Lima Korban Kecelakaan Beruntun di Tol Merak Masih Dirawat

Senin, 18 Oktober 2021 - 21:13 WIB
loading...
Lima Korban Kecelakaan...
Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga memberikan keterangan kepada wartawan terkait kecelakaan beruntun di tol merak, Senin (18/10/2021). Foto: SINDONews/Teguh Mahardika
A A A
SERANG - Lima dari 28 korban kecelakaan lalu lintas beruntun yang melibatkan 3 kendaraan, di Tol Merak, Serang, Banten masih dirawat. Sedangkan sisa korban lainya sudah dipulangkan ke rumah masing-masing.

Kecelakaan beruntun yang terjadi pada Minggu (17/10/2021) pukul 21.50 WIB di Km 74.900 itu melibatkan yaitu Truk Tangki Kimia, Bus Putra Pelangi dan Honda Brio.

Kabid Humas Polda Banten AKBP Shinto Silitonga menjelaskan, dari 28 korban luka kecelakaan yang dibawa ke Rumah Sakit (RS), kini tersisa 5 orang yang masih mendapatkan perawatan. Satu korban di RS Sari Asih Kota Serang, dan empat lagi di RSUD Serang.

Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tol Tangerang-Merak, 1 Orang Tewas dan 19 Luka Ringan

"Hari ini saya bersama penyidik Ditlantas Polda Banten melakukan pengecekan korban kecelakaan di RS, dari hasil tersebut, Total dari 28 yang luka, 5 harus menjalani perawatan yang intensif, Khusus korban di RS Sari Asih, korban mengalami luka dibagian kepala dan dada, sehingga membutuhkan perawatan intensif," kata Shinto Silitonga, Senin (18/10/2021).

Shinto menyampaikan, truk kimia yang mengalami kecelakaan bermuatan h2so4 atau asam sulfat, zat kimia tersebut bisa melukai dan membuat iritasi bagian tubuh manusia jika terkena.

"Kimia ini jika terhirup, bisa membuat sesak saluran pernapasan manusia. Sehingga saat melakukan penyemprotan, evakuasi korban dan kendaraan, personel Brimob Polda Banten harus mengenakan pakaian khusus," ujarnya.

Baca juga: Tabrakan Beruntun di Makassar, Satu Perempuan Tewas Dilindas Truk

Shinto mengatakan, saat evakuasi Unit KBR (Kimia, Bilogi dan Radiasi) Brimob Polda Banten, langsung turun menggunakan peralatan khusus anti radiasi dan anti kimia. Sehingga dapat melakukan evakuasi terhadap kendaraan dan korban kecelakaan tersebut.

Hingga sore tadi, Senin, (18/10/2021), Polda Banten belum menerima keluhan masyarakat atas bocornya zat kimia yang menimbulkan kepulan asap berwarna putih, di KM 74.900.

Terakhir, Shinto menjelaskan Ditlantas Polda Banten memastikan korban luka dan jiwa bukan dikarenakan terkena zat kimia dari truk tangki milik Sulfindo Adisusaha.

Baca juga: Remaja Putri Tewas Diperkosa Bergiliran, Kajati Janji Kawal Kasus hingga Tuntas

"Kami terbuka menerima informasi, jika ada masyarakat sekitar, pengguna jalan yang terimbas dari kecelakaan cairan tersebut. Korban tidak akses dari cairan kimia, tapi dari benda tumpul dan benturan kecelakaan tersebut," ujarnya.

Diketahui, akibat kecelakaan ini 1 orang penumpang Bus Putra Pelangi meninggal dunia di TKP dan 28 orang lainnya luka-luka dan telah dievakuasi di RS Sari Asih dan RS. Drajat Prawira Negara Serang.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Polisi Masih Dalami...
Polisi Masih Dalami Penyebab Ledakan di Pabrik Kimia Banten
Kronologi 2 Orang Tewas...
Kronologi 2 Orang Tewas dalam Kecelakaan di Tol JORR Cakung
Tinjau Kecelakaan di...
Tinjau Kecelakaan di Muratara, Jasa Raharja Pastikan Penanganan Korban Berjalan Baik
Kecelakaan Maut Bus...
Kecelakaan Maut Bus ALS dan Mobil Tangki: 16 Tewas, 3 Orang Luka Bakar Serius, 4 Selamat
10 Korban Kecelakaan...
10 Korban Kecelakaan Kereta Masih Dirawat di RSUD Kota Bekasi, Satu Pasien Dirawat di ICU
Kecelakaan di Tol Japek,...
Kecelakaan di Tol Japek, Korban Dilarikan ke RS Polri
Rakernis Dokkes Polri,...
Rakernis Dokkes Polri, Jasa Raharja Perkuat Sinergi Penanganan Korban Kecelakaan Lalin
IDENTITAS TERUNGKAP!...
IDENTITAS TERUNGKAP! Nur Ainia, Kru Media Jadi Korban Kecelakaan Maut Bekasi
Negara Hadir melalui...
Negara Hadir melalui TASPEN: Manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja bagi Korban Kecelakaan Pesawat ATR 42-500
Rekomendasi
SpaceX Siap Luncurkan...
SpaceX Siap Luncurkan Pusat Data AI di Orbit Paling Cepat Tahun 2027
Finnet dan Kemenhub...
Finnet dan Kemenhub Kolaborasi Percepat Digitalisasi Pembayaran Layanan Maritim
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Berita Terkini
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved