa depan bangsa!" pungkas Lenang Manggala.
Pendaftaran peserta program Festival Literasi Sulawesi Tenggara ini masih dibuka hingga tanggal 25 Oktober 2021. Info lengkap dan pendaftaran program ini dapat diakses melalui situs resminya.
Agenda tersebut dikemas dalam tajuk Festival Literasi Sulawesi Tenggara. Program ini didesain tidak hanya agra memotivasi, tetapi sekaligus memfasilitasi sekolah-sekolah untuk mengembangkan program literasinya.
Baca juga:Raih 2 Medali di PON Papua, Pebiliar Asal Wajo Diganjar Bonus
Nyalanesia merupakan startup bidang pendidikan yang telah berpengalaman membantu lebih dari 300.000 siswa dan guru untuk menerbitkan buku bersama. Diperuntukkan untuk sekolah jenjang SD, SMP, SMA dan Sederajat, diharapkan program ini bisa menjadi solusi efektif bagi kepala sekolah untuk meningkatkan budaya literasi di sekolahnya.
"Kami ingin membantu anak-anak dan para guru untuk memiliki kompetensi di bidang literasi, memiliki semangat untuk berkarya dan berhasil menerbitkan buku bersama. Nyalanesia kami gandeng sebagai mitra strategis untuk mewujudkan Sultra sebagai provinsi yang terdepan di bidang literasi,” terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra, Asrun Lio dalam siaran persnya, Rabu (20/10).
Festival Literasi Sultra adalah program pengembangan literasi sekolah, yang memfasilitasi seluruh siswa dan guru jenjang SD, SMP, SMA dan sederajat untuk dapat menerbitkan buku berISBN. Peserta juga mendapat pelatihan dan sertifikasi kompetensi, pendampingan pengembangan program literasi, serta kompetisi berliterasi paling bergengsi di tingkat Provinsi Sultra dengan hadiah jutaan rupiah.
Baca juga:Gowa Raih Tiga Penghargaan Proklim dari Kementerian LHK
“Dari pengalaman saya menjadi pegiat literasi beberapa tahun ini, sekolah-sekolah memang tidak cukup dimotivasi semata. Tetapi juga harus difasilitasi dan didampingi. Kami optimis atas kemajuan literasi di Sulawesi Tenggara berkat adanya program ini,” jelas Satriana, selaku Penggerak Literasi Nasional yang memimpin jalannya Festival Literasi Sultra.
Melalui program ini, seluruh sekolah yang menjadi peserta program akan difasilitasi dan bertualang bersama serangkaian kegiatan yang meliputi: workshop dan sertifikasi kompetensi, penulisan dan perlombaan literasi, penerbitan dan percetakan buku ber-ISBN, fasilitas pembuatan dan pengelolaan website literasi sekolah, konsultasi dan pengembangan program literasi, seminar nasional dan peluncuran buku, penganugerahan penghargaan dan hadiah, hingga acara puncak Festival Literasi Sultra.
Lenang Manggala, Founder Nyalanesia, lebih lanjut menyampaikan bahwa Festival Literasi Sultra adalah pengembangan dari program Gerakan Sekolah Menulis Buku Nasional yang diselenggarakan oleh Nyalanesia secara tahunan sejak 2016 lalu. Berkolaborasi dengan berbagai instansi pendidikan, pemerintah dan perusahaan peduli literasi, hingga tahun ini, program GSMB Nasional telah diikuti 1828 sekolah dari 34 Provinsi dan berhasil menerbitkan 3.500 judul buku.
Baca juga:PUPR Luwu Akan Kerjakan 8 Proyek Pengaspalan Ruas Jalan
"Program Festival Literasi Sulawesi Tenggara Tahun 2021 dipersembahkan bagi sekolah-sekolah di Provinsi Sulawesi Tenggara guna menjadi solusi sekaligus wahana untuk mengakselerasi kualitas budaya literasi dan mutu pendidikan secara lebih efektif, efisien, dan penuh suka cita. Mari, menjadi bagian dalam upaya menyalakan masa depan bangsa!" pungkas Lenang Manggala.
Pendaftaran peserta program Festival Literasi Sulawesi Tenggara ini masih dibuka hingga tanggal 25 Oktober 2021. Info lengkap dan pendaftaran program ini dapat diakses melalui situs resminya.
(luq)
Lihat Juga :